Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Flash back kisah Ricko


__ADS_3

Hari-hari Ricko berlalu dengan begitu indah, tak pernah dia bayangkan bahwa dia akan berada di situasi seperti sekarang, setelah kepergian seluruh keluarganya, Ricko mendapatkan kasih sayang yang tak kalah hebatnya dari kasih sayang keluarga kandung nya.Masih lekat di ingatan nya, bagaimana perjuangan sang Mama untuk menyembuhkan sakit nya, hingga seluruh tabungan mereka habis tak tersisa dan mulai hidup memprihatinkan. Ricko tak pernah tau bagaimana wajah sang Papa yang asli, dia hanya melihatnya lewat foto-foto yang banyak terpajang di dinding rumah dan di album keluarga. Karena Papa nya meninggal dunia di saat dia masih berusia kurang dari satu tahun.


Namun dari cerita tentang sang Papa dari kakaknya Naina, mampu membuat Ricko merasa bangga dengan sosok sang Papa.Baru- baru ini Ricko menyadari bahwa sifat Naina menurun dari Papa nya, tak ada bedanya,pikir Ricko.


Sekarang, setelah kepergian sang kakak dan Mama nya, Ricko mendapatkan kasih sayang yang tulus dan luar biasa dari keluarga Hardiansyah.


Beberapa tahun terakhir ini, Aryo melakukan konsultasi dengan dokter psikiater dan dengan usaha dan dukungan Erli Aryo bisa melewati semuanya dengan baik, dia kembali ke dalam kehidupan nya bersama anak-anak dan istrinya. menjadi panutan bagi Ricko.Ricko bahkan juga sangat dekat dengan Nyonya Ratna, wanita yang dia panggil Mama saat ini.


"Kapan kau akan membantu mas di Perusahaan Ric?" tanya Aryo

__ADS_1


"Setelah benar-benar wisuda mas, aku akan membantu mas di perusahaan" kata Ricko saat berbincang dengan Aryo Beberapa saat lalu.


Ricko sebenarnya kasihan dengan Erli dan juga Aryo yang terus memendam kisah tentang Naina kakaknya kepada tiga anaknya, namun bagaimanapun juga itu adalah janji mereka berdua kepada Naina, berulang kali Erlita dan juga Aryo minta pendapat Ricko untuk menceritakan semuanya kepada si kembar dan juga Namira namun Ricko selalu berkata bahwa kakaknya pasti akan baik-baik saja di sana,itu pun juga mau merupakan permintaan terakhir lainnya yang harus dipenuhi oleh mereka berdua.


Hari berganti dan tahun pun berganti di lalui Richo dengan sangat bahagia, Satu persatu orang-orang yang sangat di cintai nya mulai meninggalkan diri nya, kepergian Nyonya Ratna yang sudah di anggap sebagai Mama nya sendiri masih begitu menyisakan luka di hatinya, beberapa tahun berikutnya Aryo ikut menyusul kepergian sang Mama.Saat itu Richo merasa terlepas satu tangan yang menggenggam nya erat. Dia sangat kehilangan sosok seorang kakak lelaki seperti Aryo. Berselang lima tahun kemudian Kakak tercinta nya, wanita yang sangat berarti dalam hidupnya ikut menyusul Aryo dan Naina.


Richo....... seseorang yang menjadi alasan keberadaan naina di dalam keluarga Hardiansyah,alasan bagi sang mama yang dengan tega membuat seorang naina berkorban dengan seluruh jiwa dan raganya,bahkan bisa di bilang menjual anak gadisnya untuk kesembuhan anak laki-laki nya.


Richo diam dan merenungi nasibnya,kadang dia menyalakan dirinya sendiri, andaikan dia tidak sakit-sakitan maka sang kakak tak perlu berkorban,kadang juga bisa menerima takdir hidupnya dan kakak tercintanya,andai naina tidak masuk dalam keluarga Hardiansyah mungkin tak akan ada namira dan si kembar, semuanya sudah diatur oleh sang Pencipta, begitulah Richo berdamai dengan takdirnya.

__ADS_1


"kak nai,kak er,mas aryo.....dan mama-mama maaf Richo banyak menyusahkan kalian,kalian semua berjuang demi aku,membuat aku bertahan hidup sampai sekarang, pengorbanan kalian tak akan pernah aku sia-siakan,aku berjanji akan hidup dengan baik dan menjaga mereka dengan baik juga"


"terimakasih untuk setiap pengorbanan kalian, terimakasih karena telah memberikan aku kehidupan yang lebih panjang"


Richo menghapus air mata nya dan berlalu dari sana.Dia mencoba untuk tegar dan tersenyum demi ketiga keponakan nya yang masih membutuhkan dirinya.


Tamat.


Terimakasih dan cukup sekian.....

__ADS_1


__ADS_2