Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
58 (seosan 2)


__ADS_3

5 tahun telah berlalu...


"Abizam.....bawa kesini makanannya sayang...."


"ok mom..." jawab anak berusia sekitar 11 tahun itu.


Hari ini perayaan ulang tahun kenzo dan kenan serta bunda Naina.mereka memutuskan untuk mengadakan barbeque di belakang rumah mereka.


rumah utama masih di huni kenan,syila istrinya dan kedua anak mereka Naina 10 tahun dan Nikayla anak kedua kenan yang berusia 3 tahun.


sedangkan kenzo telah membeli rumah yang di rasa dekat dengan kantor nya beserta anaknya Rasya yang sekarang berusia 8 tahun dan istrinya sedang hamil 7bulan.


sedangkan Namira yang sekrng di sibukkan dengan ketiga anaknya, abizam 11 tahun, anzel 7tahun dan Ayana 3tahun.


karena merasa tak tega dengan kegiatan Namira yang mengurus rumah dan bekerja, Alex memutuskan untuk meminta Namira keluar dari pekerjaannya, walaupun awalnya Namira menolak namun dengan sifat keras kepala suaminya,semua berjalan sesuai permintaan sang suami.


kenan sedang berbicara di telepon ketika mereka sedang berkumpul di rumah belakang.


"kau urus aja jay,....aku akan ke sana nanti..."


"--------"


"lusa aja aku kesana... baiklah"


tut..hp dimatikan.


"ada apa" tanya kenzo.


"ada masalah sama proyek aku di kota S zo"


"terpaksa lusa harus kesana..."


"kenapa gak aja istri dan anakmu sekalian liburan...."

__ADS_1


" bener juga kamu.."


suka cita tercipta disana,mereka mengenang orang-orang yang mereka cintai dengan cara mereka masing-masing,kilatan bayangan mama papa bunda dan oma mereka sering mereka jadikan kekuatan untuk menjalani hidup lebih baik lagi.


"nan.... gimana keadaan uncle niel?" tanya Namira.


"dia baik saja,kamu kan tau si bandel itu tetap susah minum obat,...dasar! aku rasa dia dokter gadungan!"


ucap Kenan yang kadang begitu kesal mendapatkan berita dari sepupunya kalo uncle neil yang sangat dia sayangi merajuk dan tak mau minum obat.


ya sejak 4 tahun yang lalu Daniel sakit dan hanya Kenan yang bisa membujuknya untuk sekedar makan dan minum obat.


"aku rasa kamu anaknya bang....bukan aku!" ucap Denis anak satu-satunya Daniel kala itu.


ya Denis selisih 2 tahun dengan Kenan, walaupun hanya sodara sepupu namun mereka sangat akrab,dan sering kali Kenan menjadi alasan dirinya cemburu akan kasih sayang papanya Daniel,namun itu tak menjadi masalah buat Denis.


"hihihihi iya....susah banget kalo disuruh"


#######


sepanjang jalan entah kenapa naina terus saja menempel pada syila,dia bahkan menyingkirkan Nikayla adiknya supaya bisa dekat dengan sang mama.


"naiii sanaan dikit dongg!masak gak mau ngalah sama Kayla sayang...."


"gak ma....bentar aja...nai mau bobok sampai bandara,..kay...hush..hush...sana....sama aunty mira aja dulu"


"Gak boleh gitu kak,jadi kakak tuh harus bisa jaga adiknya...jangan dijahili mulu' dong adiknya" syila menasehati naina.


"iya nai...masa' kamu gak liat sih aunty dan om kenzo sama papa Kenan,kita tuh akur terus jadi sodara...."


"Nai juga sayang sama kay..... apapun akan nai kasih buat kay... semuanya..... kepentingan kay adalah hal pertama yang akan nai utamakan!"


"heleh.... sok-sok an mau ngejagain kayla, alamat rumah kamu sendiri aja kamu suka lupa nai..gimana mau jagain kayla,kalo bermain berdua palingan juga dia kamu tinggalin....dasar pelupa kamu!" cibir namira sambil bercanda.

__ADS_1


"iiihhhh aunty....aku sudah ingat no. telpon papa,mama dan alamat rumah sendiri aunty!"


"ya itu kalo kamu lagi panik aja kan??"


melihat anaknya sudah mulai merajuk, Kenan menengahi perdebatan kecil antara anak dan kakaknya itu.


sampai akhirnya mereka tiba di bandara,dan benar saja naina nempel bagai lem di lengan syila mamanya.


"udah sana... pesawat dah mau berangkat...kalian ati-ati di sana,jangan lupa ngabari terus ya"


"iya kak.. rencana kami disana cuma 1 Minggu aja kok"


ucap syila sambil mengambil alih kayla dari gendongan namira.


"ingat nai....jaga kayla dan mama"


"siaaaappp aunty!!!"


"kami berangkat dulu kak"....


mereka berpisah di depan tempat check in,namira masih berdiri disana memandang Kenan dan keluarga kecilnya,tak pudar senyuman di wajah namira ketika melepas keluarga itu pergi menemani Kenan kerja sambil berlibur.


Tiba-tiba naina berlari ke arah namira,kemudian memeluk namira dan setelah melepaskannya senyuman naina terbit...


"Janji ya aunty,kalo nai bisa jagain kayla dan mama,terus pulang lagi ke sini tanpa tangisan kayla...nai dapat hadiah??!"


"emmmm...okey..nai dapat hadiah...emang nai mau apa?"


"Rahasiaaaa aunty....tunggu nai pulang duluuuu" anak itu berkata sambil berlari ke arah Kenan.


namira hanya tersenyum saja melihat tinggah laku naina....


"da..daa......aunty.....nai pasti kembali pulang dan minta hadiahhhh!" teriaknya sekali lagi.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2