
Ferdi yang merasa jengkel karena di permainan oleh papanya masuk kembali ke dalam rumah dengan muka cemberut, sedangkan sang papa terdengar tertawa terbahak-bahak di teras belakang rumah.
"Lhoo Fer, kenapa sih? kok cemberut gitu?" tanya mama Syila.
"Tau tuh papa! nyebelin!" ucap Ferdi sambil melangkah naik ke atas menuju kamarnya.
papa Kenan masuk ke dalam rumah dan melihat Ferdi yang terlihat kesal menaiki tangga.
"Anak kamu minta kawin ma....!!'" teriak Kenan sengaja biar di dengar oleh ferdi.
"Hah??? beneran Fer.... ferdiiiiiiii!!" teriak sang mama namun di abaikan oleh Ferdi.
"Kenapa sih pa tuh anak!" lanjut mama Syila
"Bukan apa-apa!!" jawab Kenan.
"Kamu pasti ngerjai anak kamu tuh ya pa!! dasar jahil! sejak kapan papa jahil!!"
Kenan tak menyahut apa yang di katakan sang istri dia melenggang masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri. Setelah jam makan malam, semuanya berkumpul di meja makan, termasuk si kembar yang sudah di suapi oleh masing-masing baby sitter setelah selesai makan malam mereka tak berniat masuk kamar masing-masing, karena Kayla dan Ferdi sebentar lagi berangkat ke bandara di antar oleh Amar.
Melihat Ferdi yang diam sambil bermain ponselnya tak terlihat seperti biasanya, Kenan menahan tawanya, sedang Kayla binggung dengan mereka berdua.
"Kenapa sih? mama binggung tau!!"
"Ferdi minta kawin ma!" kata Kenan dengan entengnya.
"Apa??? beneran kak?" tanya Kayla antusias.
"Dasar papa resek!!" ucap Ferdi ketus yang mana malah membuat Kenan tertawa.
"Emang Calon nya siapa pa?" tanya mama Syila dan Kayla bersamaan.
"Anak nya si Singa!!" ucap Kenan.
dan kedua wanita itu paham siapa yang di maksud Kenan, Ferdi hanya mencebikkan bibir nya kesal dengan Kenan, maksud hati ingin merahasiakan dulu keinginan nya sampai dia kembali dari mengantarkan Kayla bertemu Haris.
"Hahahahhahaha...... duuhhh yang nikah sama bocil!!!" ledek Kayla yang mana membuat Ferdi makin cemberut dan menatap tajam sang papa, benar kata Kayla! nikah sama bocil! pasalnya ferdi dan Raisya terpaut 10 tahun.
"Pedofil dong!! " celetuk Kenan yang di akhir i gelak tawa Kayla sekali lagi.
"Udah-udah yang jelas mama seneng mau mantu!"
"Makasih mama! mama yang paling the best!" ucap Ferdi dan berdiri memeluk bahu mama Syila.
__ADS_1
"Dan pa... Ferdi gak mau tau! sepulang dari nganter Kayla ketemu Haris papa harus bicara sama om Kenzo!!"
"Itu pemaksaan namanya!" Kenan masih saja jahil pada anak lelakinya itu.
"Papa benar-benar sodara kembar nya!!! sama!!"
"Papa laporin kamu ke dia! biar di pecat jadi calon mantu nya sekalian!!"
"Tuh kan!! sama! sama nyebelin nya!!" oceh Ferdi.
"Nanti biar mama yang ngelamar dia buat kamu!" saut mama Syila.
"Mama emang the best banget!!"
"Ntar biar Kayla yang manas-manasin deh!"
"Manas-manasin apa Kay?" tanya Ferdi binggung.
"Manas-manasin biar Raisya gak mau sama om-om kayak kakak hahahhaha!"
"Dasar adik akhlak nya kebalik!!" kata Ferdi ketus.
"Idihh yang lagi ambek ya dek ya...." ucap Kayla menirukan suara anak kecil sambil memangku Eno.
Pembahasan tentang lamaran Ferdi berakhir karena mereka harus segera berangkat, penerbangan satu setengah jam lagi dan beberapa kali Kayla menciumi si kembar karena baru kali ini dia berjauhan dengan Eno dan Rio.
"Ma Kay berangkat, jagain mereka ya ma....dan do'akan kak Ferdi sebaik baik dan bisa cepet pulang bareng kita!" ucap kayla serius kemudian memeluk mamanya.
"Jaga diri disana dan ingat jangan bikin Haris khawatir jika kalian bertemu nanti, serta turuti kakakmu!" pesan sang papa dan memeluk Kayla.
"Pa...ma...kita berangkat dulu!"
Akhirnya Kayla dan Ferdi pergi ke Bandara di antar oleh Amar asisten Ferdi, Sepanjang perjalanan Kayla hanya diam saja, entah apa yang sedang di pikirkan ibu belia dari anak kembar tersebut.
Setelah memakan waktu kurang dari satu jam mereka langsung masuk untuk cek in, Kayla memasuki pesawat dengan kelas bisnis itu dengan berbagai rasa di hatinya, setelah mendapatkan tempat duduknya dia memegang dadanya sambil terbengong.
"Kenapa Kay?" tanya Ferdi.
"Kak? kok aku deg deg an ya?"
"Wajar! udah gak papa. kamu kan lama gak ketemu suami kamu pasti deg deg an kayak mau ketemu pacar!" goda Ferdi yang ingin membuat Kayla merasa tenang, walaupun pada kenyataannya dia juga tak tenang sama sekali, dia tak bisa menghubungi Jhonn, kalo orang suruhan Ferdi, dia tak sempat menghubungi nya karena urusan beberapa hari ini menyangkut Naina dan Raisya.
Perjalanan beberapa jam tak membuat Kayla mengantuk, benar rasanya benar-benar seperti ketemu pacar baru saja, deg deg an dan susah tidur.
__ADS_1
pesawat sudah mendarat di bandara internasional negara tersebut, Kayla membangunkan Ferdi yang terlelap, kemudian mereka memesan taksi untuk menuju ke hotel terdekat, Ferdi berjanji dia akan menyewa sebuah mobil dan membawa Kayla ke rumah sakit dimana Haris di rawat, karena Haris tinggal di sebuah rumah yang asri tak jauh dari rumah sakit tersebut.
"Kay...kamu istirahat aja dulu masih 3 jam untuk istirahat! ingat kamu harus terlihat segar dan sehat!!"
"Iya kak!! ini berat badan aku udah naik 3 kilo dari minggu kemarin!"
"Bagus!! itu baru adiknya kakak! nih kunci kamar kamu...sana gih istirahat!"
Setelah menyerahkan kuncinya, Ferdi berlalu ke kamarnya yang ada di samping kamar Kayla.
Dia mencoba menghubungi orang suruhan nya.
"Haloo tuan!"
"Aku sudah sampai!"
"Baik tuan saya akan segera menjemput anda di hotel, tolong kirimkan alamatnya"
"Bagaimana dengan tuan Haris!"
"Beliau di bawa ke rumah sakit dua hari yang lalu tuan! dan saya belum melihat tuan Haris kembali ke rumah tuan!"
"Kalo begitu kita akan langsung ke rumah sakit?" tanya ferdi
"Sepertinya seperti itu tuan!"
"3 jam lagi jemput kami,akan aku kirim alamat nya!"
Pagi ini Kayla tidak bersedia sarapan di restoran hotel dia lebih memilih, sarapan roti dan sebotol susu di dalam mobil jemputan nya, akhirnya Ferdi pun ikut sarapan di dalam mobil.
"Masih lama?" tanya Kayla tidak sabar.
"Sudah dekat nona, di depan!" kata sang sopir dan memang mereka sudah memasuki area parkir rumah sakit. Setelah memarkirkan mobilnya dia menunjukkan jalan ke arah ruang rawat Haris. Kayla dan Ferdi mengikuti langkah sang sopir tadi, sampai si sebuah koridor rumah sakit...
"Tidak Jhon!!!! jangan!!!!jangan tinggalkan kami!!.......katakan ini tidak benar jhon!!! aaargghh...huuuuuu hiks....hiks...!"
tangis mama Delina pecah dipelukan Jhon! jhon hanya diam dengan wajah sendunya sambil menopang tubuh wanita yang menjadi majikan nya sekaligus wanita yang membesarkan nya tersebut. Semua itu tak luput dari pandangan mata Kayla dan Ferdi....
"Mama!!!......." Teriak Kayla dan berlari ke arah mama mertuanya.
bersambung
@ Jangan sedih ya......😔😔.... semangat buat author.... sudah sedia amunisi nih!! siap di bully!!!
__ADS_1