
Aryo berjalan menaiki tangga setelah pulang dari apartemen daniel,dia segera menemui istrinya Erlita dan namira.
"Hai sayang.....anak papa....belum tidur siang ya?" sapa aryo sambil menimang namira diatas ranjang.
"Dari mana sayang? kok baru pulang".. erlita berkata setelah keluar dari kamar mandi.
"sini....papa gendong sayang...." aryo mengangkat namira ke dalam gendongan nya.
"Dari kantor ada sedikit urusan dengan fery" lanjut aryo.
" sudah makan?"
"sudah sayang" jawab aryo sambil mengecup kening istrinya.
Aryo memang sosok yang perhatian dan romantis di mata erlita, hampir 14 tahun dia dan aryo kenal dan menjalin sebuah hubungan dari mulai pacaran sampai menikah.
Aryo tak pernah berubah dia selalu mencintai dan perhatian pada erlita.
itulah sebabnya Erlita tak pernah takut aryo akan macem2 diluaran sana.
"sayang tidurkan namira di box bayi....dia sudah tertidur".
aryo meletakkan bayi itu ke box nya dengan hati-hati setelah itu dia menghampiri Erlita.sambil memeluk erlita erat,dia berkata
"kangen banget sama kamu"....
seketika aryo ******* bibir istrinya, Erlita yang mendapat serangan dadakan kaget namun sejurus kemudian mulai terhanyut dengan ciuman suaminya.
Serangannya kian lama kian menuntut tak hayal akhir nya aryo mengakhiri ciuman tersebut dengan penyatuan mereka.
seakan lupa akan adanya namira dikamar yang sama dengan mereka... desahan penyatuan mereka saling bersaut-sautan.
Beberapa saat kemudian...siang itu menjadi siang yang melelahkan bagi aryo dan erlita.
cup
Aryo mengecup kening Erlita..
__ADS_1
"Capek sayang?" tanya aryo.
" iya ...tapi aku suka" jawab erlita malu.
"ya udah aku mandi dulu, setelah itu aku akan tidur sebentar...kita jalan-jalan sore sama namira nanti"..lalu aryo berlalu ke kamar mandi.
" beneran sayang?"
"Apapun untuk mu er?"
#####
"Aryo tau semua?"Tanya orang di sebrang panggilan telpon itu.
"Ya te...dia baru saja pulang dari apartemen ku"
" simpan rapat-rapat dimana kau bawa anak dan ibunya itu niel....aku tak ingin aryo menggagalkan rencana yang sudah aku susun rapi"
" baik Tante...daniel paham"
"daniel!....kau paham betul bagaimana aryo bukan? begitu tau dimana anak itu di rawat rencanaku akan hancur...dan aku tak suka itu!!"
klik
sang penerima telpon tiba-tiba mengakhiri sambungan tersebut.
"waduuuhh aku mulai pusing dengan semua ini...apa ini karma ku?... rencanaku kali ini bener-bener bikin pusing"..lagi2 dr.daniel mengacak rambutnya,dia slalu membantu Tante kesayangan nya tersebut bila Tante nya kesulitan tapi kali ini bantuan dan rencana daniel membuat dia pusing sendiri.
#####
"Sore semua......" suara ceria dr. daniel membahana di ruang keluarga milik keluarga Hardiansyah,disana ada aryo tante dinda naina dan si mungil namira sedang ber cengkerama.
"Dr daniel?...sore dok" jawab naina pertama.
"Tumben ke sini niel?" tanya tante dinda.
Belum sempat daniel menjawab pertanyaan tante dinda... erlita sudah datang dengan dandanan yang cantik sambil menenteng tas nya.
__ADS_1
"Ayo ar kita berangkat"....kata erlita sambil melangkah mendekati mereka semua.
"kalian mau kemana?" tanya dr daniel
"Kami mau jalan-jalan sama namira....ya kan sayangnya mama" jawba erlita sambil mengambil Namira dari pangkuan tante dinda.
"kebetulan sekali....,aku ke sini mau mengajak naina jalan-jalan juga.....bisa kan nai?" tanya dr.daniel pada naina.
"kita akan pergi ke pasar malam nai...aku tadi melewati sebuah kawasan yang ternyata lagi ada pasar malam di sana... aku langsung ingat sama kamu,aku tau kamu suka pasar malam" terang dr.daniel.
" Beneran dok?...ada pasar malam?...aku mau...aku mau?" ucap naina berbinar begitu tau dr.daniel akan mengajaknya ke pasar malam.
Aryo reflek melihat ke arah naina,dia heran melihat reaksi dari ajakan daniel padanya...hanya mendengar kata pasar malam saja sudah membuat wajah naina berbinar dan terlihat sangat mengemaskan baginya....aryo menggelengkan kepalanya entahlah akhir-akhir ini gadis itu sering wira-wiri di kepalanya.
pikiran aryo selalu menolak tentang perasaan hatinya kepada naina...gadis yang akhir-akhir ini mengusik hidupnya....dia bener2 tak yakin kalo dia sudah mempunyai rasa cinta pada naina,dia merasa perasaannya hanya berupa rasa iba dan bersalah pada naina.
"Kenapa kita tidak pergi bersama aja diel,gimana ar?"
kata erlita membuyarkan lamunan aryo.
"Okey...tapi apa tidak apa-apa untuk namira?apa dia tidak terlalu kecil untuk pergi ketempat terbuka seperti pasar malam?"
"Tidak apa ar...kan namira udah hampir satu juga,....bi...ambilkan jaket tebal buat namira" erlita yang meminta tolong pada bi Lastri.
"Jadi kita pergi bersama?" tanya dr.daniel.
"iya..ayo kita pergi bersama..." kata aryo sambil mengambil kunci mobil di samping nya.
"Wahhh double date nih, selamat bersenang-senang ya kalian"...ucap tante dinda.
"Duoble date?"....ucap aryo dan daniel bersama.
seketika aryo menatap tajam ke arah daniel,tak ada yang menyadari tatapan tajam aryo pada daniel...daniel yang menyadari tatapan tajam aryo langsung tertawa terbahak,dia yakin kalo aryo sedang cemburu.
" okey...lets go...kita akan melakukan double date malam ini"......sengaja dia menekan kata double date seakan menjawab tatapan tajam aryo.
'Rumit sudah hatiku'...batin aryo kemudian.
__ADS_1
bersambung.....