
Selamat Hari raya idul Fitri bagi yang merayakan.... yang jauh gak bisa mudik..jangan sedih....kita samaan!
Othor udah dua tahun gak mudik😂😂🤠( idih curhat )
Kita pilih-pilih Novel di Noveltoon, ganti baju bagus...duduk manis di ruang tamu dengan secangkir kopi ( othor gak bisa lepas dari kopi apalagi secangkir kopi dari para readers ðŸ¤ðŸ¤ ) dan hp di tangan kiri....baca novel pilihan para readers di aplikasi kesayangan kita aja ya.
sekali lagi selamat hari raya...
************
"Kak ferdiiiiiiii... aaargghh......!!!" Teriak Kayla karena orang pertama yang di lihatnya adalah Ferdi yang menggendong Nawfal sambil menimangnya masuk ke rumah dari arah teras Ferdi terkejut melihat Kayla dari jauh sedang memegangi perutnya.
"Kak Haris!! Kayla!!" teriak Ferdi karena tidak bisa menolong Kayla dengan keadaan menggendong Nawfal, Haris yang merasa namanya dipanggil langsung beranjak dari kursinya Setelah menyerahkan Kamilaa pada sang mertua.Haris melihat ke arah Kayla yang sudah terlihat kesakitan.
"Mine!!!" Haris berlari ke arah Kayla, dan dengan sigap Krisna berlari menyiapkan mobil untuk mereka, kemudian disusul Ferdi Setelah menyerahkan Nawfal pada Naina.
Ferdi segera membuka pintu mobil untuk Kayla dan Haris, kemudian Krisna yang berada di belakang kemudi.
Di rumah papa Kenan dan semuanya masih terbengong-bengong, karena panik mereka tak sempat berpamitan,hanya berlarian melakukan tugas mereka masing-masing.
"Ada apa sih?" tanya mama Syila yang belum menyadarinya
"anak kamu mau melahirkan ma!" ucap papa Kenan dengan wajah cemas nya.
"Apa?? Kay?? mana pa...dimana Kayla??" tanya sang istri dengan wajah cemas nya pula.
"Sudah di bawa ke rumah sakit ma ..sama mereka bertiga..udah mama tenang aja, kita tunggu kabar dari mereka".
Sedangkan di dalam mobil, Krisna yang hanya diam dan fokus pada jalanan, Ferdi yang ada disampingnya mencoba menenangkan Kayla.
"Iya.. Kay ..sabar!...jangan teriak-teriak gitu dong!" kata Ferdi bermaksud menenangkan Kayla, namun nasibnya berbanding terbalik.
__ADS_1
"Sabar!!sabar!!! kakak gak tau sih! gimana rasanya... aaargghh......sakit banget tau!!" bentak Kayla, karena Ferdi menyuruhnya berhenti teriak-teriak.
"Ya kakak tau!! simpan tenaganya Kay buat lahiran nanti!"
"Diam!! kakak diam!!" entah mengapa Kayla menjadi begitu galak!! mungkin karena dia harus menahan sakit karena kontraksi yang di alaminya.
"Kakak hanya mencoba menenangkan kamu Kay!" Ferdi yang masih ngeyel saja.
"Diam kak Fer!!! sini kamu kak!! sini!!! biar aku gigit kamu!!! biar tau bagaimana rasanya..aaargghhh Bee.....sakit!!!" teriak Kayla.Sedangkan Haris mencoba main aman, dia diam saja sambil memegang sang istri tanpa sepatah kata pun.
"Helehh... bikinnya aja cuma mendesah!! giliran mau lahiran teriak-teriak!" ucap Ferdi dengan santainya.
"Ferdiiiiiiii!!!"
"Ferdi!!"
"Kakaaaakkk!"
"Okey...okey....gas poll kak Kris!! lama-lama di dalam mobil Kay bisa jadi vampir!!" kata Ferdi mengingat Kay yang mau mengigit nya tadi. Krisna menambah kecepatan mobilnya, karena di rasa di depan sudah gak ada lagi mobil yang menghalanginya, beberapa saat kemudian dia sampai di rumah sakit yang di tuju. Ferdi segera berlari mengambil kursi roda setelah membantu Haris membuka pintu mobil untuk Kayla. Dan sesegera mungkin mereka melarikan kayla ke ruang bersalin, setelah di periksa oleh dokter ternyata kayla sudah mengalami pembukaan 4.
Krisna dan Ferdi yang duduk di depan ruang bersalin ikutan tegang, bahkan Ferdi beberapa kali berdiri dan mondar-mandir tak tentu arah, membuat Krisna pusing sendiri.
"Ferdi! bisa tidak kamu berhenti!! aku pusing!" kata Krisna
"Kak! Kay sedang di dalam bertaruh nyawa! bagaimana aku bisa tenang!!" ucap Ferdi.
"Ya Tuhan ini baru Kayla!! belum Raisya!! bagaimana kalau Raisya yang melahirkan? bisa runtuh bangunan rumah sakit ini!!" gumam Krisna.
"Lama sekali kak??? kenapa tidak sama dengan Naina? Naina cepet sekali!" kata Ferdi yang sudah mulai cemas.
"Fer..kamu datang di jam yang mepet saat kelahiran Nawfal, sedangkan dengan Kay kamu melihat dari awal dia kontraksi, jadi terlihat lama! padahal proses nya sama Fer!"
__ADS_1
jelas Krisna.
"Tapi ini lama kak! ini sudah hampir satu jam?? apa dokter di sini tidak bisa menangani pasien!! mereka tidak profesional sekali!! ini rumah sakit Hardiansyah kan? apa sebaiknya kita ganti saja semua suster dan dokternya??" ucap Ferdi yang sudah ke mode dingin dan datarnya seperti dirinya saat berada di kantor.
"Duduk!!! atau kau tau akibatnya Fer!!" perintah krisna sambil menekan setiap kata-katanya, segalak apapun Ferdi di kantor, kalo sudah berhubungan dengan kakaknya itu, Ferdi pada akhirnya luluh juga!.
"Haiishhh iya ya kak!!"
Beberapa saat kemudian terdengar suara bayi terlaris dari ruangan bersalin, Ferdi langsung berdiri di ikuti oleh Krisna.
"Fer..udah lahir!!" pekik Krisna
"ya kak!! akhirnya lahir juga!!"
Haris membawa keluar anak-nya yang baru lahir, namun sudah di bersihkan oleh suster.
"Waahhh cewek kak!" ucap Ferdi senang.
"Iya dong!!! ucap Haris bangga.
"Kay?" ucap Ferdi masih terlihat khawatir dengan sang adik.
"Sedang di bersihkan! sebentar lagi di pindahkan ke ruang rawat". kata Haris.
"Biar aku bilang telpon yang ada di rumah,kasih kabar kalo Kay sudah melahirkan!" kata Ferdi.
Mereka melihat beberapa saat bayi mungil yang baru saja di lahirkan oleh Kayla, terlihat jelas di wajah Haris, kebahagiaan yang tak terhingga, rasa syukur atas kehadiran bayi perempuan yang dia idam-idamkan.
"Ini anak mu Ris!! gak nyangka kita bisa sampai ke tahap ini!" ucap Krisna sambil memegang bahu sahabatnya itu.
"Ya...ini anakku Kris....Delina...dia anak perempuan ku!" kata Haris dengan mata berkaca-kaca, mengingat nama sang mama yang sekarang dia sematkan untuk anak perempuan nya.
__ADS_1
bersambung