Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Ferdi.....


__ADS_3

"Jadi?? kau tidak mengenali aku?"


Tanya Ferdi di hadapan Haris, memang setelah beberapa hari bangun dari koma nya Ferdi baru bisa datang ke rumah sakit kondisi Haris sudah lebih baik, namun karena harus menjalani serangkaian tes dia masih belum diijinkan meninggalkan rumah sakit.


Haris hanya bisa mengelengkan kepalanya.


"Haiiissshh kamu gak seru ah!!". kata Ferdi sambil melipat tangannya.


"Dia kak Ferdi Bee, yang selama ini nurut i ngidamnya anak kamu!"


"Ohh dia Ferdi?? sini....sini....aku dari kemarin ingin ketemu kamu!...sini aku peluk!"


"Ih ogah!! emang aku apaan!! mending dipeluk ma Kay aja deh!" kata Ferdi sambil berjalan ke arah Kay yang ada disamping Haris.


"Mau mampus kamu!!" hardik Haris.


"Hahahhahahahahaha....udah lah, aku balik dulu! ada janji sama mama! oh ya...cepet sembuh turuti noh nyidam anak kamu!! kapok aku!"


ucap Ferdi sambil berjalan ke arah keluar kamar.


"Ya maksih!" teriak Haris.


"Sini sayang peluk dulu!" mintanya pada Kayla.


"Sekarang jadi manja gini sih??"


"Biarin!!" Kata Haris yang kini aja di perlukan istrinya.


******


"Nai..ini gimana? aduuhhh sayang...diem dong kakinya!!"


dengan susah payah Krisna berusaha mengganti popok basah milik Kaamilah,bayi yang hampir genap 2 bulan ini terlihat lincah dengan kaki yang terus-menerus menendang ketika papanya mencoba mengganti popoknya.


Naina yang baru keluar dari kamar mandi heran karena Krisna sibuk dengan anaknya.


"Ada apa yank?"


"Ini lho dedek pipisnya udah banyak, aku mau gantiin bukannya diam malah dia nendang-nendang terus yank!"


"Sini biar aku gantiin! kamu belum terbiasa makanya gak bisa"


"hemmm anak papa wanginya...."


akhirnya Krisna lebih senang mencium i anaknya yang sedang berganti popok dari pada belajar mengganti popok sang anak. karena di cium-cium terus oleh Krisna sang bayi mengeliat ke kanan dan ke kiri mencari kenyamanan.


"Sudah menjenguk kak Haris yank?"


"hemmm..."


"Bagaimana keadaannya?"


"Dia sudah lebih baik, walaupun dia tak mengenali aku pada awalnya tapi dia sudah mulai terbiasa dengan keadaannya, dokter bilang kita harus lebih sering mengawasi dia, takutnya berpengaruh pada pergaulan sosialnya, penderita sepertinya dia bila sering di biarkan menyendiri akan berakhir dengan depresi!"

__ADS_1


"Kamu juga tau kan yank, betapa pendiam nya Haris, semoga Kayla bisa menerima haris melewati semuanya dengan baik!"


"Amin yank!"


"Sini...sini..anak papa... gendong dulu ya.... Nai bantu aku gendong dia, aku mau bawa ke bawah!"


"iya sini Nai bantu!"


Kehidupan Naina dan Krisna sekarang di sibukkan dengan kehadiran Kaamilah anaknya, begitu pula dengan seluruh anggota keluarga Kenan dan pak Rahmat, kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga besar mereka.


Hari,minggu dan bulan terus berganti Haris sudah diijinkan untuk pulang beberapa minggu yang lalu namun untuk beraktivitas seperti biasa Haris masih harus bersabar, setidaknya sampai beberapa minggu ke depan lagi.


"Ayolah Fer!! papa mohon!". ucap Kenan ketika berada di ruang kerjanya.


"Tapi pa.... aku merasa gak pantes aja pa!"


"Apanya yang gak pantes!! papa memilih kamu karena papa yakin kamu mampu!"


"Pa...."


"Papa sudah bicarakan ini dengan om Kenzo,om Alex juga! Mereka adalah salah satu pemegang saham di perusahaan!"


"Kenapa bukan kak Krisna aja pa! aku bukan siapa-siapa disini!" ucap Ferdi sambil menunduk kan kepalanya.


"Kamu anak papa!! anak lelaki papa!!"


ucap Kenan tegas dan penuh keyakinan.


"Baiklah pa...aku akan bicara sama kak Krisna bagaimana pun tanggung jawab ku disana juga cukup besar pa!"


"Baik papa tunggu!"


Akhirnya Ferdi keluar dari ruang kerja Kenan, dia berkali-kali menghembuskan nafas beratnya.


"Ada apa fer?". tanya mama Syila melihat anaknya terlihat kusut setelah keluar dari ruang kerja suaminya.


"Papa kamu ngomong apa?"


"Ma.... menurut mama apa aku bisa menggantikan papa Kenan?"


"Mama yakin kamu bisa!"


"Tapi aku tidak yakin ma!!"


ucap Ferdi sambil membentur- benturkan kepalanya pelan di meja makan.


"Kamu pasti bisa!!! berjuang!!!"


"Berjuang buat apa ma?" tanya Kayla yang tiba-tiba datang dipapah oleh Haris, kandungan Kayla yang menginjak 7 bulan sudah terlihat sangat besar. beberapa hari yang lalu acara syukuran di adakan sederhana di rumah. Kayla mengandung anak kembar, makanya perutnya terlihat lebih besar dari ukuran hamil 7 bulan pada umumnya.


"Hai keponakan uncle! apa kabar hari ini?"


tanya Ferdi mengalihkan pembicaraan mereka.

__ADS_1


"Heleeh kak!! dia mana bisa di ajak ngomong kak!!"


"Tapi dia bisa dengar Kay, biar dia terbiasa dengan uncle nya yang super ganteng ini!"


"Kamu gak malam mingguan Fer?" tanya Haris


"Malam Minggu sama onta?? dia itu jomblo ngenes Bee!!"


"Waahh kalah dong dia sama aku dan Krisna? kita aja udah ada embel-embel nya!!" ucap Haris sombong sambil tersenyum mengoda Ferdi.


"Ya ntar aku nikahnya ama janda anak 2 aja deh, biar gak kalah sama kalian!!"


"Amin!!" ucap Kayla cepat.


"Eh...kok di amini sih Kay!!"


"Bodo'....."


"Dasar adik gak ada akhlak!!"


"udah-udah ini bubur beras ketam hitam request kalian berdua! makan gih!"


mama Syila datang dengan dua buah mangkuk bubur buat Kayla dan Ferdi.


"Kamu mau Ris?"


"Boleh ma...pasti enak nih!"


"Enak banget!!" ucap Kayla dan Ferdi bersama, dibarengi tawa meledak mereka semua.


bersambung...


Setelah ini aku masuk ke part melow ya...moh maaf nih kalo gak sesuai permintaan kalian di part selanjutnya, aku bener-bener mau nuangin ide-ide di otak aku sekarang ini!


Soalnya kemarin-kemarin dah ada yang ngancem mau ninggalin novel aku kalo gak sesuai permintaan kalian😁😁


nah mulai besok beneran ini mau masuk ke part melow-melow.....feel aku dapetnya disana! khusus buat novel pengorbanan Naina ini.


mau yang biasa aja genrenya


@ Cinta sekar


Lebih sering ke genre 18+


@ Mr. galak suamiku


Yang terbaru....tentang alter ego seseorang


@ Tuan muda Abraham ( baru)


Yang mau 'nyambangi' lapak kuning berlogo N


@ Sang asisten Ceo ( genre romantis n sedikit action)

__ADS_1


__ADS_2