
BUAT PARA PEMBACA NOVELKU, HARAP MAKLUM DONG!! KAN KALIAN TAU KALO INI BULAN PUASA APALAGI MENJELANG LEBARAN.....AKU JUGA SIBUK SAYANGKU!!
JADI MAAF KALO UP DATE NYA AGAK BERANTAKAN!!
AKU ADA 4 NOVEL ONGOING DAN MASING-MASING PUNYA PENGEMAR SENDIRI-SENDIRI, JADI AKU USAHAIN UP DATE SEREMPAK...TAPI NAMANYA JUGA MANUSIA DENGAN SATU OTAK DAN 10 JARI AJA...😁😁 JADI MOHON PENGERTIAN NYA SAYANG-SAYANGKU.....
DIUSAHAKAN SETELAH LEBARAN.....LANCAR SAJA KAYA TOL!!!
SELAMAT BERPUASA BAGI YANG MENJALANKAN!! DAN SELAMAT LEBARAN JUGA.....
***********
"Kak Nai...." teriak Raisya ketika sampai di kamar rawat Naina.
"Hati-hati bocil!" Ferdi memperingatkan!
"Kenapa sih? kan cuma pelukan aja!" saut Naina.
"Bocil lagi hamil Nai!"
"Benarkah?? waaahhh selamat ya Sya!"
"Waahh nambah nie cucu papa Kenan!" kata Krisna yang baru saja masuk, diikuti oleh Kayla dan Haris.
"Benaran Sya kamu hamil?" kata Kayla yang sudah sudah terlihat buncit Perutnya.
"Iya....tadi dia di bawa ke sini sama teman-teman nya karena pingsan di kampus!" jawab Ferdi yang membawa Raisya duduk di sampingnya, dia tidak mau Raisya berdiri terlalu lama.
"Udah tau jenis kelaminnya belum?" tanya Kayla
"Ya belum lah!! baru 2 bulan Kay!!" Ferdi yang menyauti pertanyaan Kayla.
" hehehehe kali aja udah tau!"
Mereka terlibat obrolan yang terlihat mengasikkan,Namun terlihat Haris sudah sangat lelah dan mengantuk,Semua pekerjaan di kerjakan oleh Haris seorang diri karena Jhon di paksa Kayla untuk bulan madu, dan tempat yang paling pas buat mereka adalah kampung halaman Jhon dan Haris di waktu kecil, di luar negri,sedangkan Farel juga di paksa oleh Kayla untuk tinggal di rumah mereka, namun beda dengan Iqbal yang bilang dia ingin menunggu rumah.
"Emang Daddy mau kemana?" tanya anak berusia 7 kala Jhon menitipkan nya ke rumah Kayla.
"Daddy ada urusan,jadi Farel nginep di rumah aunty Kay sama si kembar, gimana?" tawar Jhon pada Farel, Mendengar kata si kembar, bibir Farel langsung merekah, dia memang senang sekali bermain dengan bocah kembar yang beda 2 tahun dari nya itu.Jadilah selama dua Minggu ini Farel menginap di rumah Kayla.
Kembali ke ruang rawat Naina, Kayla yang gak bisa melihat sang suami kecapekan memutuskan untuk pulang terlebih dahulu, menyisakan Ferdi dan Raisya yang juga pada akhirnya ikut berpamitan.
***********
__ADS_1
Kehamilan Raisya sudah menginjak bulan ke 4, rasanya perutnya terlihat sangat begah. Selama kehamilan Raisya tak pernah meminta aneh-aneh, makan seperti biasanya tanpa ada drama muntah-muntah tak karuan. Hanya saja dia sering meminta pulang ke rumah orangtuanya dengan dalih kangen sang papi. Rasya yang juga mendapat kan kabar gembira dari sang isteri, Rania hamil anak kedua, setelah beberapa waktu lalu dia keguguran anak pertamanya, Rasya juga semakin ekstra posesif pada sang istri, bahkan restoran Rania sudah di berikan kepemimpinan nya sementara kepada sepupu Rania.
Hari ini Raisya baru saja pulang dari rumah orangtuanya, mama Syila menyambut menantunya itu dengan hangat.
"Ini sya,sop wortel kesukaan kamu!!" kata mama Syila
"Maksih ma! padahal waktu gak hamil aku paling gak suka ehh malah ketagihan sekarang!"
"Gak papa Sya, banyak-banyak makan sayur dan buah!'
"'wokey mama sayang!"
Malam jniy, Kayla di undang makan malam dan menginap di rumah utama karena sang papa kangen si kembar.Semuanya sudah berkumpul tinggal menunggu Ferdi yang masih ada beberapa berkas yang di tangani, Setelah itu dia turun dan bergabung dengan seluruh keluarganya.
"Uncle......!" teriak Eno sambil berlari dan minta di gendong oleh Ferdi.
"Waahh kakak Eno!" kata Ferdi yang memanggil Eno dengan sebutan kakak, karena dia tau Eno sangat senang di panggil kakak. Begitulah Eno, bila bertemu Ferdi maka dia akan lupa segalanya! sedangkan Rio seperti biasa, hanya berputar-putar di sekitar Opa nya, Opa Kenan.
Setelah makan malam mereka seperti biasa berkumpul di ruang keluarga.
"Menginap kak?" tanya Ferdi pada Haris.
"Iya mumpung weekend!" jawab Haris
"Hehehehehehee " Raisya hanya tertawa kecil sambil mengambil apa yang di berikan Kayla, Haris yang tau apa yang di berikan hanya geleng-geleng kepala saja.
"Apa kau tidak takut sama si Harimau ini?" tanya Haris sambil melirik Ferdi yang bercanda dengan Eno, namun masih bisa mendengar apa yang mereka bicarakan.
"Kakak gak mau ikut-ikutan ya kalo ada apa-apa!" lanjutnya.
"Gak kak! tenang, si Harimau liar itu sudah jadi kucing manis! " ucap Raisya di sertai cekikikan.
"Ada apa sih?" tanya Ferdi penasaran.
"Ada dehhh!!" saut Raisya dan Kayla bersamaan.
Hahahahahahaa begitulah canda tawa di rumah tersebut, selalu mewarnai kehidupan papa Kenan dan mama Syila, dan ini adalah detik-detik kelahiran anak Kayla karena kandungan nya sudah menginjak bulan ke 9.
"Kay katanya anak kamu cewek ya?" tanya Raisya antusias.
"He'eh! si kembar juga seneng banget dapat adik cewek!" saut Kayla.
"Kamu tinggal di sini aja Kay, papa takut kalo Haris kerja trus kamu tiba-tiba kontraksi gimana?" kata sang papa.
__ADS_1
"Iya pa..mulai malam ini kita tinggal di sini kok!" kali ini Haris yang menjawab. karena malam sudah larut, Eno dan Rio di bawa pengasuh mereka masuk ke kamar, begitu juga dengan Kay dan Haris dan semua yang ada disana.
Di kamar Ferdi hanya melongo melihat apa yang di buka oleh Raisya, wanita dengan perut yang mulai terlihat buncit kecil itu tersenyum tanpa henti. Ferdi bertanya darimana dia dapat sesuatu itu!.
"Dari kay!" jawab Raisya ketika ditanya Ferdi dari mana dia mendapatkan nya.
"Kenapa di pajang di sini!" tanya Ferdi terlihat tidak suka.
"Karena aku ingin wajah anakku seperti dia! aku benar-benar ingin melihat dia supaya anakku mirip dengannya.. hihihihi!" kata Raisya yang menurut Ferdi konyol.
"Mana ada yang seperti itu Bocil!!" kata Ferdi tak suka,dia bahkan lupa kalo istrinya sedang hamil dan akhir-akhir sensitif sekali.
tes.... airmata Raisya menetes, Ferdi kalang kabut melihat istrinya menangis.
"Sayang... Bocil sayang ....kenapa menangis?? heemm?" kata Ferdi lembut.
"Kenapa abang membentak ku!!"
"Membentak?? kapan?ohhh astaga!!"batin Ferdi ingat kalo perkataannya sedikit ketus pada sang istri.
"Aku kemarin lagi nonton film India bang!! disana di katakan kalo melihat wajah yang kita inginkan dan tampan! maka anak yang dikandung akan mirip dengannya kalo setiap hari kita pandang i!" rengek Raisya.
"Mana ada yang seperti itu!" lagi-lagi ferdi hanya berani berucap di dalam hatinya.
"Kenapa gak foto abang aja?" minta Ferdi lembut.
"Gak tau!! namanya aja pengen!! kali aja pengennya cuma sehari atau dua hari! kan aku gak tau bang!" kata Raisya sambil memandang foto yang terpajang rapi di sana.
"Ngidam kok aneh!!" batin Ferdi lagi, jujur kalo gak lagi hamil Ferdi tak pernah membatin, semuanya di katakan dengan gamblang pada si Bocil istrinya itu, namun karena kesensitifan Raisya akhir-akhir ini membuat Ferdi menekan ego-nya dalam-dalam.
"Boleh ya bang?" rengek Raisya lagi.
Ferdi memandang foto bule yang terpajang rapi di kamarnya, wajah Ferdi terlihat masam,kontras banget dengan wajah foto bule yang tersenyum manis di sana!
"Dasar bule sialan!" batin Ferdi, dia sudah bisa membayangkan bagaimana si wujud asli foto tersebut tertawa saat ini di kamarnya.
Dikamar sebelah....
"Bee....berhenti tertawa!" kata Kayla karena sedari tadi Haris tertawa dan cekikikan tanpa henti.
"Mine....aku gak bisa bayangin gimana kesalnya Ferdi lihat wajah tampanku di pajang di sana! hahahahahahahaha!"
dan Kayla hanya bisa geleng-geleng kepala, dan akhirnya ikut cekikikan membayangkan kesalnya kakak lelakinya itu.
__ADS_1
bersambung