
Didalam mobil Kenan sangat terlihat kesal, jangan tanya bagaimana Haris yang akhirnya semobil dengan Kenan karena tujuan mereka sama kantor Kenan, hari ini walaupun belum secara resmi Kenan akan memperkenalkan Haris sebagai general manager yang baru, menggantikan Beni, kakak ipar Haris sendiri.
dan beberapa hari ini pekerjaan banyak di handle oleh Jhon, sekertaris dan asisten Beni yang beralih jadi asisten Haris.
Hawa dingin seakan menyelimuti mobil tersebut, diamnya Kenan membuat Haris salah tingkah sendiri.
'Sialan!! dulu aku gak seperti ini sebelum jadi menantunya, kenapa sekarang beda sih!!!..sialan-sialan!!! apa sih yang aku takutkan!!"
batin Haris sambil mengumpat berkali-kali, ya dulu sebelum menikah i Kayla, Haris biasa saja dengan diamnya papa Kenan atau amukan dari lelaki yang ada disampingnya tersebut, namun lain cerita nya saat menjadi menantunya.
'Apa ini yang dirasakan Krisna!!! dasar teman laknat!!! ngapain sih ngajakin aku sama-sama jadi menantu lelaki ini!!!'
Haris hanya bisa membatin sepanjang jalan.
'ehh kan Krisna gak pernah ngajak ya!?? ini salah mama!!! iya salah mama!! dia benar-benar masukin anaknya ke kandang singa!!'
batin haris lagi.
Di mobil satunya...
"Hahahahhahaha....kakak lihat wajah papa Kenan tadi?? lucu sekali hahahahhaha!!!"
"Diam kamu Fer!!!"
"Sorry....sorry kak! abis lucu banget hahahaha kakak punya mertua yang sangat ajaib!!"
"Aku sumpahi kamu jadi menantu kembarannya!! om Kenzo lebih sadis!!!"
"Eit...gak mungkin!! Cindy bukan anak om Kenzo hahahahah!! lagian aku gak selera sama bocil!!"
"Siapa yang bocil? anak om Kenzo yang kedua udah besar ya...udah 16 tahun!! dia udah mau 17tahun!"
"heleeh sama aja kak!! bocil!!!"
Mobil Ferdi membelah padatnya kota pagi ini, mereka akhirnya sampai ke kantor, Krisna sudah disambut oleh asisten nya yang memang diminta Krisna supaya tidak usah menjemput ke rumah karena ada Ferdi.
Setelahnya mereka memasuki ruangan masing-masing dan bekerja seperti biasanya.
Di rumah keluarga Kenan.
"Aduuhhh Kay!!!! ini bagaimana bisa wortel nya kamu segini besarnya!!! kamu potong kecil-kecil aja Kay!!!"
"Kay gak bisa ma....udah ah Kay gak mau belajar masak!!"
"Kamu mau dipecat jadi menantu mama Delina!!! mau jadi janda kembang!!!"
"Bukan janda kembang lagi ma!!kembang yang masih kuncup!! lagian kita kan gak serumah juga sama mama Delina!!"
"eh kok masih kuncup? emang gak di apa-apain semalam sama si bule??"
"Ya enggak lah!!! Kayla masih polos mama!!"
"Berarti dia gak minat sama kamu Kay!! badan kamu kurang seksehh kali!"
cibir mama Syila.
Naina hanya diam sambil geleng-geleng kepala mendengar perbincangan kedua wanita disampingnya.
"Mama gak liat!! ini badan udah kayak gitar paris!!!"
"gitar Spanyol kali Kay!!"
__ADS_1
ucap Naina membenarkan.
"Kalo gitar Spanyol terlalu seksi kak hahahahahaaha!!"
"Aduuhh kalo gitu caranya mama gak cepet-cepet dapet cucu bule dong!! waaahhh senengnya mama ngebayangin dapet cucu lokal dan cucu bule!!"
"Idih mama semangat banget!!! minta dulu sama kak Nai aja,jangan sama aku!!"
"Ya mama minta dua-duanya dong!!"
"Gak!!"
"Udah-udah ma .ini gimana les masak buat Kay ma? dilanjutkan gak?"
tanya Naina
"lanjut dong Nai!"
"berhenti aja deh ma,... Nai gak sanggup!! lagian mama delina gak akan serumah dengan Kay kan?"
"Tetap saja Kay!!! mama mertua kamu itu akan ada disini selama 3 bulan ke depan!! mama gak mau ya kamu di cap sebagai menantu yang gak bisa apa-apa!!"
"nyatanya emang Kay gak bisa apa-apa ma!!"
"makanya belajar!!! belajar Kay!!"
"iya-iya mama sayang!!"
Akhirnya kursus masak hari ini a di akhir i dengan masakan pertama Kayla berupa telur gulung yang biasanya dia tonton di drama-drama kesukaannya.
"gimana?? enak gak ma kak??"
"hemmm lumayanlah!"
"besok kita bikin Sop ya Kay..."
"siap mama!!"
"Pagi menjelang siang semuaaaa!"
ucap Raisya anak kedua papi Kenzo.
"aaahhhhh Raisya!!!
teriak Kayla.
"Kamu kapan sampai?"
"Baru saja!! aku libur sekolah soalnya dipakai kelas 3 buat ujian akhir tahun! makanya aku minta ijin papi buat tidur disini!!"
"waahh senengnya aku!!!"
"ntar kita begadang sampai pagi ya...aku punya drama baru banyak!!"
"okeh siaaappp!!"
"Emang bisa kamu bedagang sama Raisya?"
"bisa dong ma....!"
"Suamimu di kemanain entar!!"
__ADS_1
"Eh iya.... Raisya lupa Tante kalo Kay sudah bukan perawan lagi!! hahhahaahhahaa!!"
"Sialan!!! aku masih perawan ya!!!"
"maksud aku tuh kamu udah gak bisa di ajakin bergadang berduaan sama aku!! udah ada suami kamu yang harus mau keloni kalo malam!!"
ucap Raisya, Raisya anak gadis Kenzo itu malah lebih bar-bar dari Kayla ,ya pengalaman nya tentang dunia lebih banyak daripada Kayla walaupun usianya lebih muda 3 tahun dari Kayla, karena dia termasuk gadis yang bebas kemana saja namun masih bisa menjaga diri, Kenzo masih memberikan anaknya kebebasan tak seperti Kenan yang begitu protektif pada anak-anaknya.
"Hush.....udah sana!! ke kamar Kay aja.. mumpung kak Haris masih kerja!"
ucap Naina.
drt.....drt.....drt....
ponsel Naina berbunyi, dilihatnya nama Cindy yang tertera disana.
"Halllo Cind!"
"Ya aku kesana sekarang!"
Naina berpamitan pada semuanya untuk menemui Cindy.
Sesampainya di apartemen Cindy waktunya makan siang, jadi Naina menawarkan Cindy makan siang terlebih dahulu.
namun Cindy yang terlihat habis menangis menolak tawaran naina.
"Baiklah kita ke balkon aja yuk.... cerita sama aku di sana!"
"Ada apa Cind ? kok kamu sedih gitu?"
"Nai....Kak Mark lusa datang! "
"Trus? bagus dong dia mau berkunjung?"
"Dia datang bersama Hans!"
Naina diam, Naina tahu siapa Hans, Hans adalah kekasih Cindy sebelum Cindy pindah kuliah di sini.
Cindy memutuskan hubungannya dengan Hans karena dia mendengar dari sahabat Hans secara tak sengaja ketika akan mengunjungi Hans dikantor nya, bahwa orangtuanya Hans sedang sakit dan ingin sekali Hans menikah namun dengan wanita yang akan dijodohkan oleh keluarga Hans, Cindy tak ingin jadi penghalang bagi rencana orang tua Hans.
"Kamu tau Nai!! ternyata aku orang yang akan dijodohkan sama Hans, keluarga aku ternyata kolega kerja papa Hans!!"
"Trus bagaimana cind? kamu masih cinta sama Hans?"
tanya Naina hati-hati.
"Iya Nai!! aku susah melupakan dia!"
"Ferdi?? bagaimana cind? bukannya kamu cinta sama dia?"
"Aku sayang Ferdi Nai!! tapi cinta?? aku ragu!! hatiku masih milik Hans Nai..hiks....hiks...karena itu aku binggung sekali Nai!!! aku gak ingin menyakiti siapapun!! bagaimana ini Nai hiks.... hiks...."!
Naina juga merasa binggung, Naina diam saja,Nai merasa kasihan dengan kebimbangan hati Cindy, namun faktanya Cindy masih mencintai Hans, lalu bagaimana dengan Ferdi?? Nai tak bisa membiarkan Ferdi menderita juga.
Mereka tak menyadari di balik tembok itu, Ferdi mendengar apa yang mereka bicarakan, dengan menggenggam erat kresek makanan yang dia bawakan untuk Cindy, ferdi memegang dadanya sendiri merasakan sakit hatinya.
Ferdi memang bisa bebas keluar masuk apartemen Cindy karena Ferdi tau sandinya.
"Sakit banget!!"
gumam Ferdi sambil memejamkan matanya.
__ADS_1
bersambung.....