
Maaf efek ramadhan othorr gak punya banyak waktu buat masuk dunia halu.
Jangan lupa like
jangan lupa komen.
***********
Dua minggu telah berlalu setelah acara lamaran Jhon yang gak romantis banget terhadap Farika janda satu anak yang bekerja sebagai resepsionis di perusahaan Dawson, Dan benar saja apa yang ditakutkan oleh Farika, Jhon dengan entengnya hampir setiap hari selalu mengajaknya makan siang bersama di cafe depan kantor atau kantin perusahaan, Rika mendadak jadi sorotan dan trending di perusahaan tersebut.
"Gila!! kok bisa ya Mbak Rika sama tuan Jhon!"
"Pake pelet apa tuh janda!"
"Waahh cocok banget mereka! satu cantik dan satu ganteng walaupun dingin banget!!"
"Pesona janda mah lain!"
"Biarpun janda kalo bohay gitu aku juga mau!"
begitulah kira-kira suara-suara sumbang di balik punggung Rika yang kadang masih bisa terdengar olehnya, ada yang suka, ada yang tidak dan ada yang biasa-biasa saja.
Seperti saat ini, Jhon kembali mengajak Rika makan siang di cafe depan kantor.
"Makanlah!" ucap Jhon datar.
"Aku mau berhenti kerja!" kata Rika lirih, terus terang dia bukan tipe janda berani dan tegar seperti kebanyakan orang, dia orang yang lemah, omongan-omongan dari karyawan lain sedikit banyak mengusik hati dan pikirannya.
Jhon hanya diam menunggu Rika melanjutkan kata-katanya.
"Temenku mau minjemin rukonya yang kosong buat aku pake dulu, aku mau buka toko kue!" lanjut Rika lalu memasukkan makanannya ke dalam mulut.
Jhon menyimak rambut poni Rika ke samping yang menutupi dahinya.Rika hanya diam saja melanjutkan makannya, hal kecil seperti itu sudah membuat Rika senang,jhon memang bukan cowok romantis, bahkan tersenyum pun dia jarang sekali.
"Kapan berhenti kerja? Dua minggu lagi kita menikah!"
kata Jhon.
"Gimana kalau besok aja, sekalian ngasih undangan pernikahan kita! sekalian pamit sama HRD nya."
"Hemmmm...boleh!"
Dan besoknya Farika masuk ke bagian HRD.
"Aaaarggghhh!!! jadi kamu mau menikah mbak Rika??" jerit Anya, staf bagian HRD yang menjadi teman Rika.
__ADS_1
"Iya..dan ini surat pengunduran diri aku!"
"Kenapa?"
"Buka toko kue! kamu tau kan kalo aku pengen banget usaha sendiri!" terang Rika.
"Waaaah selamat ya mbak!" ucap Anya sambil memeluk Rika.
"Selamat ya Rika!" ucap kepala HRD pak Irawan, lelaki yang berusia hampir 50 tahun itu sangat di hormati oleh Rika.
"Terimakasih pak!"
Rika akhirnya memberikan undangan pada teman-teman resepsionis nya dan beberapa karyawan yang dia kenal, semuanya pun tak lebih dari 15 orang saja.
"Selamat ya mbak Rika, seneng akhirnya mbak menikah juga! tapi aku juga sedih, kenapa mbak harus keluar?" kata Diana teman resepsionis nya.
"Aku mau buka usaha kue Di, lagian kalo sudah menikah aku harus ngurusi suami dan anakku Di, kalo dulu cuma Farel aja Tapi nanti ada suami juga! aku gak mau kewalahan!"
"Apa lagi kewalahan pas malam hari ya mbak!" saut Diana
"Hush! apaan sih Di!!"
***********
Jhon duduk tegang dengan setelan jas pengantin nya di depan tiga orang lelaki tampan, Setelah beberapa saat yang lalu melaksanakan pernikahan dan sekarang 1 jam menjelang resepsi pernikahan nya, dia di culik oleh tiga orang gesrek! tidak!! lebih tepatnya satu orang gesrek dan dua orang yang terkena virus gesrek.
"Walaupun umur kamu lebih tua! aku yakin di atas ranjang dia tetep yang lebih berpengalaman!"
"Jangan mempermalukan aku sebagai kakakku Jhon!"
Masing-masing diantara mereka sok memberi nasehat.Siapa lagi kalo bukan Ferdi, Krisna dan Haris.
"Lalu apa pendapat kalian!!" saut jhon datar.
"Bisa tidak kamu senyum sedikit aja Jhon!! aku yakin kalo kamu senyum, senyuman kamu bahkan bisa melelehkan hatiku!" ucap Ferdi sambil memegang dadanya.
"Hush!!! emang kamu makan terong!!" saut Krisna.
"Ckck...abis dari tadi dia datar-datar aja kak!! kayak gak bahagia gitu!!" ucap Ferdi.
"Bener kamu Fer!! kamu nikah terpaksa atau gimana sih Jhon?" kata Haris.
"Tentu aku menikah karena cinta sama dia!! jawab Jhon.
"kalo begitu lihat ini Jhon!! kita lagi membagi pengalaman sama kamu!" kata Krisna sambil membuka laptop di depannya.
__ADS_1
"Aku sudah berpengalaman!" bantah Jhon, sungguh ini bukan yang dia mau, dia juga lelaki biasa yang bisa saja terpancing nafsunya, melihat Rika yang hanya menyapu bibir nya dengan lidahnya sendiri ketika makan siang saja, sudah bisa menaikkan hasrat dalam diri Jhon, apalagi melihat adegan mantaf-mantaf secara langsung di laptop, bisa tak terkendali belalai gajah miliknya itu!
"Ciihh pengalaman apa!! kamu kira aku tidak tau kalo kamu masih perjaka!!" kata Haris, benar Jhon dengan ajaran sang mama angkat yaitu mama Delina, bisa menjaga dirinya dari pergaulan bebas meskipun tinggal di luar negri,bahkan berpacaran saja belum pernah.
Jhon hanya diam, dan Krisna membuka satu video dengan adegan seorang pemain pemula yang tak banyak gaya. Beberapa menit pertama mereka diam, ke-tiga nya memperhatikan reaksi Jhon yang hanya diam saja!
"Jhon nanti jangan keras-keras, pelan-pelan aja ya! walaupun janda dia lama gak di pakai, pasti sakit! kalo kita,biarpun perjaka, enak-enak aja rasanya! beda sama cewek!" kata Ferdi memberi nasehat.
"Dan jangan banyak gaya dulu Jhon! nah..nah..nah...jangan pake gaya ini!" jelas Krisna.
"Python ku bereaksi Kris!" saut Haris yang makin gelisah, karena memang sudah lama tak masuk gua nya setelah aksi demo dari Kayla beberapa waktu lalu.
"Sialan!! kok malah kamu sih yang terpancing??!!" kesal Krisna
"Aku lama gak gituan Kris!" ucap Haris sambil menampilkan deretan gigi nya.
Jhon berdiri tiba-tiba, mereka bertiga kaget seketika.
"Eh copot!! kenapa sih Jhon?" tanya Ferdi.
"Cari Rika!" saut Jhon singkat dan berlalu dari sana, benar saja setelah melihat adegan mantaf-mantaf dari laptopnya, Jhon langsung ingin praktek karena tidak tahan dengan desakan belalai gajah miliknya.
"Eh Jhon!! jangan macam-macam!! kembali kamu!!" Teriak Haris, namun Jhon tak mempedulikan teriakan Haris.
"Waduhh bisa langsung jebol gawang dia!" kata krisna
"Benar-benar gawat!!" saut Ferdi.
Di kamar rias, Rika belum selesai di rias, bahkan dia masih pakai jubah mandinya karena perias maunya selesai di rias Rika bisa memakai baju pengantin nya.
braaak....suara pintu terbuka dengan nyaring.
"Tuan Jhon!" kata salah satu perias pengantin.
"Keluar!" perintah Jhon.
Setelah nya semua keluar dan Jhon mengunci kamar tersebut.
"Ada apa mas?" tanya Rika yang melihat heran dengan apa yang di lakukan Jhon.Jhon melepaskan jas yang di pakainya, membuka sepatu dan setelah nya meraih tubuh sang istri.
"Mas ada apa?" tanya Rika lagi.
"Aku mau kamu!"
"Eh....!"
__ADS_1
bersambung...