
1 bulan sebelum acara.
tok...tok...tok
"Masuk..!"
perintah Kenan
"siang om...."
seorang pemuda yang cukup tampan masuk ke dalam ruangan Kenan.
"oo.... Haris,masuk...masuk...om sudah menunggu kamu!"
"bagaimana kabar papa dan mama kamu?"
lanjut Kenan.
"mereka baik om.... mereka akan meluangkan waktu untuk bertemu dengan om Kenan dan keluarga"
"Ah sudahlah memang jarak yang tak bisa mempertemukan kami secara rutin"
"kamu menetap disini? "
" belum pasti om...lihat nanti bagaimana,kalo memang mengharuskan tinggal tentu a
saya akan tinggal!"
"Apa kamu sudah dengar dari papa kamu? soal permintaan saya?"
"sudah om...."
"bagaimana? kamu setuju?"
"saya setuju om!"
#######
drt....drt..... drt
"angkat kak!!!! "ucap Kayla sambil mondar-mandir di depan hotel.
"angkat!!!!!!"
Kayla mulai gusar,selama ini dia memang tak pernah mencampuri urusan Naina sang kakak,karena hubungan Krisna dan Naina menurut dia masih bisa diperbaiki, Krisna yang sekarang menetap di kota J memudahkan Kayla menyatukan mereka suatu saat nanti,namun hari ini dia di buat kalang kabut ketika tau bahwa Naina sang kakak akan dijodohkan dengan lelaki lain yang bahkan Kayla sendiri tidak tau siapa.
"Ferdi!!! kak Ferdi...iya...ya...!"
gumam Kayla,dia harus menemukan dimana Krisna saat ini sebelum semua terlambat.
tut...tut....tut...
"lama sekali!" gumam Kayla..
tut...tut...tut..
"hallo"
__ADS_1
"haloo kak Ferdi!! kak tolong Kay kak!! katakan dimana kak Kris sekarang?!"
ucap Kayla dengan sangat panik.
"Kay ada apa pelan-pelan dong!!"
"Gak ada waktu buat pelan-pelan kak!!"
sentak Kayla tanpa sadar.
"haissshh....dasar bocil!! Krisna sedang ada pertemuan dan dua jam lagi dia bakalan berangkat ke negara P,emang da pa sih kay?"
"kak Nai dipaksa nikah kak!!"
"apa??? bener-bener ya papa kamu itu sinting!!!"
"apa maksud kakak bilang papa sinting!!!"
Kayla malah meneriaki Ferdi
"Kak ayooo susul kak krisss!!!! Kay gak mau kak Naina menderita!!"
"iya..ya..aku hubungi dia dulu!"
tut.sambungan terputus.
tok..tok..tok..
"Nai??"
Naina yang berada di balkon hotel segera menghapus airmata nya dan menampakkan wajah dengan senyuman di bibirnya.
"Ya pa?"
"mama kamu belum datang?"
"aku belum melihat mama"
kata Naina bohong karena sebenarnya dia sudah tau kalo mamanya masuk kamar dan berbicara dengan Kayla adiknya.
"Papa minta maaf karena memindahkan kuliah kamu di sini lagi,papa punya seorang pembimbing yang berpengalaman di bidang kuliah kamu, papa juga gak bisa tahan lama-lama jauh dari kamu sayang."
ucap Kenan sambil mengelus lembut rambut Naina.
"Gak papa kok pa,asal papa bahagia"
ucap Naina sambil menunduk entah mengapa dia teringat lagi akan percakapan mama dan adiknya.
"bersiaplah pakai baju kamu yang ada di lemari itu,hari ini kamu akan menikah"
Melihat raut muka Naina, Kenan hanya menghela nafasnya.
"Siapa yang menikahi aku pa?"
ucap Naina disusul dengan gigitan di bibirnya sendiri.
"kau akan tau nanti,dia anak dari orang yang papa kenal...dia pemuda yang baik Nai, walaupun sebenarnya papa berat melepaskan kamu"
__ADS_1
seketika Naina menubruk erat tubuh papanya, menumpahkan segala kesedihan dan hancur yang dirasakan olehnya.
"Papa melakukan semuanya agar kamu mendapat semuanya Nai, semua yang kamu mau, kebahagiaan kami adalah harapan papa Nai"
Naina masih terisak di dalam pelukan sang papa.
"papa minta hadiah ini dari kamu Nai, menikahlah...hemm?"
Naina menangis sambil mengangguk menandakan dia setuju dengan apa yang diinginkan oleh sang papa.
"oya mama kamu akan segera datang membawa perias ke sini"
Di lobby hotel seorang lelaki gagah masuk dengan wajah tampan nya bersama sepasang suami istri.
"permisi saya sudah ada janji dengan Tuan Kenan,apa bisa saya bertemu dengan beliau"
tanya lelaki itu yang tak lain adalah Haris bersama kedua orangtuanya kepada resepsionis hotel.
Kayla yang tak jauh dari mereka mencoba mendengarkan apa yang di bicarakan oleh mereka.
"sebentar ya saya hubungi dulu Tuan Kenan"
setelah menghubungi Tuan Kenan seorang pelayan hotel mengarahkan Haris dan orang tuanya ke sebuah ruangan yang disans sudah banyak berkumpul keluarga Kenan,mulai dari Richo, kenzo, Namira dan beberapa keluarga lainnya.
"Apa itu calon suami kak Nai???"
ucap Kayla lirih...
"oohh tidak!!! aku gak mau yang macho gitu!! aku mau yang cantik!! aku mau kakak cantik aja!!"
ucap Kayla panik,dan segera berlari menuju kamar sang kakak.
sesampainya disana Kayla segera menerobos masuk dan mencari Naina.
"Kak!!! kak Nai...ayo kita kabur sekarang!!!"
ucap Kayla sambil menarik tangan Naina.
"tunggu Kay ada apa ini?"
"kak!?! calon suami kakak sudah datang!!! ayo kita kabur!! papa emang jahat!!! kurang apa coba kak Kris sampai dia menolak.. sekarang malah membawa orang lain sebagai calon menantunya!!"
Naina diam saja, dilema.. itulah yang dia rasakan saat ini, menikah dengan lelaki yang tak di kenal nya memang tak pernah terlintas di benak gadis cantik itu,namun menolak papanya juga tak pernah dia lakukan sebelumnya.
"Ayo kak.....tunggu Kay liat situasi dulu...."
ucap Kayla pada sang kakak...dan mulai melancarkan aksinya.kayla bener-bener berencana membawa kabur Naina.
sedangkan disebuah kursi di bandara, Krisna sedang duduk menunggu keberangkatan pesawat nya,dia tidak tau kalo Naina sudah kembali,hari ini dia berencana berangkat menyusul Naina walaupun hanya melihat Naina dari kejauhan saja karena beberapa hari lagi ulang tahun Naina.
tiba-tiba ponselnya bergetar, dilihatnya ada sebuah pesan dari nomor tak dikenalnya.
Menampakkan sebuah foto dan tulisan yang membuat otak Krisna mendidih seketika.
-pernikahan Naina,... Ballroom hotel XXX-
bersambung
__ADS_1