
mobil melaju dengan kecepatan sedang,rere melihat keluar jendela,memandangi langit yang indah, di sinari sang rembulan dan bertaburan bintang-bintang.sedangkan elang merebahkan tubuhnya di samping rere.
"kamu melihat apa sayang,sepertinya pemandangan di luar lebih indah daripada suamimu ini"kata elang sambil mencium perut rere.
"aku lihat bulan dan bintang,mereka sangat indah"kata rere sambil tersenyum.
elang menelusupkan wajahnya ke perut rere dan terus menciumnya.
"sayang,sudah ah geli"kata rere
elang memandang wajah rere,lalu dia tersenyum.elang mendudukan tubuhnya di belakang rere.lalu dia memeluk rere dari belakang.dia mulai mencium leher rere dengan lembut.
"shh....sayang,malu ih.ada harun"kata rere sambil menahan suaranya agar tidak mendesah.
"harun tidak akan melihatnya sayang,kamu tidak lihat aku sudah menutup tirainya"kata elang sambil meneruskan aksinya.tangannya mulai berkeliaran kemana-mana.
"tapi sayang..ahh...dia bisa mendengar kita.apa kamu mau suaraku yang seksi ini di dengar orang?" tanya rere.
elang menghentikan aksinya.rere tersenyum sambil berbisik di telinga elang.
"nanti saja di rumah ya,lakukanlah sepuas hatimu"kata rere.
"benarkah sayang?"tanya elang.
rere menganggukkan kepalanya lalu bersandar di dada elang.elang mengelus tubuh mungil istrinya.
"harun,berapa lama lagi kita sampai?"tanya elang.
"sebentar lagi tuan,ini sudah mulai masuk kota"jawab harun.
"apa kamu tadi sudah makan malam?"tanya elang lagi.
"sudah tuan,pemilik tambak tadi menjamu saya"
"baiklah kalo begitu"
elang melihat ke arah rere yang sudah tertidur dengan nyenyak.
"hemmmm bisa gagal ini mah main bola"gumam elang tapi terdengar oleh harun.
"tuan mau main bola malam-malam begini tuan?"tanya harun.
"eh...tidak.maksud saya,saya mau nonton pertandingan sepak bola nanti setelah sampai rumah"jawab elang gelagapan.
tidak berapa lama,mobil mulai memasuki halaman rumah mereka.harun menghentikan mobilnya di depan pintu.lalu turun dan membukakan pintu untuk tuannya.
"kita sudah sampai tuan"kata harun.
"tolong kamu bawa ke belakang anggrek-anggrek itu"pinta elang.
"baik tuan"
__ADS_1
elang keluar dari mobil lalu menggendong rere.dia langsung menuju kamarnya.setelah sampai kamar,elang membaringkan tubuh rere di kasur.setelah itu elang pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.selesai mandi dia memakai celana pendek saja.lalu elang naik ke kasur dan merebahkan tubuhnya di samping rere.elang mulai memejamkan matanya dan tidur sambil memeluk tubuh rere.
~
rere membuka matanya dan melihat ke arah jam di dinding.masih jam tiga subuh.rere turun dari kasurnya lalu pergi ke kamar mandi untuk buang air.
elang membuka matanya setelah menyadari bahwa rere tidak ada di sampingnya.dia mendudukkan tubuhnya dan hendak mencari rere.tapi kemudian pintu kamar mandi terbuka dan rere keluar dari sana menggunakan lingerie.rere baru saja siap berganti pakaian.
"kamu bangun sayang?" tanya rere.
elang tidak menjawab pertanyaan rere.dia berjalan mendekati rere lalu memeluknya.perlahan elang melonggarkan pelukannya dan mulai mencium leher rere bagian belakang.
"ummhh...sayang" kata rere.
elang mengangkat tubuh rere dan merebahkannya di kasur.elang naik dan mengungkung tubuh rere.dia mulai mengecup bibir rere.lama-lama kecupan berubah jadi *******.
rere menggigit bibir elang
"awh..."pekik elang.
"aku kehabisan nafas"kata rere tersengal membuat dadanya turun naik.
melihat itu elang semakin bernafsu.dia mulai mengecupi bagian tubuh rere,tangannya mulai menggerayangi tubuh rere.dia meremas dua gunung kembar milik rere.
"ahh...sa...yang "rere mulai mengeluarkan suara seksinya.
elang terus melancarkan aksinya.tidak ada bagian tubuh rere yang terlewatkan sedikitpun.
rere terus mendesah menikmati permainan elang.
"baiklah sayang,aku akan melakukannya pelan-pelan.agar dia tidak terganggu"kata elang sambil menciumi perut rere.
elang mengarahkan rudalnya ke arah milik rere.lalu menghujamkannya secara lembut.perlahan dia mulai menaik turunkan pinggulnya.
"uhhhh...."elang melenguh lalu ambruk di atas tubuh rere.
adzan mulai berkumandang,waktu shalat subuh telah tiba.
"sayang,ayo kita mandi lalu shalat" kata rere.
elang mengangkat tubuhnya dan melihat ke arah bawah.prajurit perangnya sudah tegak berdiri dan siap untuk bertempur lagi.
"sekali lagi sayang"pinta elang.
"tadi kan sudah,lagipula sudah waktunya shalat subuh.nanti keburu habis waktu shalatnya"kata rere.
elang bangkit lalu turun dari kasurnya dan menuju kamar mandi.cepat-cepat dia mandi junub setelah itu dia keluar dari kamar mandi.
rere langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi junub juga.setelah selesai dia langsung keluar dan memakai baju.
elang membentang dua sajadah,sambil menunggu rere siap memakai mukenanya.setelah rere siap mereka memulai shalatnya.
__ADS_1
"assalamualaikum warahmatullah"
elang mengakhiri shalatnya,lalu dia berdzikir sebentar.setelah itu dia berdoa dan di aminkan oleh rere.
rere mengambil tangan elang dan menciumnya dan elang mencium kening rere.
"sayang,lagi ya.sebentar saja"rengek elang.
"sayang gak inget ya kata dokter,kalo kamu gk boleh sering jengukin si utun.nanti si utunnya kesakitan",kata rere.
"siapa si utun?"tanya elang dengan tampang polosnya.
rere mengambil tangan elang dan meletakkan di perutnya.
"ini yang di dalam,namanya si utun"jawab rere.
"emang gak ada nama yang lebih keren apa? kenapa harus utun"protes elang.
"suka-suka aku dong,yang.aku kan ibunya"kata rere sambil mengambil baju yang akan di pakai elang ke kantor.
elang menurut saja lalu mengenakan baju yang di ambilkan rere tadi.
"sayang,tolong pakaikan dasiku"pinta elang.
"sini tuan ceo yang tampan"kata rere sambil mengerlingkan matanya.
"jangan menggodaku sayang,imanku bisa saja kuat tapi paimanku gak akan kuat"kata elang.
kini rere yang di buat bingung oleh perkataan elang.
"siapa paiman?"tanya rere.
elang mengambil tangan rere dan meletakkannya di bawah perut elang.rere berteriak dan langsung keluar kamar.
elang tertawa melihat tingkah istrinya.dia mengemasi barang-barang yang hendak di bawa ke kantor,lalu keluar dari kamarnya.
rere sedang membantu mbok surti memasak sarapan di dapur.pagi ini rere ingin makan bubur ayam.
"kalo mbok kakaknya dokter irfan,berati rere masih keponakan mbok surti dong ya"celoteh rere.
"iya sayang,keponakan mbok yang cantik dan imut"kata mbok surti sambil mencolek hidung rere.
"mbok punya anak berapa?"tanya rere.
"dua orang,laki-laki semua.tapi mereka sekarang tinggal di kota lain.karena harus bekerja disana"jawab mbok surti.
"kalo om irfan mbok,punya anak berapa?"tanya rere lagi.
mbok surti memandang rere lalu menghela nafasnya.
"kenapa mbok,apa pertanyaan rere ada yang salah?"
__ADS_1
"tidak sayang,irfan punya seorang putri namanya irma.tapi putrinya di culik dan sampai sekarang belum di temukan.kalo istri om irfan sudah meninggal beberapa tahun yang lalu akibat kanker yang di deritanya"tutur mbok surti.
rere terdiam,bubur yang mereka masak sudah matang.rere menyajikan bubur ayam di meja makan,elang sudah duduk di sana.mbok surti ikut sarapan bersama rere dan elang.setelah selesai sarapan elangpun langsung berangkat ke kantor bersama harun.sedang rere dan mbok surti ke taman belakang untuk menanam bunga anggrek yang di bawanya dari rumah bunda sintya.