
"aaaaaahhhhhhhh...kakak!!!!!!!"
teriak Kayla dari dalam kamar mandi!
Haris yang masih terlelap kaget dengan teriakan Haris dari dalam kamar mandi,dia reflek bangun dan berlari
braaakkk!!
"Ada apa Kay?? kamu gak papa kan??"
tanya Haris dengan panik, dia pikir Kay terjatuh atau terjadi insiden didalam kamar mandi, Haris memegang bahu Kay memutar-mutar badan Kay melihat barangkali ada tubuh Kayla yang terluka.
Haris tak menyadari bahwa Kayla hanya memakai b*ra dan Cd saja berdiri di depan kaca, sedangkan Kayla yang masih shock karena Haris menerjang masuk tiba-tiba ke dalam kamar mandi yang memang tak pernah Kay kunci saat mandi.
"Kay gak ada yaang....."
kata-kata Haris berhenti begitu saja ketika menyadari tampilan gadis di depannya itu.
Dengan susah payah Haris menelan saliva nya sendiri.
Kayla yang mendengar Haris diam dan memandang i tubuhnya, seketika tersadar dari rasa shock nya.
"Dasar bule mesumm!!!! keluar...keluar...keluarrrrr!!!!"
teriak Kayla sambil memukuli Haris, Haris seketika lari keluar kamar mandi.
Setelah beberapa saat, Kay keluar dari kamar mandi dan kembali Haris diam dengan sikap cool seperti biasanya.
"Apa?"
tanya Haris seakan tak terjadi apa-apa ketika melihat Kayla memberikan tatapan tajamnya.
"Dasar mesum!!! seneng ya liat badan aku yang sekseeehhh abis!!"
"Ciihhh aku yang harusnya jaga-jaga!! tiap malam kan kamu selalu menikmati tubuhku dengan matamu itu!!"
"Itu salah kakak!! kenapa tidur gak pake baju!!"
"Aku gak bisa tidur pake baju!! dan kamu memanfaatkan semuanya!!"
ucap Haris yang tak mau kalah.
"Aku gak ya!!!"
"Terserah!!"
Haris berdiri dan berjalan ke kamar mandi.
"Tunggu kak!!! aku lupa kenapa tadi teriak di kamar mandi!!"
"hemmm kenapa?"
"Kakak tanggung jawab!! liat nih...ini..ini...ini...ini...banyak sekali ini ulah kakak!!! kasih solusi sekarang!! mana mungkin Kay ke kampus dengan tampilan kayak gini!! kakak cari solusi sekarang!!!"
ucap Kayla sambil menunjuk kan tanda-tanda merah di sepanjang lehernya karena ulah Haris semalam.
Haris hanya melirik sekilas dan berlalu dari hadapan Kayla,masuk ke kamar mandi.
"Hah??!! kok malah pergi f
gitu aja sih!! menyebalkan!!"
Kayla keluar dari kamar dengan celingukan, melihat sekitar nya barangkali ada orang yang sedang memperhatikan nya. dirasakan aman dia melesat ke dalam kamar tamu dimana Raisya tidur, kebiasaan Raisya yang tak mengunci kamar mempermudah Kayla masuk,
"Sya!!....bangun!! Sya....bangun!! .. RAISYAAAAA!!!!"
"Siap mama Raisya bangun jangan di siram air lagi!!!'
Raisya reflek berdiri dengan tangan hormat bendera.
__ADS_1
"Hahahhahahahahaha!!"
gelak tawa Kayla menyadarkan Raisya yang masih sangat mengantuk.
"Hoaaammmm....apaan sih Kay!!! pagi-pagi bikin kesel aja!!"
"Sya..emmm bantuin aku bisa?"
"apa???"
"Cara ngilangin ini gimana?"
ucap Kay lirih dan menahan malu.
"Ya ampun Kay!!! bule kamu itu ganas banget!!! ckckck......berapa ronde?"
Sudah dibilang Raisya lebih banyak pengalaman dari pada Kayla. dan dipastikan dia lebih bar-bar dari Kayla, umurnya yang terbilang masih muda kadang susah mengontrol omongannya, berbicara dulu baru dipikir akibatnya.. begitulah sepertinya!.
"Enak aj!!! kita gak ngapa-ngapain ya!! dia bilang cuma makan takjil doang!!! Sialan!!"
"Oohh cuma diincipi doang!!...cie...cie.....yang ngarep di lebih-lebih in....gak cuma di incip!"
goda Raisya.
"Udah ah...gimana nih!!"
"Emmm bentaran Kay!"
Raisya nampak membawa sesuatu
"ini...! kata temen aku sih olesi pake bawang putih.. cepet ilang nya tapi aku gak tau berhasil gak! cuma aku yakin banget kamu gak mau bau bawang ke kampus!!"
"Jadi??"
"Jadi kita pake ini! foundation buat nutupin merah-merah ini!"
" okey Sya, aku pergi dulu! nyiapin baju buat si bule!!"
"Sini Kay bantu kak!!"
"Dari mana?"
" nyari solusi buat perbuatan kakak!"
"ciihh... dapet?"
"Dapet lah!"
Akhirnya tanpa banyak bicara ,mereka menyelesaikan urusannya dan segera turun ke bawah untuk sarapan.
Di hari yang sama 10.45.
"Udah lama nungguin Fer?"
"Baru aja kok tenang aja! nunggu lama cewek tersayang gak jadi masalah!!"
ucap Ferdi sambil membuka pintu mobil untuk Cindy.
"Kita kemana?"
"ehmmmm jam makan siang masih lama! kita ke pinggir kota ya..disana ada tempat wisata pemancingan dan sekalian kita bakar ikan disana? gimana?"
"boleh.....wahhh aku suka ikan bakar!!!"
"Aku tau sayang!!"
Mobil Ferdi pun melesat membelah kerumunan kota yang tak terlalu padat karena jam makan siang masih lama.
"Gimana kuliah nya? lancar?"
__ADS_1
tanya Ferdi memecahkan keheningan diantara mereka, Cindy yang sedang larut dalam kebimbangan karena besok sang kakak dan Hans mantan kekasihnya akan datang. Mark bukan penyabar seperti Krisna, bahkan dia lebih terlihat ganas di banding Haris, suami Kayla yang terkenal pendiam dan terlihat galak!
"Hah??!! apa Fer?"
"Kamu kenapa sayang?? banyak pikiran ya?"
"Gak kok! cuma dari tadi pemandangan nya bagus jadi aku terpesona!!"
kilah Cindy namun memang pemandangannya sangat indah, hijau dan asri.mereka sudah keluar dari kerumunan jalanan dikota, dan berada di jalan menuju pinggiran kota melewati kanan kiri sawah nan hijau.
jam menunjukkan pukul 12 siang,mereka menempuh perjalanan lebih sari satu jam.
"Waaahhhh seger banget udaranya!!"
Cindy senang karena udaranya yang segar membuat mood Cindy kembali naik.
"Suka sayang?"
"iya suka banget fer! kamu hebat milih tempat!!"
"Ayo kita makan...habis itu kita keliling dan nyoba perahu itu"
"okeh..."
Setelah hanpir satu jam nunggu hidangan makanan yang mereka akhirnya menyantap makanan tersebut, Ferdi sengaja mengaja Cindy ke tempat ini, biar romantis dan berkesan, dia ingin Cindy selalu ingat dengan kebersamaan mereka saat ini.
selesai makan mereka berkeliling dan mencoba beberapa permainan yang terkesan lebih tradisional.
"Fer...ayo ke sana...lihat ada yang jual aksesoris!!"
Cindy berlari mengandeng tangan Ferdi kemudian memilih beberapa aksesoris yang unik disana.
"Bagus gak fer?"
Cindy menunjukkan sebuah gelang berbahan rotan yang cukup unik.
"Bagus banget!! tapi kita harus segera kembali....sudah sore banget...aku mau ajakin kamu makan malam!"
"ya udah yuk....."
Setelah mereka mampir di sebuah hotel dan mandi serta ganti baju yang memang sudah disediakan oleh Ferdi mereka melanjutkan perjalanannya ke sebuah cafe di pinggir danau...ferdi benar-benar bersikap romantis saat ini. dia memilih satu bilik tempat makan untuk berdua.
Cindy terlihat bahagia, senyuman mengembang di bibirnya.
"Aku senang liat kamu bahagia!! dan ingat kita harus terus bahagia!!"
ucap Ferdi setelah selesai makan malam dengan ditemani lampu yang temaram.
"Cind.....aku mau bilang sesuatu sama kamu!"
Cindy langsung berkersiap! dia sangat takut bila Ferdi melamarnya malam ini, karena tak seperti biasa, hari ini Ferdi sangat romantis, dia tetap Ferdi yang slengean namun kali ini dia lebih romantis.
Seandainya Ferdi melamarnya malam ini, dia binggung bagaimana menjawabnya, bagaikan dengan Mark kakaknya? bagaimana dengan Hans. Cindy binggung sekali. mungkin Cindy berpikir ingin menyelesaikan dulu masalahnya.
"Kamu mau bilang Fer?"
Ferdi melihat mata Cindy, senyum yang seharian ini di berikan pada Ferdi nyatanya masih bisa membuat Ferdi melihat kesenduan didalamnya, dan Ferdi bertekad akan menghilangkan mata sendu itu dari dalam Cindy.
"Fer? kamu mau ngomong apa?"
panggil Cindy yang melihat Ferdi melamun, Ferdi tersenyum dan mengengam erat tangan Cindy.
"Cind......aku sangat mencintaimu!!"
"Aku tau Fer!"
jawab Cindy sambil menunduk, namun kemudian memandang kembali mata Ferdi.
Dan ferdi mengatakan sesuatu
__ADS_1
"Ayo kita putus!!"
bersambung