Pelabuhan Hati Sang Duda Keren

Pelabuhan Hati Sang Duda Keren
eps 45


__ADS_3

rere memakan tahu gejrot dan batagornya dengan lahap.elang dan harun saling pandang,bingung dengan tingkah rere malam ini.


"pelan-pelan sayang,tidak ada yang akan merebutnya darimu",kata elang.


rere tidak memperdulikan elang.dia tetap melanjutkan makannya sampai makanan itu habis.


"sayang aku mau minum itu"


tunjuk rere pada lapak yang menyediakan berbagai macam minuman.


"tidak sayang,itu tidak sehat.yang lain saya ya",bujuk elang.


rere mengerucutkan bibirnya.air matanya mulai menetes ke pipinya.elang tidak sanggup melihat bidadarinya menangis.


"kamu mau yang rasa apa sayang",kata elang lembut.


rere tidak peduli dengan tawaran elang.dia mengajak supir untuk pulang.


"harun ayo pulang"


"sayang,aku yang akan turun untuk membelinya,ya? kamu tunggu disini",bujuk elang.


"enggak,aku sudah tidak berselera lagi.harun ayo pulang,atau kamu mau saya pecat",bentak rere.


harun mulai melajukan mobilnya.elang bingung dengan sikap rere malam ini.apakah karena dia tau siapa orang yang mengincarnya,sehingga dia jadi begini.


rere melihat keluar jendela,air matanya masih menetes.diapun bingung kenapa malam ini hatinya jadi sensitif.


tidak lama mereka sudah sampai di rumah.rere langsung keluar dari mobil tanpa menunggu elang untuk membukanya.dia langsung masuk ke dalam kamarnya.


"harun,maafkan sikap istriku tadi.dia lagi banyak pikiran",kata elang.


"tidak apa-apa tuan,saya mengerti.atau mungkin nona sedang datang bulan tuan,jadi emosinya tidak stabil",tutur harun.


"benarkah begitu"


"iya tuan,istri saya kalo lagi datang bulan bisa berubah jadi singa",kata harun sambil tertawa.


elang menggelengkan kepalanya mendengar penuturan harun.


"kalo rere datang bulan,bakalan libur meeting di kamar selama seminggu nih",gumam elang dalam hati.

__ADS_1


elang membuka pintu kamarnya,dia melihat rere sedang tertawa melihat acara komedi di tv.


"sayang,duduk sini.lucu nih acaranya",kata rere sambil menepuk sofa kosong di sampingnya.


elang menuruti perintah rere,kalau dia menolak bisa gawat.bisa-bisa rere merajuk lagi,pikirnya.


"benar kata harun,mungkin dia lagi datang bulan",gumam elang dalam hati.


elang menonton acara yang sedang di lihat rere.sebenarnya elang tidak terlalu suka acara seperti itu.tapi demi pujaan hatinya,dia patuh saja.elang menoleh kearah rere,dan rere sudah tertidur di sofa.


"hemmm aneh,tiba-tiba nafsu makannya menggila,tiba-tiba emosinya meninggi,lalu normal lagi dan sekarang tiba-tiba dia sudah tidur dengan nyenyak",gumam elang.


elang memindahkan rere ke tempat tidur.setelah itu elang mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur.


elang masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigi.selesai gosok gigi elang merebahkan tubuhnya di samping rere.


"selamat malam sayang"


kata elang sambil mengecup kening rere.lalu elangpun mulai memejamkan matanya.


hoeek...hoeek...


rere memuntahkan isi perutnya di kamar mandi.elang bangun dari tidurnya dan langsung berlari ke arah rere.jam sudah menunjukan pukul enam pagi.


"mungkin maagku kambuh sayang,akibat makan pedas malam tadi",tutur rere.


"kita ke rumah sakit ya",ajak elang.


"tidak perlu,aku istirahat saja.nanti juga baikan",kata rere.


rere mencuci muka lalu berjalan ke arah kasur.dia membaringkan tubuhnya kembali.tubuhnya terasa lemas setelah dia memuntahkan semua isi perutnya.kepalanya juga terasa sedikit pusing.


"sayang,apa kamu pernah begini sebelumnya",tanya elang sambil mendudukkan tubuhnya di samping rere.


"iya,biasanya terjadi kalo aku telat makan ataupun sehabis makan yang pedas-pedas",jawab rere.


"aku telpon om irfan ya untuk menanyakan obatnya",kata elang.


elang menghubungi om irfan.


tuuut....

__ADS_1


panggilan tersambung.


"hallo lang,ada apa pagi-pagi begini menghubungi om.apa ada yang sakit",tanya om irfan di seberang sana.


"rere tadi muntah-muntah om,kemungkinan karena maagnya kambuh,malam tadi dia makan pedas dan asam.kira-kira apa obatnya om",tanya elang.


"setau om,maag atau asam lambung akan kambuh ketika penderitanya lagi stres atau banyak pikiran lang.bukan karena makanan saja",jelas om irfan.


"apa rere sedang ada masalah yang serius lang",tanya om irfan.


elang pun menceritakan masalah yang sedang di hadapi rere.elang sudah menganggap irfan seperti ayahnya sendiri.


"om kenal syntia lang,dan om juga tau dimana sekarang syntia berada",kata om irfan.


"benarkah om,kalo begitu bisakah kami bertemu dengannya",tanya elang.


"kamu sendiri saja,jangan bawa rere"


"baiklah om,nanti elang atur waktunya.kebetulan hari ini papa pulang dari hk"


"apakah danu pergi ke rumah cindra lang",tanya om irfan.


"iya om,karena cindra sebentar lagi akan melahirkan.mama dan revan sementara menetap di sana sampai masalah rere selesai",jawab elang.


"baiklah,kapan kalian ada waktu hubungi saja aku"


"baik om"


elang mematikan ponselnya dan menaruhnya kembali di atas meja.rere sudah tertidur lagi.elang masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.karena pagi ini dia akan bertemu dengan juragan eman.


selasi mandi dan berpakaian,elang turun ke lantai bawah dan langsung menuju dapur.


"mbok,bisa tolong buatkan bubur untuk rere"


"apakah rere sakit nak"


"iya mbok,maagnya kambuh.tadi dia muntah-muntah",jawab elang.


"baiklah nak,sekarang nak elang sarapan dulu.mbok sudah siapkan di meja makan"


"maaf mbok,elang sarapan di kantor saja.elang sudah terlambat.titip rere ya mbok"

__ADS_1


"iya nak,pergilah.hati-hati"


elangpun berangkat ke kantor.sebenarnya dia ingin menemani rere,tapi dia penasaran dengan orang yang bernama bondan.akhirnya dia memutuskan menemui juragan eman yang di kawal bondan.baru setelah itu pulang untuk menemani istrinya di rumah.


__ADS_2