Pelabuhan Hati Sang Duda Keren

Pelabuhan Hati Sang Duda Keren
Tragedi Kampus


__ADS_3

Kenzi sedang mencuci motornya,dia lebih suka mengendarai motornya daripada mobil jika pergi ke kampus.Yuna sendiri sedang berkutat di dapur menyiapkan sarapan.Selesai membuat sarapan dan menyuguhkannya di atas meja,Yuna menemui Kenzi di depan rumah.


" Kak,sarapan dulu yuk.Udah Yuna siapin tu di meja" ajak Yuna.


Kenzi menoleh kearah Yuna lalu tersenyum," Tanggung dek,sebentar lagi selesai kok" ujar Kenzi.


Sambil menunggu Kenzi menyelesaikan pekerjaannya,Yuna memilih untuk mandi.Selesai mandi Yuna memakai pakaiannya.Tapi,belum sempat Yuna memakai baju,Kenzi sudah memeluknya dari belakang.


" Sudah wangi aja" tiba-tiba Kenzi mengejutkan Yuna.


Kenzi mengangkat tubuh Yuna dan membawanya ke kasur.Kenzi mengajak Yuna berolahraga di pagi hari.


" Kakak kan harus pergi ke kampus" kata Yuna saat Kenzi mulai melucuti pakaiannya.


" Kakak ke kampus setelah tanam modal dulu di sini" ujar Kenzi sambil menciumi perut Yuna.


Yuna hanya pasrah mengikuti kemauan suaminya.Yuna mengimbangi permainan Kenzi.Setelah puas dan mencapai puncak Kenzi pun langsung turun dari kasur dan masuk ke kamar mandi.Yuna hanya tertawa geli saat melihat Kenzi yang harus menahan diri karena waktu yang semakin mepet.Biasanya Kenzi bisa bermain dua sampai tiga kali jika waktunya panjang.


Yuna melilitkan handuk di tubuhnya lalu mengambil baju yang akan di pakai oleh Kenzi ke kampus.Yuna meletakkan baju itu di atas kasur.


" Jangan buru-buru,masih lama kok waktunya" ujar Yuna saat melihat Kenzi memakai celana jeansnya dengan grasak grusuk.


" Kakak lupa kalo hari ini kakak ujian" kata Kenzi sambil memakai kaosnya.


" Kakak pergi dulu ya..bye..." pamit Kenzi lalu mencondongkan tubuhnya.


Cup


" Cepat hadir ya sayang" ujar Kenzi setelah mencium perut Yuna.


Cup


Kenzi menyesap bibir Yuna sekilas lalu menyambar jaket dan tasnya lalu berlari keluar kamar.


" Jangan ngebut-ngebut kak" pesan Yuna pada Kenzi yang sedang memakai sepatunya.


" Oke sayang" ucap Kenzi.


Kenzi menggendong tasnya lalu mengendarai motornya secara perlahan keluar dari area rumahnya.Setelah sampai di jalan barulah Kenzi memacu laju motornya dengan kecepatan penuh.


...----------------...


Kenzi memarkirkan motornya di parkiran khusus,lalu setelah itu dia berlari masuk ke kelasnya.

__ADS_1


" Tumben terlambat honey,kemana dulu?" tanya Clara,sang idola kampus sekaligus anak Dekan.


" Bukan urusanmu" jawab Kenzi.


Kenzi duduk di kursinya lalu mengeluarkan bubu-buku yang dia perlukan.Clara mendengus kesal melihat sikap Kenzi yang cuek.Clara menarik tangan Kenzi dan membawanya keluar dari kelas dan membawanya ke tempat sepi.


" Clara lepasin tangan gue" seru Kenzi.


" Gak akan" kata Clara yang langsung mendorong Kenzi hingga tubuh Kenzi merapat ke dinding.


" Kenapa sih kamu tu belagu jadi orang.Kurang apa aku? aku cantik,seksi dan aku juga idola di kampus ini" oceh Clara yang langsung nyosor mencium bibir Kenzi,untung Kenzi mengelak.


Plak!!!


Kenzi menampar pipi Clara,ini kali pertama dia berbuat kasar pada insan yang bernama perempuan.


" Kau" ucap Clara sambil memegangi pipinya.


" Kamu mau tau apa kekuranganmu,hemm?" tanya Kenzi dengan muka memerah karena menahan emosinya.


" Kamu memang cantik,seksi dan juga idola kampus,tapi sayang kamu itu kurang menaruh harga tinggi dan terkesan murahan" ujar Kenzi lalu meninggalkan Clara sendiri di sana.


" Awas kamu Kenzi,kamu belum tau sedang berhadapan dengan siapa" kata Clara.


Saat sedang serius mendengar penjelasan dari dosen,seseorang datang ke kelas Kenzi.


" Permisi pak,saya di suruh pak Dekan untuk memanggil seseorang dari kelas ini dan orang itu diminta untuk menemui Dekan di ruangannya" tutur orang tersebut.


" Siapa dan ada masalah apa?" tanya Dosen.


" Namanya Kenzi dan soal ada masalah apa saya juga kurang tau" jawab orang itu.


" Kenzi,ikut bapak ke ruangan Dekan dan yang lainnya lanjutkan tugas kalian" perintah Dosen.


Kenzi dan Dosennya berjalan bersamaan menuju ke ruang Dekan.Di ruangan itu sudah banyak orang yang berkumpul,termasuk Clara.


" Kenzi,apa yang kamu lakukan pada putriku.Apa kamu tidak tahu siapa dia?" tanya Dekan pada Kenzi dengan nada yang tinggi.


" Saya tau perempuan itu siapa,perempuan yang tidak punya malu menarik seseorang ke tempat yang sepi lalu mencoba mencium laki-laki itu dengan paksa" jawab Kenzi.


" Bohong Pa,dia bohong.Clara tidak melakukan itu" elak Clara.


" Dia yang menarikku lalu ingin melakukan hal yang memalukan,aku menolaknya lalu dia menamparku" tambah Clara.

__ADS_1


Plak!!


Dekan itu menampar pipi Kenzi hingga sudut bibirnya mengeluarkan darah.


" Kamu pikir kamu siapa,bisa melakukan ini pada putriku hah?" teriak Dekan itu.


" Kami semua sudah memutuskan,bahwa kamu dikeluarkan dari kampus ini" seru Dekan itu lagi.


Kenzi tertawa lepas saat mendengar keputusan dari Dekan.


" Bapak tidak bisa memutuskan keputusan secara sepihak,kampus ini punya peraturan bapak Dekan yang terhormat.Bapak harus mengajukan permohonan dulu kepada pemilik kampus,dan jika Alberto sebagai pemilik kampus menerima keputusan bapak baru bapak bisa mengeluarkan saya" tutur Kenzi.


" Diam kamu,tau apa kamu tentang peraturan kampus" hardik Dekan.


" Kenzi apa benar semua yang dikatakan Clara tadi?" bapak sangat menyayangkan jika kamu benar-benar melakukannya" tanya Dosen.


" Saya memang orang miskin pak Dosen,tapi saya tidak sembarangan dalam memilih perempuan.Semiskin-miskinnya saya,saya tidak mungkin melakukan itu,saya lebih memilih wanita terhormat dan berkelas,bukan cewek murahan yang mengandalkan jabatan orang tuanya" jawab Kenzi membuat Dekan semakin murka.


" Keluar kamu dari ruangan ini,kamu tidak di terima di kampus ini dan dimana pun" usir Dekan.


" Dengan senang hati bapak Dekan.Oya saya hanya mau bilang satu hal sama bapak,kalo tidak tau kebenaranya,jangan ambil keputusan secara sepihak.Karena apa,karena itu akan merugikan bapak sendiri dan penyesalan yang tiada ujungnya" tutur Kenzi lalu keluar dari ruangan itu.


Kenzi menyembulkan kepalanya di balik pintu," Kita lihat besok pak Dekan yang terhormat,saya atau anda yang keluar dari kampus ini.Selamat siang" ucap Kenzi.


Kenzi kembali ke kelasnya lalu mengemasi buku-bukunya dan memasukkannya ke dalam tasnya,setelah itu dia pun pergi dari sana.Kenzi mengendarai motornya menuju ke kantor,sesampainya di kantor Kenzi langsung menuju ke ruangan Edo.


" Kok jam segini sudah ada di kantor,bukannya hari ini kamu kuliah?" tanya Edo.


" Kenzi dikeluarin dari kampus Yah,gara-gara Kenzi menampar anaknya pak Dekan" jawab Kenzi.


" Kok bisa kamu menampar anak pak Dekan?" tanya Edo sambil mengerutkan keningnya.


" Bisa lah,orang anaknya Dekan yang kecentilan,main sosor aja mau cium Kenzi.Ya Kenzi tampar" jawab Kenzi.


Pftt...


Ha...ha...ha...Edo tertawa mendengar penjelasan dari Kenzi.


" Wah berita heboh ni,kalo Yuna tau hemmmmm....bisa gawat" kata Edo.


Drrtt...


Ponsel Edo bergetar,satu pesan singkat masuk ke ponselnya.Mata Edo membelalak setelah membaca pesan yang masuk,membuat Kenzi penasaran.

__ADS_1


__ADS_2