Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
91


__ADS_3

"Hai semuanya, makasih ya udah mau nemenin Kayla"


kata Ferdi setelah mendekat ke arah teman-temannya Kayla pacar gadungannya.


"Kita pulang sayang...kamu capek banget ya nungguin? hemm maaf ya!"


kata Ferdi dengan lembut sambil mengelus pipi Kayla, sedangkan Kayla jangan ditanya! dia begitu terpesona dengan gaya cool Ferdi yang belum pernah dilihatnya dan seketika menganguk-angguk seperti sapi yang di cocok hidungnya,ketika Ferdi mengelus pipi Kayla,ketiga temen Kayla ikutan mengelus pipi mereka sendiri sambil memandang Ferdi, mereka seakan lupa ada 3 sorot mata tajam yang mengarah ke mereka ber tiga.


"Maaf semuanya kita pergi dulu ya....ayo sayang"


Ferdi berpamitan dengan teman-teman Kayla sambil mengengam erat tangan Kayla dan menariknya ke arah mobilnya yang terparkir di sebrang jalan.


"Dadah.....daaahhh"


ucap teman Kayla serentak.


"Do.. Ron!! pulang yuk!"


ajak Adam dengan geram,bahkan mereka bertiga tidak sadar kalo pacar mereka sedang merajuk,ketiga pemuda itu pergi begitu saja meninggalkan 3 cewek yang sedang mengangumi Ferdi pacar Kayla, ketika sadar mereka mencari mereka bertiga...


"Sayaaangggg "


teriak mereka bersama,sadar jika pacaran-pacar mereka cemburu.


######


"Gimana gaya kakak?? cool kan?"


tanya Ferdi ketika sudah agak jauh meninggalkan teman-teman Kayla.


"Sumpah kak!! kalo tadi bukan kak Ferdi, Kayla udah jatuh cinta!!jatuh sejatuh-jatuhnya kak!!"


ucap Kayla sambil memegang dadanya.


"Haissshh kamu ini!!! emang kalo kakak kenapa??? kamu gak bisa jatuh cinta?? keren gini akunya!!"


Ferdi membanggakan dirinya.


"Heleh.....gaya kakak tuh aslinya gak cool kayak tadi!kakak tuh slengean,uraan dan usil banget!!kalo temen-temen aku tau gimana kakak sebenarnya mereka juga gak akan ngiler kayak tadi waktu liat kakak!!beda dengan cowok idaman Kay yang kayak lelaki di novel-novel!!


ganteng! cool! keren...dengan wajah datarnya namun bisa membuat wanita-wanita meleleh hatinya ketika melihatnya!!"


kata Kayla sambil menerawang membayangkan lelaki idamannya.


pletak....


Ferdi menjitak kepala Kayla.


"Jangan mimpi!!! ntar kakak sumpah in jatuh cinta! sejatuh-jatuhnya sama kakak!! baru tau rasa kamu!!"


"Haiiissshh apa sih kakak nih! kak laper! makan dulu yuk?"


"Iya... kamu yang traktir!"


"kok Kay??"


"Iyalah kakak membuang waktu kakak buat jemput kamu tadi,jadi kakak belum makan siang!"


"iya deh iya!"


kata Kayla sambil memanyunkan bibirnya,membuat Ferdi tersenyum tipis melihat tingkah Kayla.

__ADS_1


"Dasar bocil!!" lirih Ferdi.


######


"aunty Namira,ehmmm Nai boleh minta pendapat gak?"


"tentang apa sayang?"


"tentang....kuliah Nai!"


"Maksud kamu Nai?"


"Menurut aunty,apa Nai bisa meneruskan kuliah di sini saja, maksudnya gimana caranya Nai membatalkan kuliah Nai di luar negri ya?"


"Tinggal batalin aja Nai,kok susah amat!"


"emmmmh maksud Nai,cara bicara sama papa gimana ya? biar papa gak kecewa!"


kata Naina sambil menunduk,dia binggung bagaimana cara membicarakan hal ini kepada aunty nya Namira.


"Apa ini karena Krisna?"


"Bukan begitu aunty! kak Krisna tidak pernah melarang Nai buat nerusin kuliah tapi..hanya saja....ini... Nai...."


Naina binggung bagaimana menjelaskan pada Namira dan meminta pendapatnya.Dalam hati Naina ingin sekali mengatakan benar semua karena Krisna, Naina tak mau jauh lagi dari Krisna,saat memutuskan untuk kuliah di luar negri,tujuan lainnya adalah menemukan keberadaan Krisna dan memastikan perasaannya.


"Kamu tinggal bicara sama papa kamu kan?"


"Maksud Naina bagaimana cara Nai bicara sama papa aunty biar papa gak kecewa"


"mungkin kecewa...tapi gak akan lama! toh kamu masih juga kuliah disini...bisa jadi papa Kenan senang kamu memutuskan untuk kuliah disini dan tak jauh-jauh dari keluarga,ya kan? kan belum juga kamu coba bicara sama papa Kenan! ya kan??"


"Datanglah ke kantor papamu dan bicarakan semuanya, jangan terus menghindar sayang"


"Aunty, bagaimana rasanya saat Abizam memilih tunangan dengan Belinda?apa aunty merasa cemburu karena Abizam memilih wanita lain untuk disayanginya selain mamanya?"


"ehmmmm its okey! aunty gak papa,karena aunty tau,kasih sayang Abi pada aunty dan Belinda berbeda,namun aunty tau dengan takaran sama bahkan bisa saja aunty mendapatkan yang lebih besar,hanya beda ungkapan nya!"


"Datanglah ke kantor papamu,dan bicarakan ini! sebelum semua terlalu jauh" lanjut Namira.


Naina hanya mengangguk saja tanda paham apa yang disarankan aunty nya.


Naina akhirnya memutuskan untuk bertemu dengan papanya di kantor.


setelah berpamitan dengan Namira, Naina menaiki taksi menuju kantor sang papa dengan tekad akan memperjuangkan cintanya.sebenarnya Naina sedikit gelisah,dia sangat takut kalo sang papa menolak keinginannya untuk kuliah di sini saja,atau lebih parahnya dia takut sang papa akan benar-benar mengirimnya untuk kuliah di luar negeri dan meminta Naina untuk melupakan Krisna.


Sedangkan di lobby kantor Kenan, Krisna sudah berada di sana untuk bertemu langsung dengan Kenan,kalo di rumah dia akan bertemu dengan Naina dan dia takut Naina mendengar pembicaraan mereka berdua,andaikan Kenan menerima apa yang akan disampaikan Krisna maka akan jadi hal yang menyenangkan dan membahagiakan,namun jika tak di terima Krisna takut Naina akan benar-benar terluka.


"Permisi mbak...bisa kah saya bertemu dengan tuan Kenan?"


"Maaf pak,apa bapak sudah buat janji?"


"emmmm belum sih mbak! tapi coba tanyakan apa saya bisa bertemu dengan beliau?katakan saja Krisna ingin bertemu"


"Kalo begitu sebentar saya hubungi asisten pribadinya beliau saja!"


kata si resepsionis itu.beberapa saat teleponnya terputus.


"Baik pak,mari saya antarkan ke ruangan pak Kenan"


"terimakasih mbak"

__ADS_1


mereka menaiki lift untuk bertemu dengan Kenan.


"silahkan pak,anda sudah ditunggu di dalam"


"terimakasih mbak"


Krisna melihat kearah pintu tersebut, dia mulai menghembuskan nafas beratnya,menata hatinya demi mendapatkan restu dari Kenan,dia benar-benar tak ingin kehilangan Naina,dia ingin memperjuangkan Naina bukan seperti dulu yang menyerah sebelum berperang.


tok..tok .tok..


"Masuk...."


suara Kenan dari balik pintunya.


ceklek...


"Siang om Kenan!"


sapa Krisna, seketika Kenan menghentikan pekerjaannya dan melihat Krisna yang datang.


"ooh kamu!.. ada perlu apa kamu datang ke sini?"


tanya Kenan,namun tetap mempersilakan Krisna duduk.


"Ada yang perlu saya bicarakan sama om"


"oya..katakan apa maumu datang kemari?"


tanya kenan pada Krisna yang duduk berhadapan dengan nya di sofa yang ada diruang itu.


"Om,kedatangan saya kemari meminta anak om Naina untuk menjadi istri saya,saya datang untuk melamar Naina om,saya akan pastikan Naina bahagia bersama saya om!!"


pinta Krisna dengan mantap dan tegas!


"Punya apa kamu! dengan berani kamu datang ke sini dan melamar Naina??"


tanya Kenan dengan tangan terlipat didada dan kaki dilipat dengan angkuhnya.


pluk...


kotak kue yang dibawa Naina jatuh! Kenan dan Krisna tak sadar kalo Naina telah membuka pintu ruangan Kenan dan mendengar kalimat terakhir yang dikatakan Krisna dan jawaban sang papa.


seketika Naina meneteskan air matanya.


"Naina??!!"


ucap Krisna dan Kenan dan langsung berdiri spontan.


bersambung


-sabar...sabar...komen yang bagus ya...biar author gak ngambek🤭🤭🤭


bantu


vote


komen


like


makasih-

__ADS_1


__ADS_2