Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Ngidam aneh ala Raisya


__ADS_3

Hari demi hari dilalui Raisya dengan tenang dan tanpa hambatan, namun berbeda dengan Ferdi sang suami, dengan permintaan-permintaan yang di balut dengan kata ngidamnya ibu hamil membuat Ferdi kewalahan sendiri.


Bagaimana tidak beberapa hari ini tiba-tiba saja dia ingin menginap di rumah Kayla, bermain dengan si kembar dan Papinya Mereka tentu nya.hal itu tentu saja membuat Ferdi kesal melihat wajah kemenangan dari dua spesies gesrek tersebut, Haris yang dingin dan datar di depan karyawan-karyawan dan klien nya berubah jadi bule gesrek di rumah atau di lingkungan keluarga nya.


Delina sudah berumur 8 bulan beda 7 bulan dari kehamilan Raisya memang, dia sedang lucu-lucunya, anak gadisnya Kayla itu juga suka sekali ber main dengan mengelus perut besar Raisya.


"Udah tau jenis kelaminnya kak?" tanya Kay yang ikut mengelus perut besar Raisya.


"Udah...!"


"Oya?" tanya Kay antusias


"Iya Kay, dua cewek satu cowok!" jawab Raisya


"Waahhh selamat ya!"


"Makasih kay!" ucap Raisya


"Repot gak Kay ngurus mereka bertiga?" tanya Raisya mencoba menggali pengalaman dari Kay sepupunya yang sudah ber anak tiga itu.


"Gak sih, kan si kembar udah besar sekarang Sya jadi agak mendingan, cuma papinya yang bikin repot!" ucap Kay di akhir i suara cekikikan dari dua wanita tersebut.Yang mana hal itu masih bisa di dengar oleh Haris.


"Mana ada aku ngerepotin Mine! yang ada kamu yang selalu minta di repotin!!" ucap Haris membela diri.


"Heleh alesan aja kamu Bee!! siapa yang gak tau waktu dan gak tau tempat sekarang??!! udah persis kayak kak Ferdi Sya!!" ucap Kay yang masih ingat perlakuan Ferdi sebelum Raisya hamil.


"Kay..kok jadi kakak di ikut-ikutin! suami kamu emang udah gesrek dari sononya!!" Ferdi yang tak terima

__ADS_1


"Ya..sononya tuhh kamu kak!!"


"Ha ha ha ha ha ha!'" gelak tawa kedua lelaki itu mewarnai ruangan tersebut.


Dan tiba-tiba datang Farel dan Jhon, kakak angkat Haris yang merangkap jadi asisten nya datang bersama anak sambungnya. Ferdi langsung memanyunkan mulutnya! siapa lagi pelaku utama kalo bukan Raisya, acara kehamilan Raisya kali ini sungguh aneh.dia suka sekali berbaur dengan yang berbau bule-bule.


"Kamu tuh ya Bocil!! aneh! ngidam kok pengen ketemu bule! mandang foto bule! disuapi sama bule!!! bikin gedek aja!!"


Ucap Ferdi beberapa waktu lalu, karena dengan seenak jidatnya saja, tiba-tiba Raisya mau ke rumah Om Alex suami dari Tante Namira,dan anehnya dia ingin di suapi oleh Om Alex.Lelaki bule itu dengan senang hati menyuapi keponakannya itu,belum lagi tiba-tiba dia minta di beliin es cream dan jalan berdua dengan suami Belinda sahabat suaminya yang notabenenya adalah sepupunya sendiri, Abizam anak sulung tante Namira.


"Kamu suka banget sih sama bule!!! apa perlu aku operasi wajah biar kayak bule!!" keselnya Ferdi sudah di ubun-ubun, kehamilan seseorang dengan ngidam yang sangat aneh memang banyak Ferdi dengar, namun ngidam dengan lelaki bule baru di alami oleh istri kecilnya itu.


"Anak kamu mau Mengenang mantan bang!" ucap Raisya kala itu.


"Maksudnya?" tanya Ferdi binggung.


"Iyalah!! cinta pertama bapaknya kan bule!!" ucap sinis Raisya,dan yakinlah ini kali pertama si wanita bucin itu berkata ketus pada suaminya.


Cindy! Ferdi menyakini bahwa gadis itulah yang di maksud oleh Raisya, walaupun rasa cinta pertama susah di hapus tapi Ferdi sudah benar-benar menghapus nama Cindy dari hatinya, hatinya telah dipenuhi dengan Raisya, Raisya dan Raisya,Ferdi salah tingkah sendiri, Raisya memang penurut karena bucin akut pada Ferdi, tapi kalo soal menyangkut masalah wanita, Ferdi sudah tak bisa berkutik lagi, maka dari itu Ferdi terkenal orang yang dingin dan cuek pada semua wanita kecuali keluarga nya, bahkan ada beberapa klien yang terang-terangan menyodorkan anak gadisnya pada Ferdi, walaupun mereka tau bahwa Ferdi bukanlah anak kandung Kenan namun kemampuan dan potensi Ferdi mengembangkan perusahaan Kenan membuat banyak pebisnis mengincar nya sebagai menantu.


Dan hari ini,masih dengan tidak tau dirinya, Raisya mengajak menginap di rumah Kayla dengan niat terselubung, dan benar saja Jhon sing bule tulen bahkan tanpa ada darah campuran pribumi itu tiba-tiba datang atas permintaan Raisya istrinya, dan Ferdi baru saja tau beberapa menit sebelum Jhon datang.


"Apalagi sekarang?" tanya Ferdi ketus dan menatap tajam pada Jhon.Jhon yang datar seperti biasa seakan tak peduli dengan tatapan tajam Ferdi.


"Kak kau sudah datang?" kata Raisya yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"kak?? sejak kapan Jhon jadi kakakmu??!" ucap Ferdi datar dan dingin, Raisya hanya bisa menelan ludahnya pelan,dia tau mode galak sang suami menandakan dia cemburu akan kehadiran Jhon.

__ADS_1


"Dia lebih tua dari kita bang, harusnya memang dipanggil kak kan? benar kan Kay?" kata Raisya meminta pembelaan dari Kayla.


"Iya dong! kamu benar Sya!"


"Ciihh...sedang apa di sini? aku dengar istri mu hamil! kenapa gak menjaga dia di rumah!" kata Ferdi


"Ada Iqbal di rumah!" jawab Jhon singkat, sedangkan Farel sudah bermain dengan Eno dan juga Rio.


"Bagaimana mau sekarang?"


Tanya Jhon pada Raisya yang entah sejak kapan begitu lembut tutur katanya, tentu saja lembut menurut penglihatan Ferdi yang sedang cemburu karena ngidam aneh istrinya,padahal wajah kaku dan datar jelas terpampang di wajah bule itu.


"Iya kak! mau...mau...mau!!" kata Raisya antusias.


Jhon membantu Raisya yang berperut buncit itu berdiri dan memapahnya mengarah ke tempat tujuan nya.


"Ehh.... Jhon!!! aku bisa memapahnya sendiri!! sini lepaskan dia!" kata ferdi sambil mengejar Jhon dan Raisya, Haris dan Kay sudah cekikikan gak jelas, melihat pemandangan Ferdi cemburu itu adalah hal yang sangat langka.Raisya dan Jhon tak mempedulikan teriak kesal Ferdi.Hingga setengah jam kemudian, sebuah hidangan terpampang nyata di depan Raisya, Raisya terpaku dan berbinar melihat keinginan nya tercapai. Ferdi hanya melongo melihat sesuatu di depannya,dia sungguh tak percaya akan apa yang dilihatnya.



"Yang benar saja Sya??!!! kalo cuma makan seperti ini aja aku juga bikinin!! ngapain kita jauh-jauh ke rumah Kay dan menyuruh Jhon memasaknya!!!"


ucap Ferdi dengan kesalnya melihat nasi putih dengan telur ceplok di tambah sedikit kecap manis.


"Aku kan pengen bule yang masak bang! kan abang bukan bule!' ucap Raisya tanpa dosa hingga senyuman mengejek terlihat di bibir Jhon, tentunya lagi-lagi senyum mengejek versi Ferdi.


'Aaaaaaargghhhh RAISYAAAAAA!!!!!' teriak Ferdi yang hanya bisa di ucapkan di hatinya.

__ADS_1


Suara gelak tawa terdengar dari sepasang manusia siap lagi kalo bukan Kay dan Haris.


bersambung....


__ADS_2