Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Baby sitter sehari


__ADS_3

Suasana rumah papa Kenan tiba-tiba ricuh, bagaimana tidak triple Bi yang sudah menginjak umur 9bulan sedang aktif-aktif nya,bahkan Rendra sudah bisa berjalan walaupun pelan, anak sulung Ferdi itu memang terlihat jenius dari kecil.sedangkan kedua saudara kembarnya lagi yaitu Acca dan Arra belum bisa berjalan, masih belajar berjalan.


hari ini adalah giliran Ferdi untuk menjaga triple Bi, tentu saja ditemani oleh Papa Keenan sedangkan Raisya dan juga mama Syila menyempatkan diri untuk ke spa dan berbelanja ke mall itulah agenda hari ini. setelah selama satu minggu Raisya mengurusi 3 bayi kembarnya bersama sang pengasuh,kini saatnya dia merilekskan badannya ke spa ditemani oleh Mama syila dan juga Kayla yang ikut serta.


"kak nitip Eno sama Rio ya? lagian Delina juga sudah besar!" kata Kayla tanpa dosa,dan Ferdi hanya bisa melongo melihat 3 bayinya serta ketiga anak Kayla. melihat reaksi Ferdi Kayla langsung meneruskan kata-katanya


"sebentar lagi urusan kak Haris selesai dan dia akan langsung ke sini membantumu mengurus mereka semua kak! jadi tenanglah!! okey??" begitulah pesan Kayla 2 jam yang lalu, dan bahkan Haris sekarang belum menampakan batang hidungnya sama sekali padahal Ferdi dan juga papa Kenan sudah sangat kewalahan hadapi ke-6 bocah tersebut.


weekend adalah hari dimana para pengasuh anak-anak libur dari itu sudah menjadi kesepakatan antara Raisya dengan Ferdi, maka dari itu di saat Ferdi tidak bisa mengatasi ketiga bayinya dan juga ketika anak Kayla jadi bingung dengan sendirinya.


"uncel.... ini Rendra main air!" kata Rio


"Uncle.. Arra penuh dengan bedak!" kata Eno dari kamar mereka..


"Sebentar sayang...... Acca sedang minum susu!" Teriak Ferdi


Sedangkan Delina sudah berjalan dam bermain dan mainan berserakan dimana-mana. Papa Kenan sudah tak sanggup lagi, padahal tugasnya hanya mengawasi Delina namun Delina sudah porandakan mainan hingga berjajar ke mana-mana.


"Uncle aku lapar!!! dan lagi ini Rendra basah semua!!" teriak Rio


"uncle lihat kasihan Arra lihat wajahnya putih semua!"

__ADS_1


Eno berteriak karena Arra tidak bisa dihalangi, penampilannya sekarang putih semua dari ujung rambut sampai ujung kaki karena memporak porandakan bedak. Ferdi berlari ke arah Arra ketika Acca sudah tenang dengan dot di mulutnya.akhirnya Ferdi pun memandikan Arra beserta Rendra yang sudah basah karena air, memanggil pelayan rumah untuk memberikan makan pada Eno dan Rio. Kemudian Ferdi memakai kan baju untuk Arra dan Rendra selesai mandi, lagi-lagi Arrra berulah, saat Ferdi memakaikan baju pada Rendra, Arra bermain bedak hingga ruangan tersebut penuh dengan bedak putih.


"Oohh Tuhan Arra stop!!! sayang....!!" cegah Ferdi


penampilan Ferdi sudah awut-awutan dia bahkan sudah terlihat putih karena terkena bedak di lantai akhirnya Ferdi memutuskan untuk membawa kedua anaknya keluar kamar, sebelum itu dia melihat Acca yang sudah tertidur karena susu di dot nya sudah habis.Tugas Ferdi tinggal menidurkan kedua anak kembarnya yang tersisa.


"Paaa... Delina mana?" tanya Ferdi pada sang papa, di tengok nya sang papa sebentar, ternyata sang papa sudah tertidur disofa bahkan dengan mulut terbuka sedikit.


"Oohh Tuhan...papa!! membantu apanya!! bahkan bukan dia yang menjaga Delina, tapi Delina yang menjaga dia!! huuhh!!"


ferdi membuang nafasnya pelan melihat Delina bermain dengan tenang di sisi sang Opa yang tengah tertidur. rasanya diantara mereka berenam hanya Delina yang tenang dan diam saja bahkan tidak merepotkan Ferdi sama sekali. sedangkan triple Bi dan sikembar Enoo dan Rio mereka masih memberantaki segala sesuatu yang ada di depannya saat Rendra sudah berjalan menjauh dari Ferdi tanpa bersuara dan tiba-tiba


pyaaaar.....suara vas bunga hias yang ada di ruang tamu menggema, Ferdi kaget karena Rendra sudah tak ada di sampingnya, dan ajaibnya papa Kenan tak terusik sama sekali.Ferdi berlari meninggalkan Arra bersama Delina.


Untung saja pecahan vas bunga itu jauh di depan Rendra karena terhalang meja, Ferdi langsung mengangkat anaknya kemudian dia membawa anaknya ke ruang tengah dimana dia meninggalkan Arra. Ferdi mengatakan kepada dua pelayan yang tersisa di rumah itu untuk membiarkan saja, mereka di minta fokus pada Rio dan Eno karena memang beberapa pelayan termasuk Ningsih dan Laras diijinkan untuk cuti pada hari ini. setelah membawa Rendra masuk Ferdi langsung membawa mereka semua termasuk Delina ke dalam kamar dan memberinya susu botol, meninabobokan mereka dan Ferdi berharap mereka bertiga bisa menyusul Acca untuk tidur siang, tak lupa Ferdi memerintahkan kedua pelayan tersebut menidurkan Eno dan juga Rio.


Setelah semuanya tertidur Ferdi duduk selonjoran di karpet yang ada di kamar tersebut, terlihat triple Bi dan juga Delina tidur dengan pulas.


"Oohh mending aku lembur di kantor setiap hari daripada mengurus mereka sendiri!!! oohhh lelahnya!!" ucap Ferdi karena kelelahan Ferdi akhirnya tertidur di atas karpet tersebut.


Tepat pukul 3 , Raisya, mama Syila dan juga Kayla pulang karena mereka merasa tak tenang meninggalkan anak-anak bersama Ferdi, karena kebetulan ini adalah hari libur nasional jadi ke 4 pelayan mereka secara bersamaan libur, tinggal dua pelayan saja yang tersisa di rumah.

__ADS_1


"Astaghfirullah Ferdi!!!" pekik mama Syila ketika melihat vas di ruang tamu pecah berserakan di lantai, mereka bergegas mencari ke enam anak tersebut, di ruang tengah di temukan papa Kenan yang sedang tertidur dengan mulut terbuka di sofa, dengan segera Raisya dan Kayla menuju kamar anak-anak, Kayla melihat Eno dan Rio yang sedang di tepuk-tepuk masing-masing pelayan di kamar, begitu lah sebiasanya Eno dan Rio kalau mau tidur.


kemudian melanjutkan ke kamar yang satunya, disana terlihat Ferdi tertidur dengan muka lelah nya dan rambut gondrong nya yang terlihat acak-acakan. di tempat tidur masing-masing ke empat balita tersebut tidur dengan nyaman.


"Kasihan banget kak Ferdi!!" kata Kayla melihat sang kakak.


"Ya..abang Daddy yang terbaik Kay!! bahkan Rendra saja tak bisa jauh dari Daddy nya! apa-apa harus abang!!" kata Raisya


"Eh ngomong-ngomong laki kamu mana? katanya mau bantuin tadi?" lanjut Raisya.


"Iya!! lihat aja nanti!! akan ada hukuman buat dia malam ini Sya!!! ucap Kayla bersungut-sungut, namun Raisya malah cekikikan.


"kok Ketawa Sya??" tanya Kay heran.


"Heleh!! lagaknya kamu mau hukum suami!! nanti ujung-ujungnya di buat mendesah luluh juga!!" kegesrekan mereka dalam mode on.


"Eh kok tau?!! abis enak sih!!!" jawab Kayla tanpa malu.


"Otak mesum!!!" kata Raisya


"11..12 ma kamu!!"

__ADS_1


bersambung


__ADS_2