
"Ada apa mas?" tanya Rika yang melihat heran dengan apa yang di lakukan Jhon.Jhon melepaskan jas yang di pakainya, membuka sepatu dan setelah nya meraih tubuh sang istri.
"Mas ada apa?" tanya Rika lagi.
"Aku mau kamu!"
"Eh.. maksud nya a-apa mas?"
Tanpa membalas pertanyaan dari Rika, Jhon sudah melumaat habis bibir Rika, wajah yang sudah di rias setengah jalan itu sudah berantakan, Jhon menikmati kebersamaan bersama sang istri,lebih tepatnya memaksa sang istri melayaninya hanya gara-gara ke tiga tuan muda gesrek yang membuat belalai gajah miliknya berdiri dan terasa sesak di bawah sana. Rika yang memakai jubah mandi mempermudah Jhon untuk melucuti pakaian yang menempel pada tubuh istrinya.
Jhon mempraktekkan semua adegan demi adegan yang terekam di otaknya akibat racun yang di tebarkan oleh tiga tuan muda gesrek tersebut. Akhirnya sofa yang ada di ruang rias tersebut menjadi tempat pertama pelepasan keperjakaan Jhon.
Rika yang sudah lama tak berhubungan intim dengan lelaki lain,dia yakin kalo nanti dia akan merasa sakit di pangkal pahanya, apalagi belalai gajah milik bule itu terlihat besar dan kokoh tak tertandingi.
"Maaasss ..bisa gak itunya di kecilin dikit?" kata Rika dengan polosnya.
"ini udah kecil sayang....janji gak akan sakit banget!" padahal kenyataannya milik jhon memang melebihi ukuran.
"Janji ya?" kata Rika memohon.
Jhon hanya menjanjikan kata-kata palsu saja, bagaimana mungkin gak akan sakit pikir Jhon kalo milik sang istri sudah lama gak di masukin sesuatu karena terlalu lama menjanda.
Sedikit mengingat video yang di pertontonkan tiga lelaki minim akhlak itu, Jhon mulai beraksi, mengabsen setiap lekuk tubuh sang istri, karena kejahilan jari jemari Jhon, desahan kecilpun lolos dari mulut Farika, Jhon semakin giat memainkan peran lidah,mulut dan tangannya, kini puncak gunung Himalaya menjadi sasarannya, Rika semakin di buat tak karuan, dia sudah meliuk-liuk bak cacing kepanasan.
"Hentikan mas!" pinta Rika, namun bukan Jhon namanya kalo bisa di hentikan dengan mudah.Jhon malah semakin membuat Rika kewalahan dan akhirnya Rika tumbang terlebih dahulu, melihat sang istri yang tersengal- sengal, Jhon memposisikan diri, dan beberapa detik kemudian...
jlebbb......
Jhon,si murid dadakan 3 lelaki tampan minim akhlak itu, sudah memainkan perannya dengan baik! rintihan kesakitan sang istri dia dengar bagai angin lalu, Jhon berusaha membuat sang istri melupakan rasa sakitnya yang tak seberapa di bandingkan rasa nikmat yang akan istrinya dapatkan nanti, dan benar saja Rika sudah mulai menikmati permainan suami nya. Karena hampir setengah jam Jhon tak keluar dari kamar rias tersebut, para perias menunggu dengan gelisah di depan pintu kamar.
__ADS_1
"Duuhhh ngapain sih Tuan Jhon di dalam?" kata si perias itu.
"Masa' incip-incip ya Din?" saut temannya.
"Hush!! incip-incip apanya? ngawur kamu!!"
"Nah gimana dong? harusnya kan udah selesai merias pengantin nya! ini tuan Jhon malah nyuruh kita keluar!! apa dong yang dilakukan dia kalo bukan incip-incip!!" kata teman si perias tersebut sambil cekikikan membayangkan hal yang enggak-enggak.
"Sedang apa kalian di sini?" pertanyaan datang dari arah belakang, ternyata ketiga lelaki si guru mesum Jhon benar-benar mencari Jhon Setelah setengah jam lebih tak kunjung kembali.dan Haris lah yang menanyakan nya.
"Ehh Tuan..itu..kita di suruh nunggu diluar!" kata si perias
"Siapa yang nyuruh nunggu di luar?" tanya Ferdi penasaran juga.
"Tuan Jhon!! kayaknya lagi incip-incip malam pertama!! soalnya udah Setengah jam lebih gak keluar-keluar!" jawab temannya yang memang bermulut lemes. si perias membungkam mulut temannya tersebut.
"Maaf tu-tuan! kami ke toilet sebentar, sebaiknya tuan panggil sendiri tuan Jhon nya saja! permisi!!" saut si perias ambil menyeret temannya tersebut.
tok
tok
tok
"Jhon!!! buka!!! aku tau kamu ngapain!!! keluar!!!"
Teriak Haris, bisa di pastikan dia akan di cincang Kayla kalo tau apa yang di lakukan Jhon saat ini gara-gara dirinya dan kedua anak papa Kenan yang lain.
"Jhoon!!! gila ya kamu!! semua undangan nunggu kalian selesai di rias!! ayooo hentikan sekarang!!" Ferdi pun ikut Teriak.
__ADS_1
Yang di dalam....puk..puk... Rika memukul punggung Jhon berkali-kali ...
"Mas! sudah mas.....cepat selesai kan dulu!!! mereka menunggu kita!!!" ucap Rika.
"Hemmmm" ucap Jhon sambil mempercepat tempo gerakan nya, dan beberapa saat kemudian apa yang diinginkan Rika terjadi pula! Jhon ambruk dengan kepala berada di ceruk leher sang istri, Rika mendorong tubuh Jhon meminta dia membersihkan diri, dan mandi kilat Jhon pun sudah selesai.
ceklek.....
"Apa yang kalian lakukan disini?"
si muka datar Jhon bertanya pada 3 satpam dadakan malam pertama nya dengan santainya tanpa beban.hanya tatapan tajam dari Haris yang dia dapatkan sebagai jawabannya.
"Udah Jhon? berapa ronde?" tanya si gesrek Ferdi, dan dia mendapatkan jitakan dari kakaknya, Krisna.
"Awwwoww sakit kak!!" pekik Ferdi.
"Berapa lagi? waktunya singkat satu ronde aja cukup!" jawab Jhon yang mulai ikut kerasukan setan gesrek seperti 3 satpam dadakan tersebut.Mereka melongo mendengar Jawaban dari Jhon.
"Apanya yang satu ronde?" tanya si bumil Kayla tiba-tiba ada di Antara mereka, Kayla yang jadi Tuan rumah acara pernikahan Jhon merasa heran mengapa pengantin nya tidak segera keluar dan dia malah berpapasan dengan perias yang mengatakan hal yang tak masuk akal. akhirnya di sinilah Kayla berada.
"Ohh Mine sayang....ngapain kamu di sini!! ayoo kita turun ke bawah aja ya...." ucap Haris yang gak ingin Kayla tau masalah mereka yang ujungnya akan berimbas pada keberadaannya tidur malam ini. Kayla yang mau protes sudah di tarik pelan meninggalkan tempat tersebut, dan Haris memerintahkan kedua perias yang mengikuti Kayla tadi masuk ke dalam dan merias sang pengantin.
"Dasar pengantin gak ada akhlak!!! emang gak bisa di tahan sampai malam nanti!" kata Ferdi setelah kepergian sepasang suami-istri tadi.
"Yang begitu mana bisa di tahan!" jawab Jhon enteng.
"Emang kalian gak ikut bangga! murid satu-satunya belajar dengan cepat!" ucap Jhon datar sambil berlalu meninggalkan Ferdi dan Krisna di tempatnya.
"Jhoooooonnnn!!!" teriak Ferdi gemas, dan Krisan hanya bisa geleng-geleng kepala saja.
__ADS_1
bersambung