Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Kalah taruhan


__ADS_3

Karena ulah Ferdi beberapa minggu yang lalu, kini Krisna dan Haris enggan ke rumah sang mertua, alasannya karena malu! wibawanya sebagai menantu baik-baik hancur sudah karena Ferdi yang dengan tanpa dosanya mengatakan bahwa mereka berdualah maha guru atas segala kemesuman Ferdi. Krisna bahkan bisa di katakan sebagai anak lelaki papa Kenan yang paling sopan, paling santun dan terlihat dari wajah ramah nya begitu terlihat polos, sayang seribu sayang sekarang image itu hancur seketika gara-gara mulut lemes lelaki yang paling muda di antara mereka itu.


"Lhoo Kayla!! apa kabar cantik!" sapa Ferdi di akhir pekan ini, Kayla sengaja datang dengan si kembar karena ada misi tersembunyi.


"Baik kakak ku yang tampan! sini deh kak!" pinta Kayla.


"Kok bau-bau gak menyenangkan ya?" kata Ferdi.


"Cciiihhh.....sini deh kak!"


Ferdi mendekati Kayla,jangan lupakan anak koala yang sudah mengapit leher Ferdi dengan tangan mungilnya.


"Eno turun dulu napa?" kata Kayla.


"No mami, Eno mau uncle!! uncle boleh di bawa pulang mami?" tanya si kecil.


"Kamu kata uncle boneka Teddy! main bawa pulang aja!! ntar di rumah uncle kamu bisa ngabisin beras mami!" kata Kayla pada Eno.


"Emang aku ayam!!!" sungut Ferdi.


"Uncle mau jadi ayam?... Eno mau jadi itiknya!" kata Eno girang, yang mana membuat Kayla terbahak-bahak.


Raisya yang sekarang khusus masak sama mama Syila sampai ikut menoleh ke arah ruang keluarga, jangan lupakan di duo Art Laras dan Ningsih yang malah lebih dulu intip- mengintip Ferdi.


"Non Raisya hebat ya bisa dapetin tuan Ferdi! resep nya apa non?" tanya Laras tanpa malu sambil mengelap beberapa mangkuk di dapur.


"Aduuh mbak Laras! perjuangannya berat kali mbak dapetin dia! tau sendirilah dia kan waktu itu pacaran sama bule!" kata Raisya.


"Bukan apa-apa nih ya non! bule nya si cantik tapi manis dan cantik kan nona Raisya, produk lokal gitu non lebih menggoda! kayak tuan Ferdi! hi hi hi hi hi!" ucap Laras tanpa sadar, namun Raisya tau kalo mbak Laras dan mbak Ningsih hanya kagum dengan Ferdi.


"Hush! kamu tuh apaan sih Ras!" sentak Ningsih merasa gak enak sama nona Raisya nya.


"Santai aja mbak...aku gak papa kali!"


"Kalo ada kembarannya aku mau deh non! langsung tak putusin pacar aku non! ha ha ha ha ha ha?"


mereka bercanda ria sambil menunggu mama Syila mengambil sesuatu untuk meneruskan kursus masaknya.


sedangkan di ruang keluarga, Kayla nampak memberikan sesuatu pada Ferdi.


"Apa ini?" kata Ferdi

__ADS_1


"Tiket menuju tas Gucci keluaran terbaru! buka aja!"


kata Kayla.


"apaan ini?" tanya Ferdi membolak-balik sesuatu di tangannya.


"Tespek!!"


"Hah?? maksudnya?" tanya Ferdi heran dan menurunkan Eno dan di dudukan nya di sebelahnya.


"Kak!!! Kay hamil!!! Kay hamil kak!!!" ucap Kayla berbinar dan langsung ber hambur ke pelukan kakaknya, sekian detik Ferdi gagal paham, namun bukan Ferdi yang salah paham malah papa Kenan yang datang menghampiri mereka dengan ke salah paham nya.


"Kamu hamil anak Ferdi Kay?" kata papa Kenan dan terlihat begitu sedih.


"Apa??! " teriak Raisya dan puding di tangannya sudah berhamburan di lantai.


"Eh tuyul! tuyul...tuyul!" latah mama Syila menabrak Raisya yang tiba-tiba saja berhenti.


"Ma....hiks... hiks....abang hamilin istri orang!!" celetuk Raisya


"Eh lho yank..... maksudnya apa?" tanya Ferdi malah binggung sendiri dengan perkataan istrinya dan me dekati Raisya.


Ferdi menutup mulutnya sang istri dengan tangannya sambil nyengir kuda. kalo Ferdi tidak menutup mulut istrinya bisa di pastikan Raisya akan membeberkan semua kegiatan nya di dalam kamar pada seisi rumah yang lagi berkumpul, Ferdi yang masih membungkam mulut Raisya membawanya duduk di sofa, Haris yang baru saja datang keheranan dengan apa yang terjadi, namun dia lebih memilih untuk ke kamarnya membersihkan diri.


"Jelaskan!!!" kata papa Kenan pada Kayla dan Ferdi.


"Apa yang mau di jelasin pa? aku emang hamil kok?"


"Huwaaaaaaaa....." tangis Raisya pecah mendengar penuturan Kayla yang terlihat tanpa dosa.


bukannya menjelaskan pada sang papa, Kayla hanya geleng-geleng kepala dan Ferdi sedang berusaha menghentikan tangis istrinya.


"Maksud kamu apa hamil anak Ferdi?" tanya papa Kenan bertepatan dengan Haris yang memasukinya ruang keluarga.


"Apa maksud papa?" tanya Haris dingin dan menatap tajam Ferdi dan Kayla bergantian.


"Runyam sudah!" gumam Ferdi sambil terus memeluk Raisya yang sudah berontak di dalam dekapannya.


"Bee!! aduuh ini semua gara-gara papa!" ucap Kayla sinis pada sang papa, ya semua kesalahan pahaman ini berawal dari komentar sang papa tanpa menanyakan terlebih dahulu apa yang terjadi beberapa saat yang lalu.


"Lhooo salah papa apa?" tanya papa Kenan

__ADS_1


"Papa tanya Kamu hamil anak Ferdi Kay? itu yang salah pa!! padahal Kay kan hamil sama suami Kay sendiri pa! Kayla lebih suka sama bule ya... daripada sama produk lokal!! lebih gede dan mantap!!" ucap Kayla ambigu.


"Eh jangan salah!! biarpun lokal tapi bisa bikin merek-melek gak tahan!" saut Ferdi tak mau kalah.


"Hush!!! ngomong apa sih kalian ini!" sela mama Syila yang dari tadi hanya sebagai penonton saja.


"Kay itu hamil ma,pa...trus Kay kasih tau kak Ferdi soalnya Kay menang dalam taruhan kali ini!" ucap Kayla, mendengar kata taruhan Raisya langsung ingat sesuatu.


"eh iya kay! jadi kamu beneran hamil bukan anak Abang?"


"Ya bukanlah!! aku masih mau nyetak wajah-wajah bule, biar orang di samping kamu tuh sya terbiasa sama wajah bule! biar kalo ketemu cewek bule matanya gak jelalatan apalagi liat sang mantan!"


"Berisik! trus ngapain kamu kasih tau aku kalo kamu hamil?"


" kan aku bilang tadi, itu adalah tiket aku buat dapetin tas Gucci keluaran terbaru!"


"maksudnya?"


"Abang....aku taruhan sama Kay...!" kata Raisya semanis mungkin pada Ferdi agar suaminya tidak marah padanya.


"Maksud nya apa? abang gak paham!"


" jadi Raisya taruhan sama Kay bang?!"


"Taruhan nya apa?" tanya Ferdi dengan mode gilanya.


"Kalo di antara kita berdua siapa yang hamil duluan harus di belikan apapun yang dia mau! dan aku kalah abang!" rengek Raisya.


"Trus apa mau kamu Kay!"


semua mulai paham dengan situasi yang terjadi di ruangan itu.


"Nih! tas Gucci keluaran terbaru!!!!" kata Kayla sambil menunjuk kan layar ponselnya arah Haris.


"Ohh Tuhan Kay!!! itu setara dengan harga sebuah mobil!!! bangkrut aku kay... bangkrut!!"


Papa Kenan dan mama Syila cekikikan sendiri melihat ekspresi ferdi dan wajah bersalah sang menantu Raisya.


ada-ada saja mereka, pikir mama Syila.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2