
"kakak janji... seterusnya kay akan makan pake ayam, khusus hari ini aja ya telornya"
bujuk Naina menyakinkan sang adik biar mau makan nasi dengan telor.Krisna yang melihat bagaimana sendunya Kayla dan bagaimana Naina membujuk adiknya akhirnya ikut bicara.
"Udah ayo duduk...biar kakak yang pesenin"
"Yah mau makan apa?" tanya Krisna setengah berteriak pada ayahnya.
"Nasi campur aja Kris" jawab ayahnya yang masih setia pada telponnya.
setelah beberapa saat, mereka ber empat duduk di satu meja saling berhadapan.
"ini makanan datang...ini buat Kayla....dimakan ya" kata krisna menyodorkan sepiring nasi ayam yang sudah ditambah sayur sop.
"ini buat kamu nai..."
"Nai kan sudah bilang belum laper kak,jadi nai gak usah makan"
tolak Naina, Krisna tau apa yang dipikirkan Naina, Naina sengaja tak makan hanya karena dia ingin berhemat,namun dengan mengorbankan perutnya demi sang adik rasanya tak adil buat Naina,pikir Krisna.
"Hari ini kakak dapet upah dari ayah,jadi hari ini kakak yang traktir!ya kan yah?" Krisna memberi kode pada sang ayah,dan pak Rahmat tahu akan rencana anaknya hanya tersenyum pada Naina sambil mengelus kepala Naina.
"Iya nak...makanlah,hari ini Krisna sudah membantu bapak dan pasti dapat upah dong"
"terimakasih kak..." ucap Naina dengan senang, terlihat jelas di wajah manis Naina.
selesai makan mereka melanjutkan perjalanan,hari semakin petang, Naina beberapa kali terlihat cemas dan meremas tangannya sendiri.
Krisna dan pak Rahmat yang tau semuanya hanya saling pandang dan memberi kode satu sama lain.
"Nahh udah sampe rumah bapak nih.."
__ADS_1
"waaahh rumah kakak cantik ada ayunannya"
Kayla lari di depan rumah samping kanan ada pohon mangga besar dengan ayunan yang terbuat dari karet besar.
"dek..... ati-ati..." Naina berlari melihat adiknya berusaha naik ke ayunan tersebut.
Seorang wanita paru baya keluar dari rumah itu...
"Sudah pulang yah..kris...."
"iya bu...." jawab Krisna sambil mencium tangan ibunya.
"siapa?" tanya ibunya ketika mendapati 2 orang anak gadis sedang bermain di ayunan.
"nanti ayah cerita in sama ibu....naiii kay... ayo masuk sudah malam..." kata pak Rahmat.
"iya pak...."
Krisna diperintahkan ibunya untuk menunjukkan kamar Naina yang tepat berada di samping kamarnya.
ibu Kasih sangat senang melihat Kayla yang ceria dan terus menempel pada Krisna, Krisna yang notabenenya anak tunggal dari keluarganya sangat bahagia melihat keceriaan dan kecerewetan Kayla, sedangkan Naina memang terlihat lebih kalem dan tak banyak bicara.
Kayla sudah terlelap di kamar barunya bersama Naina,sedangkan Naina menulis beberapa kali no. telpon papanya.
Naina fokus pada kertas dan ingatan nya, sampai-sampai Krisna yang masuk membawa teh hangat tak disadari nya,bu Kasih meminta Krisna untuk memberikan teh hangat pada Naina.
"Masih belum ingat?"
"Belum kak... memang nai sangat bodoh kak"
Naina meneteskan air matanya, kelemahannya adalah pada daya ingat yang tak terlalu bagus,di kelas memang Naina tak pernah masuk 10 besar peringkat, jangankan 10 besar 15 besar aja dia tak masuk tapi Naina punya segudang prestasi di bidang lain, terutama di olah raga fisik, seperti renang,lari maraton dan beberapa olahraga yang selalu membawa nama baik sekolahnya kala ikut lomba.
__ADS_1
Setiap orang pasti punya kekurangan dan kelebihan, begitu juga dengan Naina,selain kecerdasan otaknya yang sepertinya kalah dari adiknya Kayla,karena dari kecil Kayla sudah menunjukkan tanda-tanda kecerdasannya, begitu juga dengan wajahnya yang memang terlihat kalah cantik dari kayla,namun sikap sabar dan lemah lembutnya bahkan bisa menutupi segala kekurangannya.Bukannya dia tak cantik,hanya sedikit berbeda dari adiknya,karena Naina lebih mirip sang mama,sedangkan Kayla cenderung mirip keluarga sang papa.
"Udah..gak usah di ingat lagi,besok lagi aja...ya?"
"iya kak....oya kak,tadi nai nemu ini di laci meja..maaf nai lancang hehehhehee"
Naina menemukan sebuah gelang cantik yang terbuat dari bahan titanium dengan satu hiasan bentuk bulan, Naina berusaha melepaskan gelang itu.
"Gak usah dilepas nai,itu hasil praktek aku waktu kelas 1 kemarin...itu desain aku sendiri lho..bagus gak?"
"cantik kak...nai suka"
" kalo gitu ambil buat kamu deh...di balik hiasan bentuk bulan itu ada nama aku..itu tanda kalo aku sendiri yang desain"
"emang praktek nya harus bikin seperti ini kak?"
"Gak juga..cuma kakak ahlinya bikin desain kayak gini...jadi biar totalitas dan dapat nilai bagus kakak bikin ini deh"
"ya udah habisin teh nya dan tidur,besok dipikir lagi no. telpon papa kamu"
sebelum Krisna berlalu dari kamar Naina, Naina memanggil nya kembali
"Kak..."
"hemmm ada apa?"
"terimakasih buat kakak,disini nai merasa berada di tengah-tengah mama dan papa, apa lagi sekarang ditambah bonus kakak cantik heheheheh.. makasih kak"
ucap Naina sambil tersenyum manis,dan di balas oleh Krisna sebelum keluar dari kamar tersebut.
Kakak cantik?..ya.. Kayla yang menamai Krisna kakak cantik,bukan tanpa alasan karena wajah Krisna yang putih bersih dan terlihat tampan dengan bulu mata lentik dan tebal.
__ADS_1
bersambung...