Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
88


__ADS_3

"A--apa!!? Fer-ferdi kamu menikahi anak kecil ini?!"


Sonia kaget dengan penuturan Kayla,bahkan Kayla bilang kalo dia sudah hamil.


"Apa kamu menghamili dia dulu?


lanjut Sonia,harapan Sonia buat ngejar-ngejar Ferdi yang nyatanya sangat keren baginya sekarang pupus sudah karena Ferdi sudah berisi.


"Itu Sonia dia bu...."


"sayang ayooo!!!'


sentak Kayla sambil menarik tangan Ferdi yang masih mau bicara dengan Sonia.


"maaf Sonia lain kali kita bicara lagi...."


ucap Ferdi yang berjalan sambil ditarik oleh Kayla keluar cafe.


Diluar cafe, Kayla langsung melepaskan tangan Ferdi,karena sudah dipastikan Ferdi bakalan murka dengannya.


"Nona Kayla!! berhenti!!"


kata Ferdi dengan geram


"Jelaskan semua ini?!"


lanjut Ferdi sambil mengepalkan tangannya karena merasa jengkel dengan adik dari sahabatnya itu.


"eh kak,liat tuh ada discon!! ayo kesana kak!"


ucap Kayla mengalihkan pertanyaan Ferdi.


Ferdi melihat jam di tangannya sekilas,jam sudah menunjukkan pukul 3.45 sore,dengan cepat Ferdi menarik tangan Kayla


"Kita pulang!!! jelaskan ini di rumah!!...oh Tuhan Kayla!!! aku bener-bener ini ngulitimu dan menjadikannya krupuk kulit!!!"


ujar Ferdi dengan emosi yang ditahan,


"Katanya kakak sudah tidak mau ngurusin pabrik krupuk kakak!! kok masih nyari bahan buat krupuk kulit?!"


kata Kayla mencoba mencairkan ketegangan diantara mereka.


Ferdi tak memperdulikan kata-kata Kayla,dia sudah berjalan ke parkiran dan memaksa Kayla masuk ke dalam mobil.


Karena melihat Ferdi marah, Kayla berharap dia diperbolehkan pulang sendiri,namun Ferdi malah melotot tajam ke arah Kayla.


drt...drt...drt...


"Hallo Fer?? kamu dimana?" suara dari si penelepon


"Lagi dijalan! kenapa?"


"Ada kerjaan nih,mau ambil gak?"


"boleh kapan bisa ketemu!"


"besok siang gimana?"

__ADS_1


"siap bro....eh Ton, Singa peliharaan kamu butuh makan gak?"


ucap Ferdi sambil melirik ke arah Kayla yang diam saja, keusilan Ferdi tiba-tiba muncul gegana Anton teman kampusnya menelpon,dan Anton memang punya peliharaan seekor singa


"emang kenapa? mau di gratis ya?"


kata Anton yang gak tau kalo Ferdi tengah ingin mengerjai seseorang.


"hemm hari ini aku dibuat jengkel sama seseorang! barangkali singa itu butuh makan!! aku bawa dia ke sana sekarang!


dagingnya gak mungkin alot,tulangnya juga masih bisa dimakan soalnya ini makanan nya masih muda!"


Kayla seketika menoleh ke arah Ferdi,namun dilihat nya wajah Ferdi,wajah itu sangat serius bukan dengan wajah tengilnya saat mengusili Kayla seperti biasanya.


Glek...


Kayla menelan ludahnya susah payah,dia tau kalo Anton teman Ferdi memang punya peliharaan singa di rumah besarnya,karena Anton memang punya banyak koleksi hewan peliharaan.


"Kak Ferdi.... kita pulang yuk!! mama tadi nyariin!"


ucap Kayla dengan mode manjanya.


"Kita kerumah temenku dulu"


jawab Ferdi setelah mengakhiri sambungan teleponnya.


"Gak usah kak!! kay turun sini aja!"


"Kamu mau menghindari kakak kay? heemmm!! kakak masih jengkel nih sama kamu"


kata Ferdi dengan senyum miring yang membuat Kayla semakin takut,saking takutnya Kayla bahkan tak sadar kalo mobil yang dikendarai Ferdi sudah masuk pekarangan rumah Kenan,sang papa.


"Okey Kay manis,bocil sayang!!! katanya apa maksud perkataan kamu tadi!!"


"Kay naik dulu kak,mau mandi gerah!!"


"Jangan lari dari tanggung jawab kamu kayyyy! kamu bikin temen kakak salah paham!! dan kakak gak suka ya kalo kamu di bicarakan dia di belakang kita!! dia itu pembawa acara gosip paling hott! dikampung!! gimana ceritanya kalo semua orang dikampung ku tau kalo aku menikah di sini tanpa ada kabar berita!! apalagi kalo kakakku tau!!"


"Jadi tadi bukan kali pertama kakak ketemu dia kan??"


"kakak selalu menghindar dari dia kay,dia itu wanita yang aneh! sekarang kamu malah bikin ulah!! pasti dia bakal bikin yang aneh-aneh di kampung kakak!!"


"Bikin ulah apa? justru Kay bantu kakak buat jauh sama dia!!"


"Tapi gak bilang gitu juga kaaayyyy!!"


ucap Ferdi sudah mulai geram.


"Emang apa salahnya!!! Kay cuma bilang kay pingin makan es cream doang!"


"Cuma makan es cream doang?!!yakin kamu Kay?!!"


"Iya...ya ... Kay bilang Kay lagi ngidam es cream anak kak Ferdi!!!"


teriak Kayla saking jengkelnya pada Ferdi.


"Apa???!!"

__ADS_1


Syila dan Kenan teriak bersamaan, Syila sudah memegang lengan Kenan yang sudah oleng karena teriakan Kayla barusan!


"Oh Tuhan....runyam sudah urusannya ini!!"


gumam Ferdi sambil menjambak rambut gondrong nya sendiri.


"Papa... Mama!Kay bisa jelasin ini semua pa..ma.. Kay cuma ngidam es cream...eh...anu maksud kay....bukan begitu..ini...!"


saking takutnya Kayla melihat sang papa,kay malah bicara tak karuan, Ferdi ingin sekali membenturkan kepalanya ke dinding yang ada di dekatnya saat ini.Dia begitu geram dengan apa yang dikatakan Kayla, Ferdi hanya bisa memijat pangkal hidung nya karena pusing dengan semua tingkah Kayla.


"Ferdi!!....kamuu!!!"


teriak Kenan,namun belum sempat menyelesaikan kata-katanya, dari arah pintu datang seseorang yang sudah dinantikan selama ini.


"Assalamualaikum pa..ma.."


Naina datang bersama Krisna,melihat semua orang bersitegang, Naina dan Krisna binggung,bahkan ucapan salamnya saja tak ada yang membalas, semua orang hanya terdiam melihat Naina dan Krisna.


"Kakak cantik!!!"


teriak Kayla langsung berlari ke arah Krisna dan memeluknya.


"wooow...pelan nona berisik!!kakak juga kangen sama kamu" balas Krisna.


sejenak Ferdi merasa terselamatkan dengan kedatangan Naina dan Krisna.dia lega sekarang Kenan papa Kayla teralihkan ke masalah Naina dan Krisna, paling tidak dia punya waktu untuk menjelaskan kesalahpahaman diantara mereka nanti.


Mereka semua duduk di ruang tamu, Kayla duduk disamping Ferdi,sedangkan Naina dan Krisna duduk berdua di depan Kenan dan Syila.


"Baru kamu balikin anak saya!!"


kata Kenan to the point.


"Pa... Nai yang minta...."


ucapan Naina terputus oleh tatapan tajam sang papa.


"Maaf om,ibu dan bapak masih kangen sama Naina,jadi meminta Nai buat beberapa hari disana"


"Alasan kamu!! besok-besok lagi saya tak akan mengijinkan anak saya pergi kesana!"


"Saya mencintai Naina om! ijinkan Nai bersama dengan saya om"


ucap Krisna tegas,kali ini dia berjanji akan memperjuangkan cintanya.


"Naina akan pergi kuliah ke luar negri,jadi jangan ganggu dia dengan hubungan tidak jelas kalian!"


Airmatanya Naina langsung jatuh,dia menggenggam erat tangannya sendiri,merasa cemas dan panik jika sang papa memisahkan nya dari Krisna, Naina bahkan sudah bertekad tidak akan kuliah ke luar negri,karena alasan sejatinya pergi ke sana adalah Krisna,dan sekarang Krisna sudah ada dihadapannya,maka dia tidak perlu mengejar Krisna sampai keluar negri.


"Saya akan berjuang untuk Naina om, dan hubungan kami jelas om!!saya mencintai anak om Naina!saya akan melindungi dan membahagiakan nya seperti diri saya sendiri om,bahkan mungkin lebih!!"


ucap Krisna dengan tegas dan tanpa rasa takut dimatanya, baginya Naina adalah segalanya Sekarang!!.


"Oohh so sweet....!"


celetuk Kayla ditengah ketegangan yang terjadi.


sontak saja dia mendapat tatapan tajam dari orang tua dan kakaknya.

__ADS_1


Ferdi yang berada disampingnya spontan menepuk jidatnya sendiri.


bersambung...


__ADS_2