Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Awal peristiwa


__ADS_3

Ferdi berjalan gontai memasuki rumah Kenan, dia bahkan tak menyadari kalo Kayla sudah ada di ruang tamu dengan semangkuk buah ditangannya.


Ferdi duduk lemas di kursi sambil menyapu wajahnya dengan kasar.


Sungguh menyakiti hati Raisya bukanlah keinginannya, namun cinta tak bisa di paksa toh David adalah lelaki yang pas untuk Raisya menurut Ferdi.


"Patah hati kak??"


"Astaga Kay!!! ngapain kamu di situ?"


"kok aku?? ya kakak!! ngapain kakak lemes gitu? kayak gak makan 3 hari aja?!!"


"Kakak baru ketemu Raisya!!'


"Hah?? trus?"


"Ya kakak jadi perantara perjodohan Raisya!"


"Hah?? trus??"


"Hah heh hah heh aja Kay!! ya gak ada terusannya!! emang kereta.. terus...terus...!"


"Kakak gak ada hati sama Raisya? Raisya itu baik lho anaknya Walaupun kadang rada gesrek kalo didepan kakak!"


"Raisya akan lebih bahagia sama orang yang mencintai dia Kay!"


"Berarti kakak gak cinta dia?"


"Entahlah Kay!! hati kakak rasanya sudah mati setelah dia pergi!!"


"Dianya udah kawin kali kak!! move on kak move on!!"


"Iya iya ini juga lagi di usahain!!"


"Eh Kay, bujuk suami kamu gih buat gantiin papa!dia kan menantu di sini harusnya dia yang nerusin jabatan papa!" lanjut Ferdi.


"emang kakak gak mau?"


"Bukan gitu juga Kay!! suami kamu lebih pantas untuk jabatan itu!"


"Suami aku tuh anak sultan kak!! dia kerja di belakang layar aja udah cukup! cukup kaya kita"


gaya sombong Kayla untuk mengoda Ferdi.


"Idih sombong!!!"

__ADS_1


"Udah deh kak, turuti aja kemauan papa, lagian kak ya..aku kasih bocoran ya, sekertaris yang membantu papa n Om Jay di kantor cantik lho!"


" masa sih!! Kakak lama gak ke kantor papa!"


"emang dia baru, ngantiin mbak Dewi yang ikut pindah suaminya ke luar kota! baru 8 bulanan lah!"


"Seksi banget kay?" tanya ferdi antusias.


"Banget!!! dan aku yakin keinginan kakak akan terwujud dengan cepat! kakak gak akan kalah sama suami aku dan kak Krisna kayak yang dibilang kak Haris kemarin!!"


"Maksud kamu?"


"Dia masih muda!umur beda tipis lah sama kakak! Janda kembang!! anaknya kembar, 2 langsung!! sesuai cita-cita kakak kawin ma janda anak 2 hahahahhaha!"


ucap Kayla sambil beranjak dari sofa karena buah di piringnya habis.


"Dasar adik sialan!!! gak ada akhlak!! bisa-bisanya nyumpahi kakaknya sendiri!!" teriak Ferdi kesel mendengar apa yang Kayla bicarakan.


"Eh janda? kalo cantik dan sekseh sih boleh juga?? ga papa lah dapet bonus 2 langsung!"


gumam Ferdi sambil cekikikan sendiri.


******


"Bagaimana Jhon?"


Haris melihat apa isi amplop tersebut, dan tersenyum penuh arti! kemudian dia melihat ke arah Jhon dan menyerahkan map yang lain pada Jhon!


"Tuan?"


"Semuanya baik-baik saja Jhon! dan mari kita pelajari ini dengan baik! dan segera serahkan pada papa Kenan!"


"Baik Tuan!" Jhon berlalu dari ruangan Haris sebelum benar-benar keluar dari ruangan tersebut dia menoleh kembali ke arah Haris kemudian menghela nafas beratnya.sepeninggalan Jhon Haris melihat foto dirinya bersama Kayla yang berada di atas meja kerjanya. memandang lama wajah yang kadang dia lupakan tersebut.


"Kita akan menjadi orang tua sebentar lagi Kay! apa kau bahagia? aku sangat bahagia Kay... sangat!!"


ucap Haris sambil membawa foto tersebut ke dalam dekapannya dan bersandar ke kursi yang diduduki nya sambil memejamkan matanya.


Teringat di benaknya beberapa kali bertemu Kayla di rumah besar dia tak bisa langsung mengenalinya, hingga pada akhirnya Haris memperhatikan setiap gerakan istrinya tersebut, dia mencoba mengingat Kayla bukan dari wajahnya.


Kayla sendiri merasa Haris semakin hangat bukan lagi pria pendiam dan dingin saat pertama kali bertemu.Haris masih terus melakukan terapi, walau kondisinya sudah putih benar namun prosopagnosia yang di deritanya perlu terapi khusus agar bisa di kendalikan dengan baik, dan Haris selalu saja tepat waktu dalam hal itu, dia ingin hidup bahagia bersama anak dan istrinya.


Sekarang usia kandungan Kayla sudah menginjak umur 8 bulan. Weekend ini di isi keluarga Kenan dengan berkumpul di ruang tamu.


"Kamu gak malam mingguan Fer?" tanya mama Syila.

__ADS_1


"Idih jomblo akut kayak dia mana ada yang diajak malam mingguan ma!" saut Kayla.


"Aku malam mingguan ama Kaamilah aja ya sayang....ponakan uncle yang cantik sendiri." celoteh Ferdi sambil memangku anak Naina.


"Fer....teman arisan mama tuh ada yang punya anak perawan cantik banget deh, mama kenalin ya?"


"Ma dia maunya sama janda anak 2 hihihihi...noh dia udah kandidat nya!" saut Kayla lagi.


sedangkan Haris hanya duduk disampingnya sambil mengelus perut gendut Kayla, begitu pun yang lainnya hanya memperhatikan pembicaraan orang-orang paling gesrek di rumah itu.


"Siapa Kay?" tanya mamanya


"Sekertaris papa! yang baru! hahahahha!"


"Ngaco kamu!!" jawab mamanya.


"pa emang sekertarisnya papa janda? kinyis-kinyis gitu masa' janda anak 2! gosip kamu tingkat dewa Kay! sampai sekertaris papa aja kamu tau ceritanya." lanjutnya.


"Iya...dia single parent anaknya kembar!" jawab papa Kenan enteng.


"Waahh gak nyangka Fer, selera kamu emak-emak!" goda Krisna.


"Apain sih kak!! tuhh si buncit noh yang nyariin jodoh kayak gitu!"


"Idih kan Kakak sendiri yang bilang gitu kemarin!"


"ya itu karna laki kamu itu!! mana mau aku di kalah-kalahin sama mereka berdua! secara ya ketampanan aku gak kalah dari mereka!"


"ya kejombloan kamu juga gak kalah dari mereka!"


kali ini Naina yang menyaut., Naina tau Ferdi belum bisa melupakan Cindy, bahkan berbagai cara Nai dan Kris pernah coba untuk mencarikan wanita agar bisa meluluhkan hati Ferdi namun semuanya nihil ,tidak ada hasilnya sama sekali. diantara dia, Rian dan Abizam hanya Ferdi yang masih setia pada status jomblonya,padahal mereka adalah sahabat paling dekat dengan Ferdi.


"Serang terus!! papa gak sekalian aja?"


namun Kenan hanya mengelengkan kepalanya.


"Nanti biar aku yang cariin deh Fer!" celetuk Haris.


"Eh Bee kamu mau buka biro jodoh?" tanya Kay.


"Beneran kak?? waaahh kak! aku suka nih yang bule-bule!" ucap Ferdi antusias.


"Ya aku bakal cariin yang terbaik buat kamu!! kayak kakak kan? bule selalu lebih mengoda!!" ucap Haris dengan di barengi gelak tawa semuanya.


Kebersamaan seperti ini akan di rindukan oleh semua orang,mereka tertawa lepas, seseorang memandang satu persatu orang-orang yang ada disana, dia tersenyum manis merekam momen bahagia ini di dalam pikirannya,tawa mereka selalu saja bisa membuat hatinya di rasuki cinta berpuluh-puluh kali,entah apa yang dipikirkan olehnya sekarang tapi firasat nya mengatakan ada sesuatu yang tak nyaman di hatinya,dia berusaha membaur dengan kenyamanan dan kehangatan keluarga ini, mencoba berdamai dengan takdir yang Tuhan berikan padanya.Hingga jika suatu hari nanti Tuhan lebih mencintainya maka hanya ada keikhlasan di hatinya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2