Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
hukuman dari Kenan


__ADS_3

Hari ini Haris mendapatkan perawatan dari dokter Albert, genap satu bulan sejak kepergian kedua orangtuanya, Hasna dan Beni sudah kembali ke negaranya sedangkan Jhon di minta untuk kembali ke rumah keluarga Dawson untuk mengurus perusahaan yang di sana, rencananya perusahaan disana akan di jadikan cabang dan pusat nya akan di bawah ke tanah air dimana Haris tinggal sekarang.


Jhon juga tak mau jauh dari tuan mudanya itu, makanya dia menyetujui usulan dari Krisna untuk memindahkan pusat dari perusahaan tentu nya sudah di diskusikan dengan Beni juga Hasna.


Kesehatan Haris mulai berangsur-angsur membaik, dan sebuah keajaiban penyakit amnesia wajah yang sempat di alaminya membaik, dia sekarang bisa mengenali wajah orang-orang yang di kenali nya namun bagi orang yang memang baru dua tiga kali bertemu dia langsung bisa mengingat nya.


Memang orang-orang yang kita sayangi adalah obat paling mujarab untuk mendukung kesembuhan penyakit seseorang.


Melihat tingkah laku Eno dan Rio, Haris merasa bersemangat lagi untuk segera sembuh.


Hari ini semua berkumpul di ruang keluarga, Naina dan Krisna juga ikut hadir disana.


"Sini sayang...ikut papi!" bujuk Kayla pada Eno dan Rio.


Eno berkali-kali menolak Haris, dia berjalan pelan menuju Ferdi dan naik ke pangkuan nya, sedangkan Rio dengan ragu-ragu melangkah ke arah Haris, Haris yang duduk di atas karpet bulu dan Kayla duduk di sofa di belakang Haris.


Rio menyentuh wajah Haris yang di tumbuhi bulu-bulu halus, Rio dengan tangan mungilnya membelai wajah Haris dan tertawa-tawa kecil karena merasa geli dengan bulu-bulu halus di wajah sang papi.


Kemudian Haris membawa Rio ke dalam pangkuan nya.


"Apa tidak apa kalo dokter Albert kembali ke negaranya Kris?" tanya papa Kenan.


"Iya pa...dokter Agatha yang meneruskan pengobatan Haris karena tinggal tahap pemulihan saja! semuanya berjalan lancar pa....kita patut bersyukur!"


"Minggil!!!.... ini Daddy atu!!!" suara kecil Kamilaa mengusir Eno dari pangkuan Ferdi.


"Aaaaaa.....aaaaaa" Eno hanya teriak-teriak ketika Kamilaa mencoba mengusir nya dari pangkuan Ferdi.


"Minggil!!!! Nono jaat!!! Nono minggil huuuaaaaaa!"


"Huuuaaaaaa!" Eno pun ikut menangis.


"oohh astaga!! sayang....jangan menangis sini sama-sama ya....di bagi dong uncle nya!" kata mama Syila melihat Ferdi jadi rebutan mereka berdua.


"Milaa mau Daddy!!".....rengek Kamilaa disela-sela tangisannya.


"Sini sayang sebelahan ya sama Eno!"


ajak Ferdi yang memangku Eno di bagian kanan.


"Eno minggil!!!"


Eno mengelengkan kepalanya tanda tidak mau.


"Sini sama ayah saja milaa sayang!" ajak Krisna.


"Mau Daddy!!! huaaaaaa!"


"Ohh astaga!!! kak pake pelet apa sih mereka jadi rebutan gitu!!" celetuk Kayla.


"Emang aku hobi main dukun!!" saut Ferdi


"Eh kok kalian jadi ribut sih!! urusin dulu Mila sama Eno dulu dong!!" ujar Naina.


"Mila sayang! berbagi sama adek Eno okey...kalo tidak Daddy tidur aja! Daddy gak mau bermain sama kalian!!" ucap Ferdi pura-pura merajuk,dan benar saja akhirnya Kamilaa mau mengalah dan berbagi tempat dengan Eno.


Eno dan Mila memang begitu mengidolakan Ferdi, bila sudah bertemu dengan Daddy nya begitu Kamilaa memanggil Ferdi dia seakan lupa akan Naina dan Krisna. apalagi Eno, kebiasaannya dari bayi yang kadang tak bisa tidur bila tanpa ditemani Ferdi masih keterusan sampai sekarang.

__ADS_1


Namun Ferdi dan seluruh keluarganya mulai mengenalkan Haris sebagai papi mereka, walaupun Eno masih enggan bila bersama dengan Haris.


"Fer...gimana acara pertunangan kamu? jadi?"


tanya Krisna


"Gak! aku gak mau!" jawabnya singkat.


"Maksud kamu?"


"Aku gak mau tunangan! maunya kawin langsung!!"


"Idihh nikah kali! main kawin kawin aja!!" celetuk Kayla.


" berisik kamu! dasar bocil!!"


"Heleh....kakak malah dapet bocil banget!!" ejek Kayla, memang Raisya hampir 3 tahun lebih muda dari Kayla.


"Ckck.....dah ah gak ada menangnya sama kamu!!" ucap Ferdi ketus.


"Trus gimana om Kenzo?" tanya Krisna lagi.


"Susah banget!! dia masih pengen anaknya lulus kuliah!!"


"Kenapa gak dituruti aja?"


"Bisa jadi perjaka tua aku kak!!"


"Emang dasar ya dasar tuh singa jantan!!" lanjut Ferdi.


kata Krisna.


"sumpah apa?" kata mama Syila.


"Itu ma, dulu waktu kak Kris masih jadi pengantin baru, kita pernah gosipin papa Kenan galak! eh kak Kris nyumpahi aku semoga jadi menantu kembarannya yang lebih sadis! hahahhaahha!"


Ferdi yang tak sadar dengan tatapan tajam mata sang papa asyik bercerita, sedangkan Krisna sudah menelan Saliva nya susah payah, sang mama memang pandai memancing kembaran si Singa juga.


"Jadi kalian sering ngosipin papa?" tanya Kenan menekannya kata gosip.


Ferdi baru sadar dan langsung nyengir kuda!


"Gak lah papa ganteng!! mana berani aku! kalo kak Kris aku gak tau!!"


"Dasar penghianat!!" ucap Krisna kesal.


"Kalian berdua!! bantu papa berkebun Sekarang!!" ucap Kenan sambil berdiri dari duduknya.


Ferdi dan Krisna melongo mendengar permintaan sang Papa. Berkebun??? di jam makan siang???


Krisna seakan mengalami dejavu sedangkan Ferdi sudah ngedumel gak karuan, Kayla Haris dan Naina sudah cekikikan mengetahui mereka di hukum papa Kenan.


"Ma...bantuin dong!!! papa lagi kumat!" ucap Ferdi.


"Hush!! diam...sudah pergi sana ganti baju kamu!!"


Kata mama Syila yang tak bisa membantu kedua anak lelakinya itu.

__ADS_1


"Semangat kakak-kakak!" ucap Kayla


"Semangat ayah... Daddy" ucap Naina mengajari Kamilaa.


cemangat ayah ... Daddy....." ucap Kamilaa...


yang mana membuat Kayla dan Haris semakin tertawa.


"Ferdiiiiiiii...krisnaaaa cepat!!"


"Ya paa!" jawab mereka bersamaan.


*********


"Kak cangkul yang itu!!"


"Kamu aja! kenapa harus aku!! aku sedang memetik cabe!!"


"Haissshh!! panas banget kak!! mending aku fitness sama-sama berkeringat tapi adem!!" ujar Ferdi.


"mending aku berkeringat sama Naina di atas ring empuk!!" saut Krisna.


"Dasar mesum!!! jaga bicara nya!! aku masih polos kak!!"


"Helehhh polos apanya!!"


mereka malah beradu argumen tanpa bekerja sama sekali, Kenan yang melihat mereka dari tempat teduh segera memperingatkan mereka.


"Mau sampe kapan ngobrolnya?? kerja!! jangan malas!! lihat kebunnya masih belum rapi!!" teriak Kenan.


"Ya pa!!" jawab mereka bersamaan.


"Katanya suruh bantuin papa berkebun, ini ma bukan bantuin dia enak-enak jadi mandor,..lhaaa kita yang kerja!! panas banget lagi!! celetuk Ferdi


"Kini amat nasib kita kak!! kalo bukan demi nikahi Raisya mending aku kabur aja dari rumah!" ucap Ferdi lagi terlihat lemas.


"Apa hubungannya dengan Raisya?"


"Papa itu satu-satunya alat aku buat bujuk om Singa biar melancarkan Raisya dan aku ke pelaminan!"


"Emang om Singa gak mau kamu jadi menantu nya?"


"Bukan gak mau!! aku rasa hanya sok jual mahal aja!"


"Ciihh emang ada calon mertua jual mahal???"


"Ada!!"


"Siapa?!"


tanya Krisna dan kemudian Krisna dan ferdi saling pandang, Krisna ingat bagaimana drama pernikahan nya dengan Naina. Ferdi menaikkan alisnya ke atas dan....


"Papa Kenan!" ucap mereka lagi-lagi bersamaan,di akhiri dengan tawa yang membahana.


bersambung...


# Nah...nah..nah..Liat gimana kelakuan ferdi dan Krisna!! lagi di hukum aja ngosipin papa Kenan!! memang anak gak lucknut kan? 😂😂😂😂 pantesan dapat hukuman!

__ADS_1


__ADS_2