Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Ferdi yang mengagumkan!


__ADS_3

"Apa??? papi i-ini beneran??"


teriak Raisya ketika Kenzo sampai di rumah dan menyampaikan apa yang baru saja di minta pada Ferdi. dengan santainya Kenzo menceritakan semuanya kepada anak perempuan dan istrinya, sambil sesekali mencium pipi sang isteri yang asyik membalas chat salah satu customer nya yang ada di luar kota.


"Pi....papi!!! kok tega banget sih sama aku!! ntar kalo kak Ferdi gak bisa gimana?" lanjut Raisya.


"Susah payah aku dapetnya pi!! papi malah menghancurkan segalanya!!" pekik Raisya.


"Apa Sya? papi bantu kamu kan? katanya kamu mau cepetan nikah!" saut sang papi yang masih sibuk dengan istrinya itu dengan santai.


"Tapi gak gitu caranya pi!!" Raisya mondar-mandir di depan sang papa karena tak juga bisa menghubungi Ferdi, ponsel kekasihnya itu sibuk sedari tadi, setelah beberapa saat tadi dia melihat ponselnya, ada beberapa kali misscall dari Ferdi saat Raisya meninggalkan ponselnya di kamar dan dia sedang berbicara di dapur dengan mamanya.


"Ma....bantuin Raisya dong!!! nih suami mama tercinta sudah bikin susah calon suamiku!" ucap Raisya ketus.


setelah selesai berbalas chat Nayra meletakkan ponselnya dan melihat ke Raisya yang sudah terlihat sangat kesal.


"Udah dong pi!! kenapa mempersulit mereka?"


kata Nayra lembut pada suaminya.


"Salah sendiri! kecil-kecil minta kawin! nunggu wisuda aja kenapa susah sih!"


"pi papi kan tau umur kak ferdi berapa! wajar dong kak Ferdi minta nikah!!" tambah kesal saja Raisya.


"Lelaki itu mau umur berapa aja tambah berumur tambah dewasa pemikiran nya Sya! lah kamu! kamu masih anak kemarin sore!"


"Papiiiiiiiii" teriak Raisya kesal dan meninggalkan papi dan mamanya ke kamar.


"Pi...udah gak usah pake syarat segala!! udah nikahin aja mereka!!"


"Udah ma...papi tau apa yang papi lakukan!" ucap Kenzo dengan wajah yang sudah di lekuk leher istri nya.


"Pi...geli ih!! kebiasaan ya!!"


"Papi pusing!!butuh mood booster sekarang!"


ucap Kenzo sambil menyeret sang istri naik ke kamarnya.


"Papi gila ya!!" gerutu Nayra sang istri.

__ADS_1


*********


Pagi ini jam masih menunjukkan pukul 7 pagi, namun di halaman rumah keluarga Kenan sudah berjajar beberapa mobil dan puluhan orang-orang berbaju hitam. mereka hanya tinggal menerima perintah dari tuannya saja.Ferdi keluar dengan setelan jasnya dan kaca mata hitam yang bertengger di hidung nya.


Si bos besar itu sudah menyusun rencana yang matang bersama Jhon yang di paksa datang ke rumah hampir tengah malam.


Kayla yang ikut memasak bersama mama Syila di dapur merasa heran karena beberapa pelayan berbisik-bisik tentang ramainya halaman depan rumah majikannya itu.


"Ada apa Ras?" tanya Kayla pada salah satu pelayan di rumah itu yang hampir seumuran dengannya.


"Eh non Kay, itu lho non di luar banyak banget orang! pengawal tuan Ferdi kali ya non! udah kayak mafia-mafia di novel-novel gitu non!" jawab Laras salah satu pembantu disana.


"masa sih!! emang mereka menyeramkan semua? kok kamu bilang kayak mafia? mana cocok si fer-fer itu jadi mafia! slegean gitu!!" ucap Kayla.


"Lhooo non Kay ini!! tuan Ferdi itu cool, gagah dan macho gitu..yo pantes banget jadi mafia! ya Ning?" tanya Laras sama Ningsih teman kerjanya yang mana mereka tiba-tiba terlihat berbinar.


"Ciihh macho dari mananya!! macho an juga suamiku Ras!!"


"Iya sih dong!! tapi saya ini pecinta produk dalam negri non hihihihi jadi bagi saya tuan Ferdi terlihat macho bahkan machooooo banget!!"


ucap Laras, kemudian mendapat senggolan dari Ningsih temannya agar tak ketahuan kalo mereka memuji Ferdi di belakang majikannyaa.


"Gak papa! kalian nge fans sama kak Ferdi ya?" tanya Kayla, dan mereka berdua hanya saling memandang saja.


"Udah gak usah sungkan, ini antara kita aja!"


" iya non kita memang fans berat tuan Ferdi!! orangnya tampan! baik! gagah dan kadang-kadang cool! pokoknya non idola banget!! apalagi dengan rambut gondrong nya itu non!ya Ning?"


"He eh!"


"Bikin makin keren non!!"


"Hahahahahhaa...kalo lagi gesrek! aku yakin kalian langsung ilfil ma dia! hahahahha!"


Kayla meninggalkan dua pelayan yang masih melongo di tempatnya. mereka geleng-geleng kepala kemudian tersenyum membayangkan wajah tampan anak majikannya.


Kayla yang penasaran dengan apa yang di bicarakan oleh dua pelayan nya tadi mencoba mengecek sendiri ke luar rumah, dan sesampainya di sana dia melihat pemandangan yang sama persis seperti yang di ceritakan Laras dan Ningsih tadi.


"Bee....gila! ada apa ini?" tanya Kayla yang melihat suaminya dengan baju rumahan sudah berada di teras depan sambil melihat Ferdi dan Jhon sedang memberikan pengarahan pada semua anak buahnya.

__ADS_1


"Mine? kok kamu disini sayang?" tanya Haris sambil meraih pinggang sang istri disampaikannya.


"Ini kenapa mereka kumpul semua disini Bee?"


"Ferdi yang gila karena cinta!! dia tidak mau pernikahan nya gagal!"


"Maksud kamu Bee?"


"Mereka anak buah Ferdi dan Jhon Mine, mereka sengaja di kumpulkan untuk melaksanakan tugas penting dari Ferdi!"


"Waaaahh bener yang di bicarakan mereka Bee!"


"Maksud kamu sayang?"


"Tadi Laras dan Ningsih bilang di depan rumah lagi ramai udah kayak geng mafia berkumpul!! nyatanya bener! waahhh kalo tawuran seru kali Bee!!"


"Sembarang aja kamu Mine! emang anak SMA tawuran!! tugas mereka lebih seru dari tawuran Mine?"


"Waaahhh itu kak Ferdi Bee?" Kayla bertanya pada suaminya karena melihat Ferdi hari ini berpenampilan cukup keren baginya, dia tak pernah melihat Ferdi terlihat macho, tenang dan terlihat garang di depan anak buahnya.


"Anak itu manja kalo hanya di rumah aja Mine!! kalo di kantor dan di depan anak buahnya, dinginnya sudah kayak es batu, kalo karyawan nya salah sedikit saja galaknya udah kayak calon mertuanya itu!"


"Masa' sih Bee?"


"Dia itu terkenal sebagai Ceo yang di juluki harimau liar! makanya sama calon mertuanya gak cocok!!"


" maksudnya Bee? gak cocok gimana?" tanya Kayla yang tak mengerti maksud dari sang suami.


"Iya lah Mine, mana cocok Singa sama Harimau satu kandang! hahhahahahahaha!" tawa Haris meledak membayangkan kalutnya ferdi menghadapi permintaan calon mertuanya saat ini, hingga Ferdi harus mengerahkan hampir seluruh anak buahnya untuk bergerak menyelesaikan urusannya.


"Iiihhhh kakakku mengagumkan sekali!" ucap Kayla sambil memandang Ferdi yang terlihat serius berbicara dengan anak buahnya.


"Suamimu lebih mengagumkan Mine!!" Haris cemburu dan semakin mengeratkan pelukannya di pinggang Kayla, dan berulang kali mencium pipi istrinya itu.


"Benar-benar mengagumkan!!" ucap Kayla tanpa memperdulikan kecemburuan Haris.


"Diam Mine!!! kamu memang harus di hukum!!"


saut Haris sambil menarik Kayla masuk ke dalam rumah, entah hukuman apa yang akan di terima Kayla karena kecemburuan suaminya.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2