Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Detik-detik kelahiran triple baby


__ADS_3

Hari ini mama Syila, Naina dan Kayla berkumpul di rumah papi Kenzo, mereka menjenguk istri Rasya, Rania yang baru saja melahirkan beberapa waktu yang lalu,Rasya mempunyai seorang anak perempuan.


"Ferdi sudah berangkat Raisya?" tanya Mama syila


"iya mah kemarin sore bang Ferdi berangkat ke luar kota, katanya ada klien yang mau bertemu dengan dia secara langsung jadi dia harus menghadiri pertemuan itu." kata Raisya.


"ini perkiraan kelahiran si triple baby masih lama Sya?" tanya Kay


"masih 2 mingguan sih kay!ya semoga sesuai dengan jadwalnya.


mereka berkumpul di ruang keluarga sedangkan di ruang tamu ada Krisna, Harris,papii Kenzo, Rasya dan juga Papa Kenan sedang berkumpul di sana tak ketinggalan hari ini John pun ikut bersama Rika untuk melihat anak dari Rasya.


"Aku dengar kamu juga hamil Rika?" tanya mama Nayla


PT


"iya tante!hamil sekitaran hampir 2 bulan!"


"apakah hamil kali ini mengganggu?misalnya mual mual atau muntah berlebihan begitu?" tanya Naina


"iya itu terjadi hanya di pagi hari saja itupun sebelum sarapan,tapi kalau mas Jhon membuat kan aku sarapan,aku bisa makan serta mual-mual nya akan hilang apalagi kakaknya Farel begitu perhatian dengan adiknya ini, dia senang akan ada yang menemani nya nanti."


kata Rika panjang lebar.Rika yang awalnya minder masuk ke dalam keluarga Hardiansyah,Dia merasa bukan siapa-siapa, hanya janda beranak satu yang hidupnya jauh dari kata mewah, tiba-tiba saja dengan lemah lembut nya Jhon sang asisten Ceo perusahaan nya jatuh cinta padanya, perjuangan Jhon juga tak semulus jalan tol, keraguan Rika yang membuat Jhon bekerja lebih keras untuk meyakinkan wanita pujaan hatinya itu,kini Rika sudah mulai terbiasa dengan kehidupan barunya.


Berulangkali Raisya menahan perutnya yang tiba-tiba sakit, namun hilang kembali jadi dia hanya diam saja tanpa mempedulikan nya kembali, mereka akhirnya makan siang bersama, Setelah makan siang, Raisya menelpon sebentar sang suami, Ferdi yang memang setiap jam meminta video call dengan Raisya,dan setiap setengah jam Kiki harus melaporkan apa saja yang dilakukan oleh Raisya.


Semua orang berpamitan, Haris sudah pergi bersama kayla dan ke tiga anaknya, sedangkan papa Kenan dan papi Kenzo sudah pergi berdua, kebiasaan mereka setiap beberapa minggu sekali mereka akan bertemu dengan Namira,kakak perempuannya, tentunya papa Kenan yang akan bermanja-manja dengan sang kakak. Krisna lebih memilih pulang ke rumah mama Syila selain mengantar sang mama, dia dia akan menginap bersama dengan Naina dan kedua anak nya.krisna biasa melakukan itu sebulan sekali.


"Farel boleh ikut Oma Syila?" tanya farel pada Krisna, dia begitu nyaman bila bermain dengan Kamilaa, Farel dan Kamila terpaut satu tahun saja.


"boleh Sayang!" jawab Krisna


"Jangan merepotkan Oma Rel!" kata sang Daddy


"Siap Daddy!!" jawab farel dengan senang.


Mereka pun berpisah dengan mobil masing-masing.


"Ada yang mau kamu makan?" tanya Jhon pada Rika,sambil mengecup tangan istrinya.

__ADS_1


"Rujak buah enak kali ya mas!" jawab Rika


" Ya kita cari!" ucap Jhon datar. Rika sudah hafal dengan sifat sang suami jadi dia merasa biasa dengan sikap datar dan dingin suaminya, bila orang melihatnya mungkin akan banyak yang salah paham, bisa-bisa mereka mengatakan bahwa Jhon orang yang tak pernah mencintai Rika dengan sikap dingin dan datarnya, kenyataan nya bule itu cinta mati dengan Rika si bekas janda anak satu tersebut.


"Mas itu di pinggir jalan ada yang jual!!" kata Rika tiba-tiba


"Hemmmm!" Jhon berhenti di pinggir jalan,dan meminta Rika di dalam mobil saja.


"Pak beri saya satu Bungkus rujak!" kata Jhon


Si penjual buah keliling itu terkejut dengan bule di hadapannya, bule beli rujak? begitulah pikirannya.dan dengan senang seorang gadis yang tak lain adalah anak si penjual rujak maju melayani Jhon.


"Eh mas bule mau beli apa? maksudnya isinya mau buah apa aja?" kata si gadis


"Apa saja boleh!"


"Oya... gimana kalo pear,mangga,nanas,mentimun,pepaya dan melon!" ucap si gadis dengan mengerakkan dadanya seraya mengatakan buah terakhir yaitu melon.Jhon hanya menatap datar pada gadis tersebut.


"Boleh!" jawabnya datar.


Sedangkan si penjual rujaknya alias bapak dari gadis itu sedang melayani pembeli lain. Rika yang melihat kegenitan gadis itu pada suaminya hanya geleng-geleng kepala.


"Mass...sudah rujak nya?" kata Rika dengan lembut sambil melingkarkan tangannya di lengan sang suami, Jhon malah melingkar kan tangannya di pinggang sang istri.


"Sebentar lagi! cup...!" satu kecupan mendarat di kening Rika


"oalah sudah ada yang punya?? kalah cantik deh aku!!! asyem!!! gagal punya pacar bule!! hiks..hiks..." batin gadis itu dalam hati.


##########


"Maaaaaa hiks...hiks....sakit maaaaa!!!"


"Kikiiiiiiiii?!!" teriak Raisya


Dengan cepat Kiki yang mengambilkan minuman untuk Raisya berlari ke arah kamar Raisya.


"Nyonya!!!" teriak Kiki melihat majikannya sudah terduduk di lantai kamar, dengan menahan sakitnya.


"Ki...huh..huh.. huh...panggil mama!!! ini kontraksi Kayak nya!!"

__ADS_1


Kiki yang tak pernah hamil ikut panik dengan apa yang di alami oleh Raisya,namun dia bisa menetralkan perasaannya dengan baik, karena yang terpenting saat ini adalah majikannya itu.Kiki berlari ke arah kamar mama Nayla setelah memapah Raisya sampai ke sofa ruang tamu.


"Nyonya Nayla!..... nyonya!!!" teriak Kiki sambil mengedor-ngedor pintu kamar mama Nayla.


ceklek.


"Ada apa ki?" tanya mama Nayla


"Nyonya muda!! nyonya muda mau melahirkan!!"


''Apa???!!! siapkan mobil Kiki!! biikkk ambilkan perlengkapan bayi Raisya!!"


Mama Nayla dan papi Kenzo ikutan panik dengan reaksi dari wajah Raisya.Tak lama kemudian, mereka sampai di rumah sakit dan membawa Raisya ke ruang bersalin.


"Maaaaa aku mau abang!!! hiks...hiks....!!" kata Raisya


"iya sayang iya.. Kiki hubungi Ferdi?!"


"Baik nyonya!!!"


Beruntung Ferdi baru saja keluar dari ruang meeting, sebenarnya baru nanti sore Ferdi kembali dari luar kota, dia ingin mengistirahatkan tubuhnya. baru saja merebah kan tubuhnya, ponselnya sudah berbunyi dan menunjukkan nama Kiki disana.


"Ada berita apa Ki?" tanya Ferdi dengan suara lelahnya.


"emm maaf tuan! bisa tuan pulang sekarang juga!!"


"Ada masalah apa?? aku masih lelah!!"


"Nyonya muda tuan!!"


"Ada apa dengan istri ku?!" kata Ferdi yang memotong perkataan Kiki, rasa lelah dan kantuknya tiba-tiba hilang.


'' Nyonya muda menginginkan anda tuan!! dia sekarang ada di ruang sakit karena kontraksi!!"


"Apa??!!!" pekik Ferdi.


"Adeeee!siapkan mobil kita pulang sekarang juga!! kata Ferdi sambil berlari dari kamarnya.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2