Pelabuhan Hati Sang Duda Keren

Pelabuhan Hati Sang Duda Keren
eps 41


__ADS_3

rere menurunkan tangan elang yang sedang memeluknya.rere turun dari kasurnya dan menuju kamar mandi.rere melakukan mandi wajib.setelah selesai mandi dan berpakaian rere turun ke bawah dan menuju dapur.


mbok surti sedang menyusun sarapan di atas meja makan.


"udah selesai buat sarapannya mbok",tanya rere.


"sudah nona,tapi ya hanya ini yang bisa si mbok masak",kata mbok surti sambil menyusun makanan di atas meja.


"wih tau aja mbok rere suka nasi goreng pake teri",kata rere.


"iya non,mbok pake teri.soalnya kata tuan,nona gak bisa makan udang"


"iya mbok,rere bisa langsung sesak dan pingsan kalo makan udang"


"kok sama kayak majikan mbok yang lama ya non,alergi udang"


"mbok rere ke kamar dulu ya,mau ngajak elang sarapan.mbok sarapan aja duluan jangan nungguin kami,nanti mbok bisa sakit kalo nahan lapar"


mbok surti mengangguk dan langsung kembali ke dapur.


rere berjalan menuju kamarnya lalu membuka pintu.dia melihat elang sedang memakai baju.


rere mendekati elang dan membantu elang memakaikan dasi.


"terima kasih sayang"


"sama-sama,ayo kita sarapan.aku sudah lapar"


"baiklah bidadariku,ayo"


elang menggandeng tangan rere menuju ruang makan.rere membawa tas kerja elang dan meletakkannya di kursi yang kosong.elang menarik kursi untuk rere.kemudian dia duduk di sampingnya.


"hemmmm enak masakan mbok surti,biar masakan kampung tapi gak kalah sama yang di rertoran",kata elang.


"emang di restoran ada nasi goreng pake teri?"


tanya rere.


"ada sayang,pake pete juga ada"


elang menghabiskan sarapannya,begitu juga dengan rere.elang bangkit dari kursinya dan berjalan menuju dapur.

__ADS_1


mbok surti sedang membersihkan dapur.


"mbok",panggil elang.


"eh tuan,mau apa ke dapur.tuan bisa panggil saya untuk datang menemui tuan"


kata mbok surti.


"nggak apa-apa mbok,saya udah biasa masuk dapur"


"ada perlu apa tuan"


"mbok panggil saja nama saya,jangan pake tuan.mbok kan lebih tua dari saya"


"tapi tuan"


elang menatap mbok surti tajam.


"baiklah,mbok panggil nak elang saja boleh?"


"boleh mbok,oya mbok elang mau ke kantor sebentar,ada pekerjaan yang tidak bisa di wakilkan.tolong mbok jaga rere ya.jangan sampai dia keluar dari rumah sebelum saya pulang",kata elang.


"baik nak elang"


"baiklah nak elang,hati-hati"


elang berjalan menuju mobilnya.rere sudah berdiri sambil membawa tas kerja milik elang.


elang mengambil tas kerjanya.rere mencium punggung tangan elang dan elang mengecup kening rere.


"hati-hati di jalan suamiku,doaku menyertaimu"


"uh ternyata istriku punya banyak kata-kata penyemangat di pagi hari untukku,terima kasih sayang.aku pergi dulu,assalamualaikum"


kata elang sambil masuk ke dalam mobilnya.supir mulai melajukan mbil itu.rere melambaikan tangannya dan elang membalasnya.


mobil elang sudah tidak terlihat lagi,rere masuk ke rumah dan menuju ke halaman belakang.mbok surti sedang menyiram bunga di sana.


"mbok boleh rere bantu?"


"eh nak rere,udah hampir selesai.nak rere duduk saja di kursi"

__ADS_1


"rere suntuk mbok,kerjanya cuma makan tidur saja"


"enak dong nak,gak harus capek-capek kerja"


"tapi badan jadi gak sehat mbok"


rere dan mbok surti ngobrol di taman belakang.halaman belakang cukup luas.ada kolam renang,ada taman bunga dan juga ada taman bermain.


"permisi nona,ada yang ingin bertemu nona di depan",tiba-tiba penjaga rumah menemui rere.


"siapa"


"saya tidak kenal nona,katanya penting"


"saya yang akan menemuinya",kata mbok surti.


orang tadi mengangguk dan kembali lagi ke posisinya.


"nak rere tunggu di sini dan jangan kemana-mana,mbok ke depan sebentar"


"iya mbok"


mbok masuk ke dalam rumah dan langsung menuju gerbang depan untuk bertemu orang yang ingin menemui rere.


"anda siapa"


tanya mbok surti kepada gadis di depannya.


"saya rima buk,teman dari rere"


"ada perlu apa?"


"ada yang ingin saya sampaikan kepada rere dan juga tuan elang"


mbok surti menatap gadis di hadapannya dengan tajam.dia tidak mudah percaya begitu saja.di tambah lagi masalah yang sedang di hadapi elang dan rere.dia harus waspada.


"katakan saja padaku,nanti akan aku sampaikan"


"tapi aku ingin menyampaikannya secara langsung.tolong lah buk,aku tidak punya banyak waktu"


"kalau begitu nanti saja kamu datang lagi,saat elang sudah pulang dari kantor"

__ADS_1


rima mengangguk lalu pergi dari situ.


"aku harus ke kantor tuan elang,aku harus ceritakan semuanya",gumam rima.


__ADS_2