Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
121 ( Kayla series)


__ADS_3

"Sayang.... ambilin handuk, disini gak ada!!"


teriak Krisna dari dalam kamar mandi.


"iya sebentar..!"


Setelah menerima handuk dsri Naina,gini Krisna sudah duduk di atas ranjang menemani sang istri, ya tandi sore Naina ijin pamit ke rumahnya pada mama Syila.


"Kok diem aja Nai sayang?? hemmm?"


tanya Krisna sambil memainkan jemari tangan Naina, entah mengapa itu menjadi kebiasaan baru Krisna.


"Aku kepikiran Cindy dan Ferdi yank! gimana ya mereka sekarang?"


"Sudahlah....jangan terlalu di pikirin, aku yakin Ferdi menyelesaikan urusannya dengan baik sama Cindy"


"Aku khawatir sama mereka yank, Cindy teman aku, tapi aku juga gak bisa melihat Ferdi sedih, dia gak pernah dekat dengan gadis lain, selain aku Belinda dan Kay! sama sepupu aku yang lain aja dia gak deket!"


"Aku telpon Cindy ya?"


tanya Naina lagi.


"Jangan!!besok saja kamu dateng ke apartemen nya, Mark sampai besok siang!"


"Yank....liat Ferdi gih?? aku tadi telepon Kay katanya Ferdi juga gak pulang ke rumah!"


"Ya udah aku pergi dulu! kalo mau tidur kamu duluan aja, jangan nunggu aku!"


"Iya "


Jam sudah menunjukkan pukul 9.45 malam, akhirnya demi Naina yang mengawatirkan keadaan Ferdi, Krisna pergi ke rumah Ferdi,dengan kunci cadangan yang pernah di berikan Ferdi, Krisna berniat masuk untuk melihat apa Ferdi ada di rumahnya.


Ferdi duduk ditaman belakang rumahnya, menikmati kepedihan hatinya, setelah tadi mampir untuk membeli beberapa minuman beralkohol dan rokok.


Ferdi memang tak pernah meneguk minuman tersebut apalagi merokok, namun kali ini Ferdi bener-bener ingin meminumnya.


Teman Ferdi memang tak banyak , Rian teman yang paling akrab dengannya gini sedang ditugaskan ke luar pulau, dia adalah seorang anggota militer.


sedangkan Abizam sedang berada di luar negeri karena berlibur dengan Belinda,wanita yang di nikahinya satu tahun yang lalu.


Ketika dia hampir meneguk minumannya, Krisna yang masuk dengan kunci cadangan mengambil minuman di tangan Ferdi.


Ferdi kaget dan menoleh ke arah orang yang merebut minumannya.


"Kak Kris!!!... haissshh!! kembalikan!!"


"Kenapa??"


"Pake tanya lagi!!"


ucap Ferdi ketus, dia sangat pusing memikirkan nasibnya sekarang.


"Belajar sakit hati Fer!! biar kalo ketemu orang yang tepat kamu gak akan pernah tau lagi rasanya sakit hati!"


Karena dilarang minum, Ferdi menyalakan rokok ditangannya. Tiba-tiba Krisna mengambil rokok yang ada ditangannya Ferdi.


"Kak!! balikin!!".

__ADS_1


ucap Ferdi kesal.


"Jangan ngerokok di dekat aku!! ntar aku ikut terkontaminasi!!"


"Ya udah balik gih!!"


"Kamu ngusir aku?? aku bela-belain kesini buat nemenin kamu sampai ninggalin istri cantik aku buay kamu!!"


"Heleh!!! sejak kapan kakak jago gombal!! jangan ngomong gitu ntar kalo ada yang dengar bisa salah paham!!"


"Paling yang denger mbak Kunti di pohon Kelengkeng itu!!"


ucap Krisna sambil menunjuk pohon Kelengkeng yang ada di depan mereka.


"Cindy dan Hans sudah lama pacaran! mereka putus karena kesalahpahaman, aku yakin dia akan bahagia karena Hans sangat mencintai dan menjaga Cindy dengan baik,itu yang aku tau dari dulu!!"


ucap Krisna, sedangkan Ferdi hanya diam saja.


"Wajar kalo hati kamu sakit!aku bahkan lebih parah dari kamu...ya.. walaupun pada akhirnya aku mendapatkan wanita yang aku cintai, tapi jangan lupakan perasaan ku dan hatiku yang sekian lama sakit!"


"Berjuang boleh Fer!! tapi jangan bodoh!!...aku berjuang menanti dan mendapatkan Naina karena aku tau kita saling mencintai, tapi kamu??? hatinya milik orang lain Fer!! jadi melepaskan adalah cara terbaik untuk kalian!!"


kata Krisna panjang lebar.


"Dan aku sudah melepaskan dia kak!!"


"bagus!!! aku senang mendengarnya!...oh ya...aku memecatmu untuk 2 hari ke depan!! jadi!! jangan coba-coba terlihat di kantor!!"


"Kak pekerjaan aku banyak sekali!! aku tidak mau dipecat!!"


dipecat bosnya minta nego??? gak!!! jangan terlihat di kantor!! atau aku pastikan kamu akan aku nikahkan dengan stella!!"


"Kakak gila ya!!!???? aku gak mau dipecat!!"


Ferdi mengikuti pergerakan Krisna, Krisna mengemasi botol minuman dan rokok yang Ferdi beli,dan melangkah keluar dari rumah Ferdi.


"Kak mau dibawa kemana minumanku!! kak!!!


dasar kakak laknat!!!"


ucap Ferdi bersungut-sungut namun tak dihiraukan Krisna.


"Aku pulang!! mau ngeloni istriku!!"


"Ciihhh gak usah pamer!!"


"Iri? besok aku lamarin Stella buat kamu!!"


"Ogahh!!! ngapain kakak lamarin cewek jadi-jadian itu buat aku! hiiiiiihhhhh!"


Ferdi bergidik ngeri mendengar nama Stella disebut, Stella adalah seorang OB di kantor Krisna, satu-satunya OB yang lemah gemulai, tak jarang dia minta di panggil OG ( office girl) dan selalu terlihat genit di depan Ferdi, Ferdi menurut i panggilan OG tersebut tapi naas panggilan OG dalam arti lain.


"Iihh pak Perdi!!.... jangan OB dong!! aku kan OG!!"


ucap Stella kala itu.


"Iya...ya aku panggil OG!! orang gila!!!"

__ADS_1


"iiihhhh pak Perdi jahat dehhh!!!"


"Ferdi....ferdi ya namaku!!pake 'F' bukan ' P' jadi bukan Perdi!!! dasar bambang!!!"


"Jangan panggil bambang dong pak!! udah cantik gini juga!! Stella!!!"


tiba-tiba suara si Stella jadi-jadian itu berubah ke mode cowok karena ferdi memanggil nama aslinya.


Bambang adalah orang yang sudah lama kenal dengan Krisna,makannya Krisna membiarkan Bambang menjadi OB dikantornya dengan segala keadaan nya.toh Bambang gak pernah nyusahin yang lain dan selalu benar kerjanya,malah kadang-kadang menjadi hiburan bagi teman sekerjanya.


"Ya udah kakak pulang dulu!!! ingat barang ini gak akan bikin kamu tenang!!"


Krisna memperingatkan Ferdi sambil menunjukkan kresek berisi minuman yang telah dia sita dari Ferdi.


"Cari orang buat bicara! bukan malah merusak diri sendiri seperti ini!!"


"Iya...iya kak!!...kak? aku jadi dipecat 2 hari?"


"hemmm"


"kenapa?"


"Sengaja aku pecat kamu!! kalo aku kasih cuti aku bisa rugi bayar kamu!!!"


"Sialan!!!! kakak gak ada akhlak!! dipecat butuh pesangon wooyyy..."


teriak Ferdi yang entah di dengar oleh Krisna atau gak, pasalnya Krisna sudah melambai dan memasuki mobilnya.


drt....drt....drt....


tiba-tiba hp di sakunya berbunyi..


"mama Syila?" gumam Ferdi kemudian menekan tombol hijau di ponselnya.


"Haloo ma!!"


"Ferdiiiiiiii!!!!! dasar anak nakal!!!! besok juga pulang kamu kesini!!! mama mau bikin perhitungan sama kamu!!!"


tut..


teriak mama Syila sampai-sampai Ferdi harus menjauhkan ponselnya dari telinganya dan tiba-tiba ponselnya dimatikan sepihak.


Disebrang sana..


"Hiks ....hiks.....hiks....."


"Udah ma ....dia baik-baik saja!!"


ucap Kenan melihat sang istri menangis setelah menelpon Ferdi, ya sebelumnya dia menelpon anaknya Naina dan Naina tiba-tiba menangis menceritakan semuanya pada mama.


"Mama hanya gak ingin dia sendirian pa! hanya kita yang Ferdi punya!..dia bahkan memilih menyendiri disana hikss...hiks....mama gak ingin dia bunuh diri hanya karena patah hati!!"


"Hush....mama ngomong apa sih!! udah tidur! besok juga Ferdi kesini!!"


Akhirnya mereka terlelap dengan beban pikiran masing-masing, ya.. Ferdi hanya tinggal punya keluarga Kenan saja, mama Syila sangat menyayangi dia layaknya anak kandungnya sendiri.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2