Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
110 ( Kayla series )


__ADS_3

Di sinilah mereka sekarang,berada di kantor polisi dengan drama percekcokan terlebih dahulu dengan bapak pengetok pintu mobil.


beberapa saat yang lalu..


"Mari mas mbak ikut kami ke kantor polisi!"


"ngapain?? kami gak salah kok pak? kami cuma parkir di pinggir jalan dan disini gak ada larangan untuk parkir tuh!"


ucap Kayla menolak ajakan si bapak polisi.


"Yakin mbak cuma parkir? liat penampilan kalian!!"


kata si polisi satunya.


Kayla dan Haris baru saja menyadari keadaan mereka, rambut Kayla yang berantakan dan kemeja Haris yang sudah terbuka bagian atasnya karena memang dia tak memakai jas, hanya kemeja saja hingga terlihat jelas terbuka.


"terus ngapain mbak mobilnya goyang-goyang kalo cuma parkir? emang mobilnya bisa joget sendiri?!"


kata si polisi dengan mulut lemesnya.


Tatapan tajam mata Kayla tak lepas dari polisi yang terlihat lebih muda dari kawannya itu.


"Emang kalo kita ngapa-ngapain kenapa? situ iri??!!"


karena kesal di tuduh berbuat asusila, Kayla akhirnya nyolot juga.mulut lemesnya emang susah buat di stop.


"Kayla!!"


sentak Haris.


"Maaf pak kami tidak berbuat apa-apa, kami hanya bertengkar saja, pacar saya ini sedang merajuk"


kata Haris dengan senyum manisnya.


"Baiklah mas, tapi mari ikut ke kantor polisi sekarang!"


polisi yang lebih tua tadi tetap bersikukuh untuk membawa mereka ke kantor polisi.


"Ribet amat sih!!"


kata Kayla yang memang merasa gak nyaman.


namun si polisi muda mendengar apa yang dikatakan Kayla.


"Nginep di hotel aja biar gak ribet!!"


kata si polisi yang merasa kesal, dia beranggapan Kayla yang salah tapi masih mempersulit kerjanya.


"Apa maksud kamu!!!"


ucap Kayla yang sudah emosi keluar dari mobilnya.


Haris yang membaca situasi kurang bagus segera menyusul Kayla untuk melerai.


"Kay!!! udah ikut mereka aja!"


kata Haris sambil menghalangi Kayla yang seakan mau menyerang si polisi muda itu.


"Kita gak salah kak!!! enak aja kita disangka mesum! kebanyakan nonton film begituan tuh orang?? lihat mobil goyang aja pikirannya langsung ngeres!!!"


emosi Kayla yang terbendung sambil menuduh si polisi itu.polisi itu langsung ingin membalas omongan Kayla namun rekannya segera melerai.


"Baiklah kami ikut"


ucap Haris tak mau memperpanjang urusannya.


Dikantor polisi mereka jadi pusat perhatian, wajah bule Haris yang membuat mereka menjadi pusat perhatian apalagi si polisi yang menangkap mereka mengatakan apa masalah yang membuat sepasang kekasih itu masuk kantor polisi.


"hubungi orang tua kalian!"


kata polisi yang menangani kasus mereka, Kayla seketika kaget ,jelas dia gak ingin orang rumah tau apalagi si calon mertua ajaibnya.


label 'gadis mesum' pasti akan semakin lekat di sematkan si calon mertua itu, apalagi mereka sampai di bawa ke kantor polisi karena dituduh berbuat asusila dijalan raya.


"Kak!!! jangan hubungi mereka!! hubungi kak Ferdi aja kak!"


pinta Kayla yang jelas gak mau orang tuanya tau.


Namun tiba-tiba....


"Kayla??"


merasa ada yang memanggil nya Kayla menoleh dan betapa kagetnya dia mendapati Om nya ada di sana.


"Om Alex!!!"


"Kamu ngapain disini?"

__ADS_1


"Anu om...itu om..."


"Cuma sebuah kesalahpahaman om!"


Haris akhirnya buka suara.


"Hai Kayla manis..."


sapa orang yang ada disamping Om Alex.


"Om Marcel! apa kabar Om?"


"Baik manis, wahh kalian lagi ketangkep basah ya?!"


goda om Marcel, sahabat dari om Alex.


"Om bantuin Kay ya!... Kay gak mau papa tau! kita gak ngapa-ngapain kok Om!"


Kayla sambil memelas.


Akhirnya om Alex bertemu dengan petinggi kepolisian sesuai tujuan nya sebelum ketemu Kayla.dan kesalahan pahaman itupun terselesaikan.


"Ya udah Om masih ada perlu di dalam kalian segera pulang saja!"


kata Om Alex.


"iya Om terimakasih!"


jawab Haris.


"Eh bule gila! lain kali ke apartemen aja lebih tenang dan gak ada yang ganggu!"


ucap om Marcel yang mengoda Haris dan kemudian berlalu dari hadapan mereka sambil tertawa.


"Dia pikir dia bukan bule!! dasar! dia tuh yang bule gila!"


gumam Haris yang kesal karena ucapan om Marcel.


"Ternyata semua bule gila ya!! kayak kakak!!"


ucap Kayla yang merasa geli, sesama wajah bule mereka mengejek.


Haris menyusul Kayla masuk ke dalam mobil dengan hati yang masih kesel.


"Biar aku gila tapi ada tuh yang mau!!"


"Mau masuk kantor polisi lagi??"


tanya Haris yang bener-bener di buat kesal dengan ucapan Kayla


"Maksud kakak??!"


"Sini aku mesumin disini biar kita ketangkep lagi!!"


Haris nekat mendekati Kayla yang sudah duduk manis di kursi samping kemudi.


"Kakak gila ya!??"


teriak Kayla.


"Hobi banget bilang aku gila!!"


ucap Haris sambil membenahi caranya duduk dan akhirnya dia konsentrasi menyetir demi bertemu dengan mama-mama nya yang sudah menunggu di restoran hotel tempat nantinya mereka berdua menikah.


"Tapi aku lega kak!! paling tidak om Alex dan om Marcel gak akan kasih tau papa! apalagi mama! bisa di gantung kita sama tante Delina kalo dia tau!!"


"Kakak kok diam saja sih??"


"Capek aku ngomong sama kamu!!"


"apaan sihh!! bikin mood aku anjlok aja!!"


Haris tak menanggapi Kayla lagi, dia fokus pada jalanan yang ada didepannya.


Dihotel..


"Lama banget mereka ya syil? "


"Biar aku telpon aja ya mbak?"


"Ya telpon aja mereka sudah sampai mana? katanya tadi dijalan!!"


tut....tut....tut....


"Di loudspeaker aja syil,aku juga pengen denger!"


"ya mbak...ini belum diangkat!"

__ADS_1


tut.... tut....tut...


"kok gak diangkat ya mbak?"


"Telpon lagi aja, kalo sekali lagi gak diangkat biar aku telpon Haris"


tut.... tut...tut..


"Hallo selamat siang!"


"Lhoo kok...??? ini HP anak saya kan?"


"mungkin betul bu... HP nya tertinggal di meja kantor tadi, seorang gadis pemiliknya!"


"Kantor?...dimana ya?"


tanya tante Delina karena HP dalam mode loudspeaker.


"Kantor polisi bu!!!''


"Apa???!'"


"Bagaimana bisa??" mereka berdua serempak.


"Jadi begini........"


Polisi muda yang tadi menangkap Kayla lah yang kebetulan mengangkat hp yang berulang kali berbunyi.


"Kak kita sudah sampai nih? kok bukan hotel tempat kak Nai menikah?"


"Tau!!"


"ih kakak gak asyik! kalo orang ngomong tuh jawabnya panjangan dikit kek! Tau!! jawaban apa itu, belum hafal kosa kata banyak-banyak ya?"


"Stop Kay, telinga aku bisa tuli!!"


"Tuli ?? kakak Haris yang terhormat! kakak harus terbiasa dengan banyak kosa kata yang keluar dari mulut mungil aku ini!! Jadi saat kita sudah menikah kakak gak akan kaget dan akan ada kata protes karena punya istri yang aktif, energik dan cantik!"


Kata kayla di akhir i dengan suara cekikikan.


Haris hanya diam sambil mengengam tangan Kayla, Kayla yang kaget karena genggaman tangan Haris tiba-tiba diam, namun beberapa saat tersadar dan hendak protes..


"Biar di lihat mama harmonis!"


ucap Haris sebelum di protes Kayla.


"Maaf nona Kayla dan tuan Haris?"


kata seorang pegawai hotel.


"Ya?"


"Ditunggu nyonya Syila dan Delina di kamar 605, beliau sudah terlalu lama menunggu tadi, dan meminta anda ber dua langsung masuk ke sana! permisi!"


"makasih mbak!"


Akhirnya mereka bergegas menuju kamar yang dimaksud pegawai hotel tersebut.


ceklek.....


"Ma....."


panggil Kayla yang masuk di ikuti dengan Hariss.


"Kalian sudah sampai!!"


ucap mama Delina dengan senyuman manis namun terlihat menyeramkan.


bersambung...


#Apa yang bakalan mama Delina lakukan ya??#


baca juga novel aku


@Cinta sekar (on going)


@ mr. galak suamiku ( tamat)


Di aplikasi kuning N****me


@ Sang asisten ceo


Kb***m apl


@ bodyguard hati


makasih.....

__ADS_1


__ADS_2