
Edo menatap wajah Kenzi dengan tajam,kemudian menyeringai.
" Sudah lama aku sudah tidak bermain,kini ada orang yang menawarkan permainan yang sangat seru.Sayang kalo dilewatkan" tutur Edo.
" Permainan apa sih Yah?" Emang isi pesannya apaan?" tanya Kenzi penasaran.
Edo menunjukan isi pesan yang masuk ke ponselnya pada Kenzi,setelah membaca pesan itu Kenzi pun langsung tertawa dengan keras.
" Bagaimana bisa Dekan itu mengatakan pada Daddy kalo aku gak bermoral.Jelas-jelas anak dia yang hampir menodaiku" tutur Kenzi.
" Kita harus sedia payung sebelum hujan" ujar Edo dengan nada serius.
Kenzi menoleh kearah jendela untuk melihat cuaca di luar," Cuaca di luar cukup cerah,payung untuk apa Yah?" tanya Kenzi.
" Haduh saipul,maksud Ayah bukan payung beneran tapi itu adalah pepatah" kata Edo frustasi.
Kriing...
Ponsel Kenzi berdering,nama Yuna tertera di layar ponselnya.
" Hallo sayang" Kenzi menjawab telpon dari Yuna.
" Kakak dimana?" tanya Yuna,dari nadanya seperti orang yang sedang menangis.
" Sayang ada apa,kok suara kamu seperti orang yang sedang menangis?" Kenzi balik bertanya.
Edo menyuruh Kenzi mengaktifkan pengeras suara di ponselnya.
" Yuna tanya,kakak dimana. Bukannya jawab malah balik nanya" oceh Yuna.
" Kakak lagi di kantor" ujar Kenzi.
" Bohong!" seru Yuna.
" Ada apa kak,Kenzi ada sama Ayah sedari tadi" Edo berbicara pada Yuna di ponsel.
" Kenzi selingkuh...hikss..." tutur Yuna dari sebrang telpon.
" Kakak bicara apa sih,selingkuh sama siapa?" Emang kakak punya bukti?" tanya Edo dan panggilan terputus.
Tidak lama sebuah pesan masuk ke ponsel Kenzi dan Kenzi memutar Video yang dikirim oleh Yuna.
" Ada yang memanipulasi rekaman cctv" ujar Edo.
" Ayah tenang saja,Om David sudah menyimpan rekaman yang asli" kata Kenzi.
" Bagaimana bisa?" tanya Edo.
Flashback On
__ADS_1
Kenzi meninggalkan Clara sendiri di belakang gedung kampus,Kenzi merogoh saku celananya lalu menghubungi David.
" Hallo Ken,tumben telpon om.Ada apa?" tanya David dari seberang telpon.
" Tolong Om selamatkan rekaman asli cctv yang ada di belakang kampus,tepatnya di bagian tangga yang menuju ke arah toilet lantai dua kelas ekonomi" jawab Kenzi.
" Emangnya ada apa dengan rekaman itu?" tanya David.
" Om lihat saja sendiri rekamannya,Kenzi butuh rekaman itu untuk berjaga-jaga" jawab Kenzi.
" Hemmm...baiklah kalo begitu" ucap David.
Kenzi memutuskan panggilannya,lalu masuk ke dalam kelasnya.
Flashback Off
" Jadi,Om David sudah menyimpan dan menyalin rekaman yang asli?" tanya Edo.
" Sudah Yah" jawab Kenzi.
" Sebenarnya Clara sudah lama mendekati Kenzi,tapi Kenzi gak pernah ambil pusing.Tapi,kali ini dia keterlaluan,main sosor aja.Udah kayak angsa" oceh Kenzi.
" Ya sudah,kalo begitu kamu pulanglah.Tenangkan istrimu,Ayah mau menemui Om David dulu" ujar Edo.
Kenzi pun akhirnya pulang ke rumahnya.Sesampainya di rumah Kenzi langsung mencari Yuna.
" Sayang,kamu dimana?" teriak Kenzi.
" Sayang" panggil Kenzi.
Yuna membuka pintu kamar mandi lalu menyembulkan kepalanya," Yuna di sini Kak,ada apa sih teriak-teriak?" tanya Yuna.
" Lagi ngapain?" Kenzi balik bertanya.
" Nih lagi bersihin kamar mandi,licin banget Kak,takutnya nanti kita kepeleset" jawab Yuna.
Kenzi membuka sepatunya lalu masuk ke kamar mandi,Kenzi membantu Yuna menyikat lantai kamar mandi.
" Kamu gak marah lihat video tadi?" tanya Kenzi sambil terus menyikat lantai.
Yuna duduk di tengah-tengah pintu,karena pekerjaannya sudah diambil alih oleh Kenzi.
" Marah lah kak,istri mana sih yang gak marah lihat suaminya berciuman dengan perempuan lain.Tapi,Yuna mau mendengar penjelasan dari kak Kenzi dulu,takutnya ini hanya salah paham" tutur Yuna.
Kenzi menghentikan aktifitasnya lalu menangkup wajah Yuna," Video itu sudah di edit,percaya sama kakak.Om David punya salinan video yang asli" ujar Kenzi.
" Kenapa kakak nurut aja saat dia menarik tangan kakak,kenapa kakak gak berontak.Tubuh kakak lebih besar dari cewek itu,atau karena kakak suka sama dia" cecar Yuna.
" Namanya Clara,sejak kakak kuliah disana dia selalu berusaha mendekati kakak,tapi kakak terus mengelak.Setelah kakak pikir dengan matang,kakak memutuskan untuk jujur kalo kakak sudah menikah,kakak gak peduli mau beasiswanya di cabut atau apalah itu,kakak gak peduli.Saat dia menarik kakak tadi,kakak ikuti saja dia dan rencananya kakak mau terus terang,eh malah jadi begini kejadiannya.Saat dia mau cium kakak,kakak ngelak trus kakak tampar aja dia" tutur Kenzi.
__ADS_1
" Trus sekarang bagaimana?" tanya Yuna.
" Kakak dikeluarin dari kampus dan ternyata Clara itu anaknya pak Dekan" jawab Kenzi.
Yuna terkejut mendengar jawaban Kenzi," Kakak dikeluarin,jadi sekarang kakak gak kuliah lagi dong" ujar Yuna.
" Gak apa-apa kakak gak kuliah,yang penting pernikahan kita bebas dari ulet keket" kata Kenzi.
" Kamu adalah segalanya buat kakak,tidak mungkin kakak mengkhianati ketulusan cinta Yuna" ucap Kenzi.
Yuna menghambur ke dalam pelukan Kenzi dan Kenzi pun membalas pelukan Yuna dengan erat.
...----------------...
Elang,Edo dan David berjalan menuju ruang dekan dengan gagahnya.David tidak lupa membawa salinan rekaman cctv yang asli.Edo sudah tidak sabar melihat wajah memerah bak kepiting rebus milik Dekan.
" Tuan Elang,silahkan masuk" ujar Dekan dengan lembut dan sopan.
" Dimana putrimu?" tanya Elang dengan nada dingin.
" Ada di kelasnya" jawab Dekan.
" Suruh dia datang kemari,saya butuh saksi" perintah Elang.
Dekan melakukan panggilan melalui ponselnya,tidak lama dari itu Clara pun masuk ke dalam ruangan itu.
Edo menatapnya dengan tajam," Ceritakan bagaimana orang tidak bermoral yang bernama Kenzi itu melecehkanmu" perintah Edo.
" Kenzi menarik tangan saya keluar dari kelas,dia membawa saya ke gedung belakang,tepatnya di samping toilet.Dia mau mencium saya,tapi saya menolak.Dia marah lalu menampar pipi saya" tutur Clara.
" Benarkah begitu kejadiannya?" tanya Elang.
" Benar Tuan" jawab Dekan.
Elang menatap wajah Dekan dan Clara secara bergantian.
" Sepertinya anda sudah bosan bekerja di sini Tuan,sehingga anda mencari cara untuk bisa keluar tanpa perlu saya pecat" tutur Elang.
" Apa maksud Tuan?" tanya Dekan,wajahnya mendadak berubah jadi pucat.
David memutar video rekaman cctv yang asli dan memperlihatkannya pada Dekan.
" Itu tidak benar,rekaman itu sudah di rekayasa.Pasti Kenzi yang sudah memutar balikan rekaman cctv itu" protes Clara.
Brak...
Edo menggebrak meja lalu berdiri dan mencondongkan tubuhnya," Kamu pikir menantu saya tidak bermoral seperti yang dikatakan bapakmu,hah?" bentak Edo.
" Kenzi adalah menantu saya,Edo Praditya.Kamu tahu Edo itu siapa?" Edo adalah pemilik kampus ini" kata Edo sambil mengeraskan rahangnya,membuat Dekan dan putrinya menganga karena terkejut.
__ADS_1
" Bereskan semua barang-barangmu,aku tidak butuh Dekan yang tidak bijaksana seperti kamu" kata Edo lalu keluar dari ruang Dekan,disusul oleh David dan Elang.
Dekan tidak berani membantah,karena setiap keputusan yang keluar dari mulut keluarga Alberto,itu adalah mutlak dan tidak bisa di ganggu gugat.