
Beberapa minggu telah berlalu, kehidupan Ferdi kembali normal kembali,kini beralih ke Naina yang berperut buncit akan segera melahirkan, kehamilan Naina kali ini benar-benar penuh drama, gak pernah terbayangkan dalam benak seluruh keluarganya, mulai dari ngidamnya Krisna, permintaan aneh Krisna dan kini entah mengapa Naina pun sama saja, memang acara ngidam ibu hamil berbeda-beda,ada yang hanya bertahan pada 3 bulan pertama kehamilan,ada yang sampai 7 bulan kehamilan dan bahkan ada yang sampai mau melahirkan, acara ngidamnya pun aneh-aneh, untung nya Kayla yang juga tengah hamil tak merasakan kesusahan di kehamilan yang kedua ini, malah dia lebih gesit dari hamil yang pertama. Weekend ini saatnya seluruh anggota keluarga kumpul, ada Naina dan suaminya serta anaknya,ada Eno dan Rio yang berlarian di ruang tengah serta Ferdi dan Raisya.Mereka tengah berada di ruang keluarga.
"Gak!!! jangan aneh-aneh Nai!!" ucap Ferdi tajam menatap Naina yang notabenenya adalah adik angkatnya karena Ferdi 7 bulan lebih tua dari Naina. Naina hanya memanyunkan bibirnya.
"Kak Kris tega ya!!" lanjut Ferdi ketika melihat Krisna menatapnya dengan tatapan memohon.
Apalagi sang mama yang juga terlihat harap-harap cemas menanti jawaban dari Ferdi, dan dua wanita gak ada akhlak Kay dan Raisya bisa-bisa nya menertawakan Ferdi yang sekarang duduk di depan mereka seperti di sidang keluarga!.
"Pa... bantu Ferdi dong!! masa' gitu sih!!"
"Bantu apa Fer? ya kalo papa tampilannya kayak kamu! papa pasti bantuin, nah ini kita beda Ferdi." ucap sang papa
"Lagian aku juga ikut nemenin kok Fer!! kamu cukup berada di sampingnya aja!" kata Krisna meyakinkan Ferdi.
"Gak kak!! dulu aja belum apa-apa sudah sakit!!! malah sekarang!! gak gak..gak!!!"
"Katanya kamu sayang ma aku Fer!! mana buktinya? gitu aja kamu gak mau!!" ucap Naina
"Gak gitu juga kali Nai!!" saut Ferdi
"Gak sakit kok!! janji deh!! lebih sakit an aku kali pas lahiran!" kata Naina.
"Heeeh.....susah ya ngomong sama orang ngidam akut!!"
__ADS_1
Ferdi melihat satu persatu mereka, dan membuang nafasnya
"Ya ..ya... aku mau!!" Ferdi pasrah.
Haris yang barusan keluar dari kamarnya, merasa binggung dengan situasi yang ada di depannya. dia mengambil duduk di samping Kayla sambil mengelus perut yang mulai terlihat buncit.
"Ada apa Mine?" tanya Haris pada istrinya.
"Kak Nai minta hal yang aneh sama kak ferdi! hi hi hi hi hi lucu aja!"
"Emang minta apa Naina Mine?"
"Kaka nai minta di temeni kak Ferdi melahirkan!"
"kak Nai pengen menarik rambut gondrong kak ferdi! lucunya Bee ha ha ha ha !" tawa Kayla membahana, yang mana hal itu membuat Ferdi menatap Kayla tajam.
"Nai nanti rambut aku rontok Nai!!" rengek Ferdi.
"Nanti papa beliin obat penumbuh rambut!!" saut papa Kenan
"Emang aku botak!!" sungut ferdi
"Ha ha ha ha ha. lucu kali ya kalau kakak botak!" tawa Raisya di ikuti Kayla.
__ADS_1
"Raisya!!! tunggu hukumannya nanti malam!" ucap ferdi dengan seringai di wajahnya.
"Gak!!!! ampuun bang!!!!! tadi malam kan udah bang!!!! Raisya capek!! sekarang abang banyak gaya! ada gaya.,.hemffffff!"
ferdi menutup mulutnya Raisya dengan tangan kanannya, dan membawa Raisya menjauh dari ruangan tersebut.
"semuanya Ferdi ke atas dulu!! mau ngajari Raisya yang kurang ajar ini!!" ucap Ferdi sambil menaiki tangga dan melepaskan tangannya dari mulut risau.
" Papaaaa...mamaaaa tolong Raisya!!" Teriak Raisya
Tak ada yang peduli, mereka terlihat biasa-biasa saja mendengar teriakkan Raisya.
"Kris kamu rasa berapa ronde mereka?" tanya Haris pada Krisna.
"Heleh 1 ronde aja si Raisya pasti sudah bilang ampun!!! saut Krisna
"4 ronde!! papa yakin!" ucap papa Kenan ikutan nimbrung ucapan mereka.
"eh apa??!" pekik Krisna dan Haris bersamaan
bersambung....
aduuhhn ide mentok nih.... hehehejehe bantu like dan komentar biar othor tetap bisa nge-halu dengan baik
__ADS_1
maaf ya..part ini pendek sulu