
Kayla gadis yang hampir 19tahun ini , memang gak pernah menjadi dewasa, sebagai anak bungsu di keluarga nya, Kenan selaku papa sering menganggap Kayla anak kecil dan selalu memanjakan dirinya, hingga di usianya yang sudah menginjak bangku kuliah ini dia terkesan seperti anak kecil.
Kayla bahkan tak seperti kebanyakan gadis yang lain yang bisa bebas kemana saja bersama teman-temannya,bebas pulang malam hanya sekedar berbincang di cafe atau nonton bioskop di atas jam 9 malam, tidak dengan Kayla! Kayla hanya akan pergi dengan sepupunya atau paling dikawal oleh Ferdi jika harus pulang karena acara di kampus yang mengharuskan dia pulang malam.
Sifat bar-bar Kayla juga tak lepas dari peran Ferdi sejak pertama dia kuliah di kota yang sama dengan Kayla karena menyusul Naina dan mengenal keluarga Kenan. lelaki pertama setelah papanya yang dekat dengannya, selain sepupu-sepupunya tentunya.
Beda dengan Naina yang nyaman-nyaman saja dengan pola kehidupan yang papanya terapkan, Kayla seringkali berbuat hal nakal jika tak dituruti kemauannya dan lebih sering berargumentasi bila ada sesuatu hal yang tak disukai nya.
itulah yang menjadikan Naina lebih dewasa daripada Kayla yang bahkan terlihat seperti anak-anak.
Sebenarnya itupun menjadi alasan mengapa pernikahan Kayla bisa membuat Kenan sakit, walaupun dia sudah mengenal lebih lama keluarga Haris dibandingkan dengan keluarga Krisna.
Bila dengan Naina dan Krisna, Naina diyakini Kenan bisa melewati segalanya dengan baik, selain mereka saling mencintai Naina juga bisa berpikir dengan sangat dewasa dan selalu menyingkapi masalah dengan baik. beda dengan si gadis bar-bar bungsunya Kenan, jangankan mengurus suami mengurus diri sendiri saja Kayla mungkin tak akan sanggup.
Terbukti kemanapun dia pergi, apapun yang dia inginkan kalo bukan sang papa yang jadi sasaran nya maka Ferdi lah yang akan kena getahnya.
Dan malam ini, Kayla harus berbagi kamar, segala sesuatu bahkan ranjang yang selalu dia pakai untuk guling-guling kesana kemari jika sedang menonton drama komedi di lap top miliknya.
Umur tak menjadi patokan seseorang bisa dewasa dan itu terbukti di diri Kayla, walaupun umurnya hampir 19tahun namun dia tetap lah anak papa Kenan yang manja dan apa adanya.
"Kakak sudah selesai mandi?"
"hemmmm"
"kok dapat baju ganti?"
"Tau...!"
"kok gitu jawabannya!"
"Udah disediain di kamar mandi tadi,tau siapa yang nyiapin!"
Kayla pergi berganti an ke kamar mandi, walaupun sudah cukup malam namun rasa lengket dan gerah ditubuhnya mengharuskan Kayla mandi di tengah malam.
"Kak!!! kakak tidur di sofa aja! aku gak biasa tidur seranjang sama orang lain!"
ucap Kayla ketika melihat Haris terbaring di ranjang pink milik Kayla, Haris bangun dari tidurnya dan mengambil bantal serta selimut yang dia pakai..
"Nih!! kamu saja yang tidur di sofa kalo gak mau tidur disamping aku!"
kata Haris dengan entengnya, kemudian kembali berbaring karena jujur saja aktivitas nya hari ini membuat Haris lelah.
"Kak!! kakak lupa ini kamar siapa!! kok jadi aku yang tidur di sofa?!"
__ADS_1
"kakak!!!" panggil Kayla Ketika tak mendapatkan jawaban dari Haris, kemudian Kayla merangkak menaiki ranjang mereka dan berusaha membangunkan Haris dengan cara mengoyangkan tubuh Haris,bukannya bangun dia malah menarik tangan Kayla sampai Kayla jatuh diatas tubuh Haris,dan dengan cepat Haris menggulingkan tubuh Kayla dan memeluk erat tubuh tersebut, kaki Haris mengunci tubuh Kayla.
"Berisik!! tidur Kay...aku lelah!!"
ucap Haris sambil memejamkan matanya yang emang sudah sangat mengantuk, jangan lupakan Kayla yang diam lurus terlentang seperti gedebok pisang! jantungnya sudah meronta-ronta seakan meminta keluar.
Haris yang belum terlalu terlelap malah menarik Kayla ke dalam dekapannya,menjadikan lengannya sebagai bantalan kepala Kayla.
"Dikondisikan jantungnya Kay!!"
goda Haris sebelum benar-benar terlelap,dan Kayla otaknya masih meraja lela kemana-mana.
Pagi di rumah Kenan, mereka semua sudah berkumpul di meja makan, Kenan hari ini sudah harus bekerja dan Syila sang istri tetap pada rencana awal yaitu mempersiapkan acara resepsi pernikahan Kayla.
"Nai, Kay belum bangun?"
"Kayaknya belum ma...biar aku panggil in ya!"
Belum juga Naina beranjak dari kursinya, sepasang pengantin baru itu sudah turun menuju meja makan.
"Tuh mereka turun!"
"Pagi semua..."
"Kamu langsung ke kantor Ris?"
tanya mama Syila melihat mantu barunya sudah memakai baju setelan jas nya.
"Iya Tante!"
"kok tante?? mama dong!"
"eh iya ma...."
Syila terus memperhatikan Kayla yang terus menggerakkan badannya seperti berolahraga.
"Kenapa Kay?"
"Badan Kay pegel semua ma?"
"Kok bisa pegel semua cil?"
mulut lemes Ferdi yang seperti mendapatkan kesempatan untuk mengoda Kayla.
__ADS_1
"Noh... gara-gara Om bule!! 'ngekep' nya kekencangan!!"
ucap Kayla dengan polosnya.
"uhuk...uhuk..uhuk..."
" hmfffha...hahahhahahah"
Haris terbatuk-batuk dengan ucapan Kayla, sedangkan Ferdi yang dari tadi ingin mengoda Kayla akhirnya kena juga dan pecah sudah tawa Ferdi.
pletak...
pukulan sendok dikepala Ferdi menghentikan tawa keras Ferdi, ya...ulah Krisna kali ini, Krisna sudah melihat aura horor yang keluar dari papa mertuanya.
"diem!!"
"Habis lucu kak!"
kilah Ferdi.
Haris yang sekarang salah tingkah karena ucapan istri kecilnya itu, dia takut semua orang beranggapan mereka melakukan malam pertama, mereka tak tau kalo Haris tak akan melakukan itu semuanya sebelum haris dan Kayla membuka hati satu sama lain, Haris hanya mendekap Kay saat tidur karena menurutnya itu gadis itu berisik sekali.
Setelahnya meja kembali hening, sarapanpun dilanjutkan kembali. kemudian mereka berpamitan untuk berangkat kerja.
"Ris kamu Langsung ikut ke kantor ya!"
ucap Kenan sambil berjalan ke arah luar rumah di ikuti Krisna, Ferdi dan Haris berjalan secara berjajar di belakang Kenan.
"iya om!"
jawab Haris, mendengar jawaban Haris Kenan mendadak berhenti, dan sialnya mereka bertiga yang tak siap-siap dengan tindakan Kenan tiba-tiba menubruk Kenan yang ada di depan mereka, dan Krisna tepat di belakang Kenan, Kenan yang tak seimbang hampir saja jatuh bila bukan tangan Ferdi dan Haris memegang bagian tangan kanan dan kiri Kenan secara bersamaan dan Krisna reflek memegang jas bagian depan Kenan dari kejauhan terlihat mereka seperti saling berpelukan karena Krisna berada di tengah dengan ferdi dan Haris disampingnya sambil memegang kedua tangan Kenan.
"Krisnaaaaaa!!!"
teriak Kenan mengema di ruangan tersebut, hingga para wanita berhamburan keluar dari ruang makan.
"Ooohhh so sweet!!!.... Teletubbies berpelukan.....!'"
ucap Kayla sambil menirukan jargon sebuah acara kartun.
'Duhhh lakiku kena lagi!!'
batin Naina, Sedangkan mama Syila sudah memukul kepala Kayla dengan centong yang dia bawa.
__ADS_1
bersambung