Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Kecurigaan namira 2


__ADS_3

"Naina? mendengar nama itu,kenapa hatiku merasa berbeda"..ucap namira sambil memegang dadanya.


Namira terus memperhatikan papanya di layar laptop dan mencoba mendengar lagi ucapan sang papa.


"sekali lagi selamat ulang tahun sayang,semoga kita bertemu lagi di jannah-Nya" ucap aryo sekali lagi kemudian beranjak pergi dari ruang kerjanya.


namira masih terkejut dengan semua yang dia dengarkan.


tentang siapa sosok naina.


malam itu juga karna di rasa aryo sudah kembali ke kamarnya,namira menyusup masuk kedalam ruang kerja papanya.


Tujuan utama namira adalah laci dimana Aryo mengambil foto tadi.


pikiran-pikiran buruk tentang sang papa membuat dirinya memberanikan diri masuk ke tempat terlarang itu.ruang kerja aryo yang tak sembarang orang bisa masuk kesana,bahkan pembantu dirumahnya sekalipun akan dikawal langsung oleh erlita pada saat membersihkan ruangan itu.


namira yang berasumsi bahwa papanya punya selingkuhan dan ingin membuktikan semuanya, tentunya dia berharap bahwa pikirnya saat ini tidak menjadi kenyataan.


Namira mulai membuka laci meja papanya dan kebetulan aryo tidak menguncinya.


sebelum membuka laci tersebut namira sudah bener-bener menata hatinya agar tidak shock akan Kenyataan yang akan dia dapatkan.


"Bismillah....." ucap namira sambil membuka laci tersebut.


dilihatnya bingkai foto itu terbalik kemudian dia angkat dan mulai membaliknya untuk melihat siapa orang yang ada di foto tersebut.


Deg....


fotopun terbalik,namira kaget dan seketika meraba wajahnya sendiri,foto seorang gadis tersenyum dengan manisnya tengah dia pegang.


"Apa ini?? kenapa wajahnya mirip denganku?" ucap namira lirih.


dia tak menyangka dengan apa yang dia dapatkan saat ini.


"apa ini kembaran ku?tidak mungkin ini foto lama... seperti sudah lama sekali foto ini"


"sebenarnya siapa dia?"

__ADS_1


Dia terus memandangi foto itu,dengan hp yang dia bawa dia memotret foto tersebut.dia terus memandangi foto ditangannya dan tanpa terasa airmata nya jatuh ke pipi.


dia shock dengan apa yang dialaminya.


" kenapa aku menangis?"apa yang terjadi sebenarnya?".


karna tak ingin ketahuan,namira pun segera meninggalkan tempat itu.


berbagai pertanyaan penuh sesak di benaknya.


######


"Pagi sayang" ucap aryo pada erlita sambil mencium kening istrinya.


semua yang dilakukan aryo tak luput dari pengamatan namira.


'kalo papa mesra gini ke mama,masa' iya papa selingkuh?' batin namira.


'kalo gak selingkuh lalu siapa wanita itu?' lanjut namira.


sampai pertanyaan sang papa pada si kembar membuyarkan lamunan namira.


"hari ini ada acara kemana kalian?" tanyanya pada si kembar.


"nongkrong aja pa sama teman-teman" saut si pendiam kenzo.


"boleh pulang agak malam kan pa?" kali ini si bungsu yang bertanya.


"hemm....jaga diri baik-baik"


"siap pa" saut mereka bersama.


"kenapa nam? kenapa kamu pandangi papa terus?" kali ini erlita yang berbicara.


"Gak papa ma...namira cuma heran..kok papa ganteng banget sihhh? hehehheehe pasti saingan mama waktu muda dulu banyak ya ma?" namira mencoba mengorek keterangan dari sang mama perihal masalalu papanya.


" hemmm papamu itu mikir kenzo"

__ADS_1


kenzo yang merasa di sebut namanya cuma mengerutkan dahinya.dan erlita menyadari itu,lalu melanjutkan bicaranya.


"iya!...mirip kenzo...gimana gak mirip,kenan aja udah ganti pacar sampai 3x... padahal kenzo 1 aja gag dapet"


kenzo yang dibahas yang mama hanya memutar bola matanya aja,dan kenan cengengesan gak jelas,jangan ditanya bagaimana aryo dia hanya tersenyum kecil di sela-sela kunyahan makannya pagi ini.


"maksud nya papa gak pernah pacaran ma?" tanya namira menyakinkan.


"iya....papamu sekali pacaran cuma sama mama,waktu itu kita masih sama-sama di bangku SMA dan pada akhirnya kita menikah dan sampai sekarang".


"waahh papa tipe cowok setia ya?" ucap namira sambil melirik sang papa.dia juga sempat melihat aryo berhenti sejenak dari acara makan nya.


" tuh duo K tiru papa, terutama kamu ken,jangan suka mainin hati cewek" ucap namira lagi pada adik-adiknya.


" ya sudah habiskan makan kalian,namira berhenti mengoda adik-adik mu"


"Aku cuma menasehati mereka ma, jangan sampai mereka menyakiti hati wanita,mereka harus ingat bahwa mereka punya kakak cewek juga,ya kan pa?" tanya namira meminta pendapat aryo.


"hemm" aryo menjawab sambil tersenyum manis pada anak gadisnya itu.


namira merasa geram dengan jawaban sang papa,dia masih berpikiran bahwa papanya tengah selingkuh atau bahkan pernah selingkuh dulu,dia merasa harus mencari tau semuanya.


Dia terus berusaha memancing reaksi sang papa.


sampai dia mendapatkan ide yang dirasa cukup ampuh untuk melihat bagaimana reaksi muka datar sang papa.


diambilnya hp dari tas nya dan perlahan mode silent dinyalakan.


dan meletakkan hpny di telinga kanan nya sambil memandang sang papa.


"selamat ulangtahun nai....naina"


"uhuk...uhukk...uhukk..."


Namira mengangkat kedua ujung bibirnya sedikit melihat reaksi sang papa,sedikit sekali sampai tak ada yang menyadari nya.


'kena kau pa' batin namira.

__ADS_1


flashback off


bersambung


__ADS_2