Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
100


__ADS_3

Di hotel Naina tengah siap-siap untuk pulang ke rumah keluarga Kenan,dia berencana untuk mengambil baju dan pamit pada papa mama dan Kayla.


sedangkan Krisna sudah siap dari tadi sambil menatap gerak gerik istrinya itu.Naina membenahi baju-baju yang dibawanya dari luar negri kemarin karena memang Naina tidak pulang ke rumahnya melainkan langsung ke hotel.


Krisna mendekati Naina,kemudian memeluk Naina, itu adalah hobi baru Krisna, memeluk Naina dan menaruh dagunya pada bahu Naina.


mengikuti setiap pergerakan tubuh Naina.


"Kak kriss!!¡ hentikan!!aku sedang berbenah!"


ucap Naina sambil berusaha melepas pelukan Krisna.


"Gak!! nanti kalo di rumah papa Kenan,jangankan bermanja!memandang kamu saja gak bisa!!"


"iihh ya gak mungkin dong kak"


ucap Naina sambil menahan tawa.


"Nai...nanti kita langsung pulang ke rumah ku ya,...gak usah nginep... weekend depan aja kita nginep"


kata Krisna yang masih setia melingkar kan tangannya di perut sang istri.


"iya kak, aku juga udah kangen sam ibu, kemarin bertemu cuma bentaran aja kak!"


"Ya udah kita berangkat,aku dah suruh Roy jemput kita"


"Roy??"


"Dia sekertaris dan sekaligus asisten ku Nai.."


jawab Krisna.


"kakak berhenti iihhh!!"


cegah Naina ketika Krisna sudah hampir tak terkendali.hobi baru Krisna saat bersama dengan Naina, memeluk Naina, menyandarkan dagunya di bahu Naina dan tidak lupa selalu mengigit-gigit kecil telinga Naina.


Karena tak mau terbawa suasana, Krisna akhirnya melepaskan Naina, terlintas sebentar bayangan sang papa mertua yang masih menancap kan bendera perang pada Krisna walaupun tak dapat di pungkiri Kenan sudah memberikan restunya pada naina dan Krisna.


mereka beriringan keluar dari dalam lift dan Roy sudah menyambut mereka.


"selamat siang Nona, Tuan!"


sapa Roy kemudian mendahului mereka untuk menuju mobilnya, kemudian membuka pintu untuk mereka.


"Kita ke rumah papa Kenan Roy!


"Baik tuan!"


Naina nampak mengantuk di dekapan Krisna, Krisna sesekali memainkan jarinya di atas wajah istrinya.


"tidurlah nanti aku bangunin kalo sudah sampai,...mama sudah menyiapkan makan siang bersama, tadi mama menelpon"


beberapa saat kemudian sampailah mobil Krisna di rumah besar, terlihat sekali kalo Krisna menghela nafasnya beberapa kali, Roy yang melihat itu akhirnya tak tahan untuk tidak bertanya lagi.


"Kenapa bos?? gugup masuk rumah mertua?'

__ADS_1


tanya Roy yang juga tau betul bagaimana perjuangan Tuannya ini selama 2;tahun bekerja dengan Krisna, di kota J, Roy adalah anak buah Reno dari kota S ,dia menempatkan Roy ke kota J mendampingi Krisna yang pada akhirnya memilih memindahkan perusahaan pusat ke kota J karena banyaknya Permintaan klien dari kota tersebut.dan memang Krisna kala itu memantaskan diri agar bisa mengejar Naina, walaupun pada kenyataannya Kenan sama sekali tak pernah mempermasalahkan dari mana asal Krisna, Kenan hanya sedang bergelut dengan perasaan dan pemikirannya sendiri kala itu.


"Kau tau Roy, menghadapi seorang papa mertua akan sama menegangkannya dengan ketemu harimau gila ditengah hutan tanpa sengaja! bener-bener menegangkan!!"


"Apalagi tipe pejuang cinta kayak aku gini Roy...."


lanjut Krisna.


"ntar kalo mau nikah baru tau rasanya kamu Roy! perjuangan bertahun-tahun,aku kira bakalan bisa ngelamar dia dengan romantis gitu Roy, nyatanya belum juga acara lamaran ehh udah di kawinkan duluan Roy"


kata Krisna yang membuat Roy terkekeh, Roy memang 4 tahun lebih muda daripada Krisna,ketika ditanya kenapa gak menikah? Roy selalu bilang gak mau ribet dulu,cewek membuat dia tidak leluasa dalam bekerja! begitulah pemikiran seorang Roy.


"Tapi sekarang kan udah jadi milik bos! jadi hadapi aja mertua bos itu,menang bos lah kali ini!"


"Haissshh aku bukannya takut Roy,kau ini!!"


karena dirasa Krisna terlalu lama didalam mobil krisna memutuskan untuk membangunkan Naina, Namun sepertinya Naina sangat mengantuk hingga susah di bangunkan.


Kemudian dia memutuskan untuk membopong Naina masuk rumah, Roy menunggu Krisna di dalam mobil, menunggu perintah selanjutnya dari Krisna.ketika seorang pelayan mendekatin Krisna, Krisna menanyakan dimana kamar Naina,karena Naina dengan tenangnya tidur nyenyak di pelukan sang suami.


"mama dan papa di mana bi?"


"Ada di kamar den,biar bibi panggil kan?


"tidak usah,aku ke kamar Naina dulu bi"


Saat menaiki tangga menuju kamar Naina Kenan ternyata sudah di ujung tangga bagian atas.


"ehemm..hemmm"


dehem Kenan.


"siang pa...."


sapa Krisna.


"kenpa Naina?" tanya Kenan melihat Naina di dalam dekapan Krisna.


"ketiduran di mobil pa?"


jawab Krisna,


"kenapa bisa ketiduran? ngapain aja semalaman? Naina jarang bisa tidur siang!!"


"gak ngapa-ngapain pa, mungkin Naina masih capek pa....kan resepsi semalam cukup banyak menyita tenaga Naina pa!"


Krisna benar-benar merasa seperti di interview, berbagai pertanyaan dilontarkan oleh Kenan.


sampai akhirnya Naina merasa terganggu dalam gendongan Krisna.


"huuammm...kak!"


Naina yang tak sadar telah sampai di rumah sang papa, mengeliat dalam pelukan suaminya


"Nai.... bangun...."

__ADS_1


Krisna coba membangunkan Naina,dengan sedikit melirik ke arah Kenan yang masih setia disana.


"Naii.....ayo bangun dulu"


pinta Krisna lagi, Krisna takut kalo tiba-tiba Naina bicara ngelantur lagi seperti ketika dibangunkan tadi pagi,karena kesadarannya belum sepenuhnya kembali waktu itu.


ingin rasanya Krisna menciumi setiap jengkal wajah Naina, ya itu cara Krisna membangunkan Naina tadi pagi.


"Sebentar lagi kak,.... Naina belum cukup tidurnya!"


"Ya nanti disambung lagi.....ayo..bangun ... kita udah sampe"


jawab Krisna.


"Salah kakak sendiri!! coba semalam gak gangguin Nai tidur!..."


nah...nahh..kan... Naina mulai ngelantur, Krisna mulai berwajah panik,baru saja dia bilang ke Kenan kalo dia gak ngapa-ngapain Naina semalam,eh...anak gadis kesayangan papa Kenan ini malah buka rahasia.


"Tapi sayang....."


ucap Krisna lirih,namun terpotong dengan perkataan Naina lagi.


"kak...biarin Nai tidur,.....badan Nai capek semua gara-gara ulah kakak semalam!!!"


blush.....merah merona sudah pipi Krisna, Kenan yang mendengar semuanya tentu tau maksud dari Naina, matanya melotot sempurna ke arah Krisna, sedangkan Krisna hanya bisa menelan ludahnya sendiri.Kenan turun ke bawah, ketika melewati Krisna yang tengah membopong Naina, Kenan berhenti..


"semalam gak ngapa-ngapain kan?? jadi gak capek dong? setelah ini turun!kita berkebun dibelakang!!"


ucap Kenan,namun terasa seperti sindiran buat Krisna.


"Iya...pa...nanti Kris turun"


setelah Kenan pergi, Krisna melanjutkan kakinya menuju kamar Naina,sambil bergumam..


"Aduuuhh sayang...kamu bener-bener menambah perjuangan kakak!! Dasar papa kamu,baru juga minta jatah sekali sama anaknya udah kena hukuman!!


ngapain coba siang-siang terik gini berkebun....!"


gumam Krisna sambil masuk kamar Naina.


setelah meletakkan Naina di ranjang, Krisna hendak keluar dari kamar Naina,namun sebelum keluar dia menoleh ke arah Naina.


"okey Nai aku terima hukuman nyleneh dari papamu,tapi nanti malam aku yang akan menghukum kamu sebagai gantinya!!"


ucap Krisna yang memang merasa akan dihukum oleh Kenan.


bersambung.....


#maaf...telat gak up,ada pekerjaan yang gak bisa aku tinggalin😁 lebih penting soalnya...


semoga kalian masih setia dengan semua novel aku


coba bac juga deh


@ Mr.Galak suamiku (yang suka 18+ walaupun gak vulgar banget ya😁)

__ADS_1


@ Cinta Sekar (cerita si brondong yang ngejar-ngejar janda 1 anak.. Sekar)


makasih


__ADS_2