Pelabuhan Hati Sang Duda Keren

Pelabuhan Hati Sang Duda Keren
eps 123


__ADS_3

Elang mengemasi barang-barang yang ada di atas mejanya lalu memasukkan laptopnya ke dalam tas kerjanya,hari sudah pukul empat sore.Setelah selesai berkemas Elang masuk ke kamar pribadinya untuk mandi dan shalat ashar.


"Aku lupa mengabari Bidadariku kalo aku akan pulang telat" gumam Elang setelah selesai shalat.


Elang mengemasi peralatan shalatnya lalu meletakkannya di tempat semula,setelah itu Elang keluar dari kamarnya sambil menenteng tasnya dan langsung berjalan keluar dari ruang kerjanya.


"Neti,apa saja jadwalku besok?" tanya Elang pada Neti.


"Pagi jadwal kosong,tapi sehabis makan siang kita ada rapat bulanan dengan seluruh kepala bagian trus jam tiga sore kita ada meeting bersama Duta grup di cafe mawar" tutur Neti.


"Oh oke,tolong siapkan berkasnya dan kirim ke emailku ya.Kalo sudah selesai kamu boleh pulang" kata Elang.


"Lang tunggu sebentar" kata Neti saat Elang akan pergi.


"Ada apa lagi?" tanya Elang.


"Minggu depan aku izin gak masuk ya,aku dan suamiku mau berkunjung ke rumah mertua dan menginap disana sekitar satu minggu" tutur Neti.


"Oke,pergilah.Sampaikan salamku untuk suamimu" jawab Elang.


Elang meninggalkan Neti di mejanya,Elang masuk kedalam lift dan menekan nomor yang langsung membawanya ke lobi.


Ting


Pintu lift terbuka


Elang keluar dari lift dan berjalan menuju parkiran.Setelah sampai di mobilnya Elang langsung masuk dan mulai mengemudikan mobilnya.Elang mengambil ponselnya lalu mengirim pesan pada Rere.


πŸ“€Elang


"Sepulang dari kantor aku langsung ke rumah sakit untuk menengok Haris,jangan menungguku"


Elang memasukkan ponselnya kedalam saku jasnya.


Tidak lama kemudian Elang sudah sampai di rumah sakit,dia turun dari mobilnya dan langsung berjalan menuju ruang rawat Haris.


Ceklek


Elang membuka pintu lalu masuk ke dalam.


"Lang kamu datang?" tanya Haris yang sedang duduk di kasurnya.


"Tadi David menelponku,maaf aku baru bisa datang karena pekerjaan di kantorku menumpuk" ucap Elang.


"Apa aku perlu menyelidiki kasus ini?" tanya Elang pada Haris.


Mata Haris melirik sebagai kode pada Elang.


Elang menoleh kearah lirikan Haris.


"Rianti,kamu disini?" Elang berbasa-basi.


"Iya Tuan,maaf Tuan saya belum bisa masuk kerja seperti biasa" kata Rianti.


"Tidak apa-apa Rianti lagi pula sebentar lagi kamu juga akan berhenti kerja kan?" kata Elang.


"Oya Tuan kenalkan ini Kakak dan Teteh ipar saya" kata Rianti.


Elang menyalami Kang Rian dan Teh Ira.


Cukup lama Elang mengobrol dengan Haris,sampai tidak terasa hari mulai gelap.


"Aku pamit pulang dulu,nanti aku urus semua sama David" kata Elang.


"Hmmmm...Hati-hati Lang" pesan Haris.


Elang berpamitan pada Rianti dan Kakaknya setelah itu dia keluar dari ruang rawat Haris.


Elang berjalan menuju parkiran,lalu masuk ke dalam mobilnya.Sebelum mengemudikan mobilnya Elang terlebih dulu mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi David.


Tut tut tut


Panggilan terhubung dan tidak lama David langsung menjawab panggilan darinya.


πŸ“ž"Hallo Lang,kamu dimana?" tanya David dari sebrang telpon.


πŸ“ž"Aku di rumah sakit,habis menengok Haris.Kamu dimana?" Elang balik bertanya.


πŸ“ž"Aku di rumahmu sekarang,cepatlah pulang" kata David.


πŸ“ž"Oke,aku segera pulang sekarang" kata Elang.

__ADS_1


Elang mematikan ponselnya lalu mulai mengemudikan mobilnya dengan perlahan.Tidak lama kemudian dia sudah sampai ke rumah.Elang keluar dari mobilnya dan langsung berjalan menuju ruang kerja.David sudah berada disana.


"Bagaimana? Apa sudah kamu cari tau?" tanya Elang pada David.


"Sudah,sepertinya Haris memang benar-benar kecelakaan" jawab David lalu menunjukkan rekaman cctv tempat Haris kecelakaan.


"Ada-ada saja yang terjadi menjelang pernikahannya" gumam Elang.


"Carikan satu untukku Lang,wanita yang baik seperti milik kalian" pinta David.


Elang menoleh kearah David sambil mengerutkan keningnya.


"Kekasihmu mau kamu kemanain?" tanya Elang.


"Kelaut aja" jawab David sambil merebahkan tubuhnya di sofa.


"Ada apa,apa ada masalah ?" tanya Elang.


"Dia menghianatiku Lang,dia bermain dibelakangku.Sekuat tenaga aku menjaga diri agar tidak melewati batas eh dia malah main sama laki-laki lain.Dia bilang aku gak jantan,bego gak sih perempuan seperti itu?" tutur David.


"Bego pake bingit" seloroh Elang.


"Aku ingin bahagia Lang,aku iri melihat hidupmu,Edo dan juga Neti.Kalian terlihat sangat bahagia,diantara kita berempat hanya aku yang hidupnya paling ngenes" kata David.


"Bersabarlah David,semua ada waktunya.Nikmati saja dulu kesendirianmu " ucap Elang.


David beranjak dari duduknya lalu hendak pergi keluar dari ruangan itu.


"Mau kemana?" tanya Elang.


"Ke rumah Mama" jawab David.


"Awas jangan sering-sering ngapelin Mama,nanti Danu marah lho" seloroh Elang.


"Nanti kalo dia marah aku kasih dia duit seribu untuk beli permen" balas David lalu keluar dari ruang kerja Elang.


Elang membuka tas kerjanya lalu mengeluarkan laptop miliknya.Ketika hendak memulai pekerjaannya tiba-tiba terdengar gelak tawa dari kamar Baby twins tidak lama terdengar suara tangisan.


"Itu orang pada stres kali ya,bayi nangis malah diketawain" gumam Elang.


Elang keluar dari ruang kerjanya lalu berjalan kearah kamar anaknya untuk melihat apa yang terjadi.


"Ada apa ini?" tanya Elang.


"Sayang kamu sudah pulang?" tanya Rere.


"Sudah dari tadi sayang,tapi aku langsung keruang kerjaku" jawab Elang.


Elang melihat Kiandra yang bergulat dengan Queenara dan Kiandra pun kalah tertimpa oleh Queenara.


Hahaha


Elang tertawa melihat tingkah kedua anak di depannya.


"Jadi ini yang dari tadi kalian tertawakan?" tanya Elang.


"Iya sayang,mereka lucu sekali" jawab Rere.


Elang mendudukkan tubuhnya disamping Rere lalu memperhatikan tingkah kedua anaknya.


"Revan mana?" tanya Elang saat sadar Revan tidak ada bersama mereka.


"Revan pergi sama Pak Harun beli es krim" jawab Rere.


Rere melihat kedua anaknya yang sudah mengantuk lalu mendekati Baby twins.


"Besok lagi ya sayang mainnya,sekarang kalian bobok ya" kata Rere.


Sari beranjak dari duduknya kemudian dia membuat dua botol susu untuk Baby twins.


"Aku masih ada kerjaan,aku ke ruang kerja dulu ya sayang" pamit Elang.


"Iya,perlu aku bikinkan kopi?" tanya Rere.


"Boleh juga,ya sudah aku tunggu di ruang kerja ya" kata Elang lalu keluar dari kamar Baby twins.


"Sari aku tinggal dulu ya,kalo mereka sudah tidur kamu boleh istirahat" kata Rere.


Sari menganggukkan kepalanya.


Rere keluar dari kamar Baby twins dan langsung pergi ke dapur untuk membuat kopi.Setelah itu Rere membawa kopi dan cemilan ke ruang kerja Elang.

__ADS_1


"Kamu sudah makan malam sayang?" tanya Rere.


"Belum,nanti saja sayang aku belum lapar" jawab Elang.


"Ini kopinya dan ini tadi aku bikin goreng pisang" kata Rere sambil meletakkan kopi dan goreng pisang di atas meja.


"Terima kasih ya sayang,kamu istirahatlah ini sudah malam" kata Elang.


"Baiklah,aku ke kamar dulu ya.Kalo sudah selesai langsung tidur" pesan Rere.


Hemmmm


Elang menarik tangan Rere supaya mendekat kearahnya.


Cup


Elang mencium kening Rere.


"Selamat malam Bidadariku,tidur yang nyenyak ya" ucap Elang.


Rere tersenyum lalu mengangguk.Rere mendekat ke wajah Elang lalu berbisik.


"I love you" ucap Rere lalu cepat-cepat pergi dari sana.


Elang tersenyum sambil mengusap telinganya.


"Kenapa kamu semakin menggemaskan sayang" gumam Elang.


Elang menatap layar laptop di depannya dan mulai mengerjakan pekerjaannya.Setelah lama berkukat di depan laptop akhirnya pekerjaannya pun selesai.


"Ugh...Badanku rasanya pegal-pegal" gumam Elang.


Elang keluar dari ruang kerjanya lalu berjalan menuju kamar tidurnya.Setelah berada di dalam kamar Elang langsung berganti pakaian dan keluar lagi dari kamar.Elang berjalan menuruni tangga kemudian dia menuju gerbang depan untuk menemui Ujang yang sedang bermain catur.


"Jang aku laper nih dari tadi belum makan,tolong beliin makanan donk" pinta Elang.


"Oke Bos" jawab Ujang.


"Beli untuk kalian juga ya" kata Elang.


Elang memberi uang pada Ujang,setelah menerima uang itu Ujang pun langsung pergi.


Elang duduk di pos satpam rumahnya lalu meneruskan permainan catur milik Ujang.


"Lama amat Si Ujang beli makanan ampe sekarang belum pulang" kata Elang sambil melihat jam di pergelangan tangannya.


"Palingan juga Si Ujang godain janda yang kerja di ayam penyet depan perumahan ini Bos"tutur Satpam.


"Emang disitu ada janda?" tanya Elang.


"Ada Bos montok,kayak truk gandeng" jawab satpam itu.


"Kamu ya bisa aja ngomongnya,aku masuk dulu ya kalo Ujang datang suruh antar makananku ke dalam" kata Elang.


Elang beranjak dari duduknya lalu berjalan masuk ke rumahnya.Elang duduk di ruang keluarga sambil menonton tivi.


"Maaf Bos lama,habisnya ngantri sih" tutur Ujang yang baru masuk ke dalam rumah.


"Ngantri atau godain janda?" tanya Elang.


"Si Bos bisa aja.Yang ada jandanya di warung ayam penyet Bos.Saya gak beli ayam penyet tapi beli nasi bungkus" jawab Ujang sambil menyerahkan makanan pada Elang.


Setelah menyerahkan makanan pada Elang Ujang pun langsung keluar dari rumah Elang dan kembali ke gerbang depan.


Elang membuka makanannya dan langsung menyantapnya.Setelah makanannya habis Elang membuang bungkus nasi di tong sampah yang ada di dapur.


"Sudah jam dua ternyata,pantesan saja mataku sudah mengantuk" gumam Elang.


Elang menaiki tangga dan menuju ke kamarnya,sesampainya di kamar dia masuk ke kamar mandi untuk menggosok gigi dan cuci muka.Setelah itu dia keluar dari kamar mandi dan langsung merebahkan tubuhnya di kasur.


"Mimpi apa aku dulu ya bisa-bisanya aku menikahi gadis kecil dan aku sangat mencintainya" gumam Elang sambil membelai rambut Rere.


Mmmmm...


Rere menggeliat lalu membuka matanya.


"Kamu belum tidur sayang?" tanya Rere sambil mendekatkan tubuhnya ke tubuh Elang.Lalu Rere meletakkan kepalanya di lengan Elang.


"Aku baru saja selesai bekerja,tidurlah sayang hari masih malam" tutur Elang.


Rere kembali memejamkan matanya yang masih terasa mengantuk.

__ADS_1


Cup


Elang mengecup kening Rere kemudian diapun mulai memejamkan matanya dan langsung tertidur.Elang tidur sambil memeluk tubuh mungil istrinya.


__ADS_2