
"ya pa.....aku ingin tau kisah Naina,jadikan itu sebagai hadiah ulangtahun ku".
Aryo menetralkan raut wajahnya yang terlihat sekali tengah terkejut, beberapa kali dia menghela nafasnya dengan kasar.
rahasia yang dia dan keluarganya simpan rapat-rapat selama hampir 24 tahun ini seakan sia-sia dengan ketahuan kenzo tentang sosok yang mereka sembunyikan.
"apa ken juga tau?" kata-kata aryo memecah keheningan itu.
kenzo menggelengkan kepalanya.
"Apa yang sudah kamu tau enzo?"
kenzo hanya diam,dia seakan tak mau cerita sebelum sang papa bercerita terlebih dahulu.
aryo menatap lekat mata itu,mata yang sama dengan milikinya,tajam dan tegas! seolah berkata 'katakan yang sebenarnya sekarang pa!'.
"apa papa boleh tau darimana kamu dapat foto ini?"
"dari bibi lastri"
"apa yang bibi katakan?"
"dia gadis yang pernah menjadi nyonya Hardiansyah,kala itu!"
" apa hanya itu?"
"sebenarnya siapa dia pa?kalo dia selingkuhan papa dan papa mencoba menyakiti mama,jangan ajarkan aku sopan santun lagi dalam menghadapi papa!" ucap kenzo dengan nada yang terdengar mengancam.
"hahahahahaha.....dalam tubuhmu mengalir bukan hanya darahku tapi darahnya juga tapi entah mengapa kelembutannya sama sekali tak mengalir dalam tubuhmu!".
Aryo tertawa, semakin membuat kenzo geram.ingin rasanya dia menonjok muka sang papa jika dia bener2 telah selingkuh di belakang mamanya.sayangnya rasa hormatnya lebih besar dari rasa marahnya.
__ADS_1
aryo terus berpikir apakah ini sudah waktunya anak-anaknya tau tentang naina?lalu bagaimana dengan erlita? walaupun aryo tau sebenarnya Erlita juga menginginkan anak-anak mengenal wanita yang telah melahirkan mereka.
Tapi dilubuk hati aryopun tidak rela jika anak-anak menolak erlita jika tau dia bukan ibu kandung dari ketiganya.
bagaimana pun erlita yang telah merawat membesarkan mereka dengan jiwa dan raganya serta perjuangan yang tak kalah menyedihkan dari naina.
"'bagaimana hadiahnya pa?"
"apa benar dia istri kedua papa?"
"ya....benar" jawab aryo singkat.
jawaban aryo sontak membuat kenzo mengepalkan kedua jari-jari tangannya.
dia merasa dihianati sang papa,sosok yang sangat dia kagumi,sosok yang di pandangnya sangat mencintai mamanya dengan teganya telah berselingkuh dan menikah dengan wanita lain.
Kenzo memejamkan matanya sejenak,mencoba menetralkan amarahnya.
kenzo memang sosok yang bisa mengontrol emosi dan mimik mukanya dengan baik.andai sekarang yang ada dihadapannya papanya adalah kenan bisa dipastikan kenan akan menghajar sang papa tanpa peduli dengan etika dan sopan santun.
"kenapa papa melakukan itu pa?" kata kenzo dengan suara yang gemetar menahan amarahnya.
"awalnya papa terpaksa!" jawab aryo.
"awalnya?jadi sekarang papa mencintai dia pada akhirnya?!!" ucap kenzo sedikit meninggalkan suaranya sambil berdiri dari kursinya.
"Enzo....papa...butuh waktu untuk menceritakan semuanya padamu"
"enzo rasa ini waktu yang tepat pa!hari ini enzo ingin hadiah itu!"
aryo menelepon asistennya dan berpesan untuk jangan biarkan siapapun masuk dan menganggunya bersama sang anak.semua jadwal meeting pun diundur sampai besok.
__ADS_1
"kau ingin tau cerita naina kan? ayo sebaiknya duduk dan dengarkan cerita papa".
kenzo mengikuti langkah sang papa yang berjalan menuju sofa diruang tersebut.
setelah mereka duduk aryo mulai menceritakan siapa naina.
"Naina..." dia memandang foto yang diberikan oleh kenzo padanya tadi.foto dirinya dengan naina yang tengah tersenyum dengan manisnya.
" Dia gadis penuh pengorbanan,dia bahkan tak pantas disebut manusia,dia lebih pantas disebut sebagai titisan malaikat"
"pertama bertemu dengannya membuat kepala ku penuh dengan beribu pertanyaan,mengapa mama ingin aku menikah dengan gadis kecil itu?"
"oma? oma ratna maksud papa?"
"ya...usia naina waktu itu 18tahun terpaut 15 tahun dengan papa,gadis manis dengan senyuman yang tulus dan polos.papa akhirnya menikah secara siri dengannya dan rasanya hati papa sangat sakit kala itu karna merasa telah mengkhianati erlita".
"bahkan papa tak pernah menemui dia yang notabenenya sudah menjadi istri sah papa,papa hanya fokus pada erlita,mamamu"
"kenapa papa menikahi dia dan memilih untuk menyakiti hati mama pa?"
"keinginan oma! keinginan oma yang membuat papa menikahi gadis itu,oma memberikan pilihan pada papa, menikahi gadis itu secara siri dan tetap menjadikan erlita sebagai nyonya Hardiansyah atau menceraikan Erlita saat itu juga!papa sangat mencintai mamamu maka papa memilih untuk menikah dengan naina"
" ternyata pilihan oma tidak salah,naina gadis yang sangat baik,dia tau posisinya dan dia bahkan berjanji tidak akan pernah jatuh hati pada papa,segala rasa sakit dan derita nya dia tanggung sendiri"
"Dia korbankan segalanya,masa mudanya, kebebasannya untuk orang-orang yang dia sayangi bahkan untuk kami orang-orang yang baru saja dia kenal" aryo tak dapat lagi menahan air matanya mengenang naina gadis yang dicintainya.
kenzo mengerutkan keningnya,dia berpikir seperti apa naina, pengorbanan apa yang dilakukannya hingga sang papa terlihat sangat memujanya dan mampu membuat seorang aryo menangis tanpa malu didepan anaknya.aryo menatap mata kenzo dan melanjutkan perkataannya...
"kau tau enzo,dia...ya naina lebih memilih nyawa kamu dan kenan daripada dirinya sendiri...demi namira,kamu dan juga kenan dia korbankan segalanya asal kalian bahagia dan hidup normal bersama keluarga yang utuh.
"Naina..... gadis yang telah melahirkan kalian dengan perjuangan dan pengorbanan nya"
__ADS_1
Deg....
bersambung.....