
elang dan rere berdiri di balkon kamar milik elang yang ada di perkebunan,elang memeluk rere dari belakang.pemandangan malam ini cukup indah.langit di taburi bintang yang berkerlap-kerlip.tidak ada suara bising kendaraan,yang ada hanya suara kodok,jangkrik dan burung hantu.
"indahnya malam ini sayang,aku suka"ucap rere.
"tapi lebih indah pemandangan yang ada di depanku" tutur elang sambil menyibakkan rambut rere dan menyelipkannya di belakang telinga.
"sayang,apa kau benar-benar mencintaiku?" tanya rere.
"kau meragukannya sayang?" elang balik bertanya.
rere membalikkan tubuhnya lalu dia memandangi wajah tampan elang.rere berjalan menuju kursi dan duduk disana.
"aku hanya takut suatu saat cintamu berubah dan kau pergi meninggalkanku"jawab rere.
elang menjongkokkan tubuhnya di depan rere,menggengam kedua tangan rere lalu menciumnya.
"cintaku padamu takkan pernah berubah,dan aku tidak akan meninggalkan orang yang sudah memberiku kebahagiaan" tutur elang.
"apa kamu tau sayang,aku tidak pernah merasakan kebahagiaan seperti sekarang.walau usiamu terbilang masih muda tapi kamu cukup dewasa.kamu menjalankan kewajibanmu sebagai istri dengan baik.mengantarkanku pergi kerja dengan doa dan menyambutku pulang dengan senyuman"tutur elang.
"bukankah mbak silvy juga dulu melakukan apa yang aku lakukan sayang?" tanya rere.
elang menatap wajah rere lalu menggeleng.
"silvy tidak pernah peduli kepadaku,dia sibuk dengan urusannya sendiri.dia hanya akan datang padaku ketika dia butuh uang.aku terlalu bodoh telah di butakan oleh cintaku padanya" jawab elang.
"jangan pernah pergi dariku re,aku tidak akan sanggup" pinta elang.
rere menangkup wajah suaminya.
"aku berjanji,aku tidak akan meninggalkanmu apapun yang terjadi.walaupun beribu cobaan menghadang,semua akan aku hadapi asalkan bersamamu" jawab rere.
"bagaimana dengan gadis-gadis yang berusaha merayuku" elang menggoda istrinya.
"akan kupastikan,dia tidak akan pernah bisa lagi melihat keindahan dunia ini"jawab rere.
"udara semakin dingin,ayo tidur sayang.aku ingin bermain sebentar dengan junior" ajak elang.
"untuk malam ini libur mainnya,biarkan utun istirahat" jawab rere sambil beranjak dari duduknya dan masuk ke dalam kamar.
elang mengejar rere "ayo lah sayang,sebentar saja.suasana indah begini tidak boleh di sia-siakan begitu saja,mubazir"
"emang makanan mubazir" kata rere.
"kamu memang makanan yang lezat sayang,membuatku selalu ingin melahapmu"elang mulai beraksi.
rere tidak bisa menolak elang,dia mengikuti permainan panas elang di malam yang dingin.
*
di kamar sebuah apartemen silvy tersenyum bahagia.dia puas dengan hasil kerja orang suruhannya.
__ADS_1
"elang dari dulu kamu tidak berubah,kamu terlalu bodoh untukku,hahahaaaa" silvy tertawa lepas.
"ada apa sayang,kelihatannya kamu bahagia sekali?" tanya seorang laki-laki yang baru masuk ke kamar silvy.
"oh wildanku sayang,apa kau tahu bahwa orang suruhanku telah berhasil menggelapkan uang perusahaan milik elang.sebentar lagi dia akan bangkrut dan jatuh miskin.dan dia akan datang lalu berlutut memohon kepadaku" jawab silvy.
"kamu memang gadis pintar silvy,aku tidak salah memilihmu menjadi kekasihku"kata wildan.
wildan mendekati silvy lalu memeluknya.
"jangan disini wildan,nanti suamiku melihatmu" tolak silvy.
"apa kau tidak merindukanku sayang,bertahun-tahun kita berpisah.apa kau tidak tau hatiku sakit saat mendengar kau menikah dengan elang dan sekarang aku kembali,tapi kau lebih memilih tua bangka itu" keluh wildan.
silvy mendekati wildan lalu mengecup bibir lelaki yang dulu pernah jadi kekasihnya.
"aku akan menyerahkan semuanya padamu dan akan meninggalkan tua bangka itu,tapi setelah aku mendapatkan apa yang ku mau dan kamu harus membantuku sayang.setelah itu aku milikmu seutuhnya hanya milikmu" rayu silvy.
"apa yang harus aku lakukan untukmu,sayang?" tanya wildan sambil menggerayangi tubuh silvy.
"kau harus merebut revan dari tangan elang" jawab silvy.
wildan menghentikan aksinya dan menatap wajah silvy.
"aku akan merebut revan untukmu" kata wildan lalu kembali menggerayangi tubuh silvy.
"ah... sayang..." desah silvy.
wildan menggendong silvy keluar dari kamar itu.lalu wildan membawa silvy ke apartemen miliknya yang berada di samping apartemen silvy.
wildan meremas gundukan itu sambil terus mencium bibir silvy.
"sa...yang..ahhhh" desah silvy.
"suaramu indah sekali sayang"bisik wildan penuh gairah.
wildan terus melancarkan aksinya sampai silvy terkulai lemas.kemudian wildan menyatukan miliknya dengan milik silvy,malam yang panas terjadi dengan penuh gairah.
"terima kasih sayang,kamu memang hebat" kata wildan.
"kamu juga lebih ganas dari elang dan tua bangka itu sayang.aku harus pulang,tua bangka itu pasti sudah sampai di apartemenku" kata silvy.
"pergilah,kapanpun kau mau aku siap memberimu kepuasan sayang" kata wildan
silvy mengenakan pakaiannya dan merapikan penampilannya lalu keluar dari apartemen milik wildan.
wildan mengambil ponselnya dan mengirim pesan singkat pada seseorang.kemudian dia tersenyum.
"aku tidak bekerja secara gratis silvy" gumam wildan di balik senyumnya.
**
__ADS_1
suara kicauan burung sangat merdu,sinar matahari menerobos di celah-celah dedaunan.
elang dan rere sedang berjalan-jalan mengitari kebun milik elang.
"udara pagi disini sungguh segar,aku sangat menyukainya" kata rere.
"lain kali aku akan membawamu kemari lagi sayang" kata elang.
drtt
ponsel elang bergetar,satu pesan singkat masuk ke ponselnya.
📨edo
"tikus sudah masuk perangkap"
elang memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya.
"sayang,hari ini kita pulang.aku ada pekerjaan yang tidak bisa di tunda" tutur elang.
"baiklah sayang,kalo begitu kita pulang sekarang saja.selagi cuaca belum terlalu panas" kata rere.
elang mengumpulkan para pekerja di kebunnya,lalu membagikan mereka satu amplop setiap orangnya.
"apa ini tuan,bukankah ini belum waktunya kami gajian" kata kepala pekerja di kebun.
"ini bonus untuk kalian karena sudah menjamu kami dan kalian juga sudah membuat istriku senang"kata elang.
"terima kasih tuan,terima kasih nona"kata para pekerja kebun.
harun membuka pintu mobil untuk elang dan rere,setelah itu menutupnya kembali.kemudian dia mengemudikan mobilnya ke luar area perkebunan dengan kecepatan sedang.
"harun,kita mampir ke kantor dulu baru setelah itu pulang ke rumah" kata elang.
"baik tuan"
mereka mulai masuk ke dalam kota dan tidak lama kemudian mereka telah sampai di kantor elang.
"sayang,kamu tunggu aku di ruang kerja.aku mau menemui edo sebentar di ruangannya" kata elang setelah mereka tiba di lantai tempat ruang kerja elang berada.
rere masuk ke ruang kerja milik elang dan memilih beristirahat di kamar pribadi suaminya itu.
ceklek
elang membuka pintu ruangan edo.di dalam ruangan itu sudah ada edo,wildan dan rendi.
"kamu disini rendi?" tanya elang.
"aku yang memintanya datang" jawab edo.
"duduklah lang,kita akan bahas rencana selanjutnya"pinta edo.
__ADS_1
elang duduk di sofa lalu edo menjelaskan rencananya.cukup lama bereka berdebat dan pada akhirnya mereka mencapai kesepakatan.
"aku harap ini akan berhasil" kata elang sambil keluar dari ruangan edo.