Pelabuhan Hati Sang Duda Keren

Pelabuhan Hati Sang Duda Keren
eps 56


__ADS_3

rere tiba di lobi kantor elang dan bertanya pada resepsionis.


"maaf mbak,apa tuan elangnya ada?"tanya rere.


"tuan elang ada di ruangannya nona,apa sudah membuat janji sebelumnya nona"kata resepsionis itu.


"belum mbak"jawab rere.


"maaf nona,anda tidak bisa menemui ceo kami.silahkan anda membuat janji terlebih dahulu"kata resepsionis ramah.


rere tersenyum mengangguk pada resepsionis itu.tidak sengaja rere melihat edo sedang melintas.kemudian rere memanggil edo.


"edo" panggil rere.


edo menoleh ke suara yang memanggilnya.dia terkejut melihat rere ada di sana.edo mendekati rere lalu membungkukan tubuhnya.


"selamat siang nona,apakah nona ingin bertemu tuan?" tanya edo.


"tadinya sih iya,tapi kata mbak ini aku harus buat janji dulu kalo mau ketemu elang" jawab rere.


edo menoleh kearah resepsionis dan menatapnya dengan tajam.resepsionis itu ketakutan melihat reaksi edo.dia belum tau siapa rere.


"silahkan langsung keruangannya nona,maaf saya tidak bisa mengantarkan nona.saya ada keperluan di luar"kata edo.


rere lalu melangkah menuju lift khusus menuju ruangan elang.edo mendekati resepsionis yang sedang gemetaran.


"lain kali kalo nona tadi datang,suruh dia langsung masuk.jangan macam-macam kalo kamu tidak mau di pecat" kata edo sambil berlalu pergi.


resepsionis itu pucat mendengar perkataan edo.


"siapa sebenarnya gadis itu,dan apa hubungannya dengan tuan elang?"tanya resepsionis itu dalam hati.


*


ting...


pintu lift terbuka,rere keluar dari situ dan langsung menuju ruang kerja elang.


neti yang melihat rere pun hendak menyapa tapi rere menempelkan jari telunjuknya di bibir.neti mengangguk dan duduk kembali.


ceklek


rere membuka pintu.elang sedang serius menatap layar laptopnya sambil memakai kacamata.


"lain kali kalo mau masuk ketuk pintu dulu" kata elang dengan suara tegas.


"baik tuan"kata rere sambil tersenyum dan melangkah mendekati elang.


elang mengangkat kepalanya dan melihat ke arah rere.


"sayang,kamu datang...sini" kata elang sambil menepuk pahanya.


rere duduk di pangkuan elang sambil mengalungkan tanganya di leher elang.


"aku merindukanmu,apa tidak boleh?" tanya rere.

__ADS_1


"tentu saja boleh sayang,aku malah senang di rindukan oleh bidadari cantik"jawab elang sambil mencolek hidung rere.


"apa kamu sudah makan siang,sayang?"tanya elang.


rere menggeleng lalu menyandarkan kepalanya di pundak elang.


"aku mau makan siang disini bersama mu"kata rere.


"kamu mau makan apa sayang,biar aku suruh neti untuk membelinya"


rere turun dari pangkuan elang lalu melangkah ke arah sofa dan duduk di sana.


"tapi aku ingin kamu yang membelinya"jawab rere sambil cemberut.


elang tersenyum melihat tingkah istrinya,lalu dia mendekati rere dan jongkok di hadapan rere.


"kamu mau makan apa,hemmm?"tanya elang sambil mencium perut rere dari balik baju rere.


"aku ingin makan pecel ulek campur nasi padang,trus minumnya jus jeruk "jawab rere.


elang tidak membantah keinginan rere,walaupun pesenan rere sedikit tidak nyambung.pecel ulek di campur nasi padang,apa rasanya coba,pikir elang.


"baiklah tuan putri,tunggu sebentar disini.aku akan ke kantin untuk membelinya.kata elang lalu dia berdiri dan melangkah keluar dari ruangannya.


di kantin sudah ramai oleh karyawan yang sedang makan siang.tiba-tiba semua terdiam saat elang memasuki area kantin.elang menuju ke tempat makanan di sajikan dan memilih makanan yang di pesan istrinya.elang memesan menu yang sama dengan rere.agar dia bisa merasakan makanan yang di makan rere selama hamil pikirnya.


"neti,tolong bukakan pintu"pinta elang pada neti.karena dia sedang membawa nampan sehingga sulit baginya untuk membuka pintu.


setelah pintu terbuka elang masuk,rere dengan setia menunggu elang.matanya berbinar saat melihat elang membawa makanan pesanannya.


"ayo makan"ajak elang sambil menyusun makanan di atas meja.


rere makan tidak menggunakan sendok,elang mengikutinya.sudah biasa bagi elang makan seperti itu.setelah mencuci tangan dan berdoa mereka mulai makan.


elang mengikuti gaya rere makan,mencampur pecel ulek dan nasi padang jadi satu.


"hemmm...enak juga"gumam elang.


mereka makan dengan lahap,elang sudah menghabiskan makanannya,dia hanya pesan separuh porsi saja tadi.begitu juga dengan rere,dia sudah menghabiskan makanannya hingga tidak bersisa.


"sayang,cuci tangannya lalu kita sholat ya"kata elang.


rere mengangguk lalu berjalan ke arah kamar mandi.elang memanggil OB untuk mengantar piring kotor ke kantin.


elang dan rere pun shalat berjamaah di kamar pribadi elang yang ada di ruangan itu.selesai shalat rere merebahkan tubuhnya di kasur.


"aku tidak bisa menemanimu disini karena sehabis ini aku ada meeting lagi"kata elang sambil mengelus rambut rere.


"iya sayang,lagian aku sangat mengantuk.semenjak hamil mataku sering kali mengantuk" kata rere.


"kalo begitu tidurlah,nanti kalo sudah selesai meeting aku akan segera kembali"


elang mengecup kening rere lalu pergi dari situ dan rere pun langsung tidur.


*

__ADS_1


brak...


elang menggebrak meja.elang menatap satu persatu orang yang ada di hadapannya.semua yang ada di ruangan itupun ketakutan.


"siapa yang sudah berani menggelapkan uang perusahaan?" tanya elang.


semua terdiam,tidak satupun yang berani menjawab pertanyaan elang.


"edo,selidiki semua dan cari pelakunya.setelah itu habisi dia"kata elang sambil keluar dari ruangan itu.


edo meneruskan meeting itu,untuk mencari tau tentang masalah yang di hadapi perusahaan.


"apa diantara kalian tidak ada yang mau mengakuinya?"tanya edo dengan sorot mata yang tajam.


"sepertinya aku harus mencari tau dengan caraku.kumpulkan semua laporan keuangan tiga bulan terakhir dan antar keruanganku,paling lambat besok pagi"kata edo sambil berdiri dari duduknya dan keluar dari ruangan itu.


orang-orang yang berada di ruangan itupun keluar dan kembali ke tempat masing-masing.salah satu dari mereka masuk ke kamar mandi dan menghubungi seseorang.


"gawat bos,sepertinya kita ketahuan"kata orang itu lalu dia keluar dari kamar mandi dan kembali ke tempatnya.


**


elang merebahkan tubuhnya di samping rere.dia memeluk istrinya yang sedang tertidur pulas.jam sudah menunjukan jam tiga sore.elang berusaha memejamkan matanya,tapi tidak bisa.


"siapa yang berani bermain-main denganku" elang mengeraskan rahangnya.


dia mengeluarkan ponsel dari saku celananya lalu menghubungi seseorang.


"lihat email yang kukirimkan padamu,selidiki dan berikan informasi secepatnya"


lalu elang mematikan ponselnya.


"ya Tuhan,tidak bolehkah aku bahagia sebentar saja"gumam elang sambil menyibakkan rambut rere dan menyelipkannya di telinga rere.


kriing....


ponsel elang berdering.panggilan video dari mama sofia.elang langsung mengangkatnya.


"daddy..."seru revan di layar ponsel.


"hai sayang,revan sedang apa?"tanya elang setelah melihat wajah anaknya di layar ponselnya.


"mommy...levan mo mommy" kata revan.


elang menggeser ponselnya mengarahkan ke rere yang sedang tidur.


"mommy bobok dad...levan kangen mommy"kata revan sambil mengerucutkan bibirnya.


elang pun membangunkan rere dengan lembut.


"sayang bangun,revan mau ngomong sama mommynya nih"kata elang berbisik di telinga rere.


"daddy dak boleh cium mommy levan"teriak revan.revan mengira elang mencium rere.


rere membuka matanya dan melihat wajah revan di layar ponsel.

__ADS_1


"revan sayang,mommy rindu"kata rere,matanya berkaca-kaca.


sudah dua bulan dia tidak bertemu anak sambungnya itu.hanya dengan video call saja mereka bisa saling berkomunikasi.


__ADS_2