
"Maaf ya...tuan bule!"
ucap Kayla dengan wajah yang tampak jelas di buat-buat di mata Haris.
"Kayla!!!" hardik sang mama
"Namanya Haris!!! bukan bule!!"
lanjut sang mama.
"Kan wajahnya bule ma..jadi sama aja dong!"
protes Kayla dengan wajah cemberut, apalagi dia melihat Haris tersenyum tipis sekali namun di mata Kayla itu sebagai sebuah ejekan.
"Gak papa Tante,lagian dia masih kecil juga!"
ucap Haris setenang dsn seramah mungkin,membuat mama Syila bener-bener ingin menjadikan Haris sebagai kandidat mantu idaman.
"eh aku dah 18 tahun ya.. udah otw mau 19,enak aja di bilang kecil!!!"
sungut Kayla tanpa sadar.
"kaylaaaa" panggil mama syila dengan penuh penekanan.
"iya...ya ma....maaf kak Haris!"
Kayla meminta maaf kepada Haris dengan di buat seramah mungkin.
Kenan yang menyaksikan semuanya hanya geleng-geleng kepala saja, sedangkan Krisna sudah menyusul istrinya ke kamar.
"Nak Haris sebagai permintaan maaf,sabtu dan minggu depan.... Kayla akan menjadi guide untuk nak Haris, kan nak Haris masih baru di kota ini"
kata mam syila menawarkan anak gadisnya.
"mama.... Kayla gak mau ah!"
bisik Kayla seraya menarik tangan sang mama agak mendekat.
"boleh Tante,saya juga butuh seseorang untuk menemani belanja untuk ngisi apartemen saya tante,..boleh kan om?!"
tanya Haris menoleh pada Kenan.
"iya gak papa,...kay...temani Haris ya..sabtu Minggu kan kamu gak ada kuliah!"
minta sang papa.
Kayla menganguk, Kayla dan Haris sama-sama tersenyum sinis...mereka berdua sama-sama punya rencana yang entah apapun itu.
sedangkan dikamarnya Naina sedang memilah baju yang akan dia bawa.
"Gak usah bawa banyak-banyak,ntar di kira papa mertuaku,aku bawa kabur anaknya lagi!!"
kata Krisna yang sudah menempel bagai cicak di punggung Naina.
"Apaan sih kak!! ada aja deh!"
"Aduuuhhh capek banget sayang!!"
keluh Krisna.
"emang berkebun bikin capek ya?"
"iya...kan aku gak pernah sayang....ntar malam ini tugas kamu! mijitin aku ya?"
"iya...ya nanti Nai pijitin, sekarang lepas dulu deh....aku dah selesai nih..!"
__ADS_1
ucap Naina sambil meronta di perlukan suaminya.
bukannya di lepas Krisna malah makin mengeratkan pelukannya di barengi dengan kecupan-kecupan kecil di leher belakang istrinya.
"Kak!! hentikan!!"
perintah Naina yang merasa heran dengan perubahan sikap Krisna, baru semalam menikah Krisna yang biasanya tenang dan bisa menahan diri, kini berubah menjadi suami yang manja dan tak mau menjauhi dari Naina.
"kakak manja deh sekarang!"
kata Naina yang tak berhasil keluar dari dekapan sang suami.
"manja sama istri kewajiban Nai, daripada manja sama istri orang lain? emang kamu ma".
Setelah beberapa waktu akhirnya Naina keluar kamar dengan membawa koper di tangan Krisna.
mereka berpamitan untuk segera kembali ke rumah Krisna.
"sering-sering datang ke sini ya sayang!"
kata mama Syila.
"iya ma..."
"pa.. Nai pergi dulu ya...."
"hemmm...sering pulang ke sini!kalo suami kali macem-macem langsung lapor papa!"
kata Kenan dan sontak mendapat cubitan dari tangan sang istri.
"kami pamit pa ..ma.. Kay...."
kali ini Krisna yang bersuara.
Haris yang masih setia di sana akhirnya ikut undur diri, karena belum hafal dengan jalanan di kota itu, Haris memutuskan untuk ikut serta Krisna dan mengantarkan dirinya ke apartemen barunya.
setelah mengantar Haris kini Krisna dan Naina sudah sampai rumah Krisna dan disambut dengan senang ibu Kasih, ibunya Krisna.
"Sayang.....ibu kangen banget sama kamu Nai!"
kata bu Kasih sambil memeluk erat Naina, gadis yang selama 2 tahunan ini membuat anak lelakinya seperti tak bernyawa.
"Nai juga bu...pak..."
ucap Naina yang beralih memeluk sang papa mertua.
"Udah makan malam?"
tanya Bu kasih.
"sudah bu...tadi dijalan dia pengen sate di depan komplek,sate bang Ariel!"
kata Krisna menjawab pertanyaan sang ibu.
"ya sudah istirahat saja sana....besok kita bikin kue ya Nai?"
"iya bu...pak Bu nai naik dulu...
Naina masuk di belakang Krisna,kamar yang asing kini menjadi milik Naina,melihat sekeliling nya,rumah Krisna tak seperti di kota S ,disini rumahnya terlihat besar dan bagus, Naina beralih pada balkon kamar Krisna dan ternyata disana dia bisa melihat bagian belakang rumah.
"Wah kak ada kolam disana?"
"hemm..hobi bapak minta di bawa ke sini Nai...itu ikan2 peliharaan bapak?"
"waahh pasti menyenangkan besok pagi bisa melihat ikan-ikan itu"
__ADS_1
"hemmmm... sekarang senangkan suami kamu dulu!"
ucap Krisna sambil mengangkat Naina dan membawanya masuk,
Krisna dengan sigap membawa Naina ke atas ranjang miliknya.
"di sini kakak biasanya bayangin ada kamu Nai tiap malam! dan sekarang semuanya bukan lagi impian kakak!"
"kakak cinta banget sama kamu sayang...."
Tanpa menunggu balasan kata-kata dari Naina, Krisna yang sudah tak tahan segera melancarkan aksinya,membuat Naina yang tak pernah tersentuh sebelumnya sebelum malam pertama mereka, mengeliat ke sana kemari.
Krisna benar-benar menjadi lelaki mesum setelah menikah,pikir Naina.
"Kak!!!.. kunci pintu dulu!"
pinta Naina.
mau tak mau krisna beranjak dari tubuh istrinya menuju pintu kamar dan dengan gerakan cepat segera mengunci kamarnya.
Krisna segera melancarkan aksinya kembali,hingga malam kedua mereka terlaksana kembali,tak seperti malam pertama nya,malam ini Krisna tak bisa menahan diri, pertempuran nya dengan Naina tidak hanya dilakukan sekali saja,dia benar-benar berencana memuaskan dirinya.dan hasilnya Krisna membuat Naina terlelap dengan 4X pertempuran.
"cup..cup..cup..."
kecupan-kecupan kecil di berikan Krisna disetiap wajah Naina yang terlelap dengan damainya.
Hari-hari dilalui Naina hanya berdiam diri di rumah bersama Bu kasih,karena Naina belum masuk kuliah kembali.
membantu pak Rahmat memberi makan ikan,mengajak Bu kasih berkreasi dengan kue dan lain-lain adalah kegiatan keseharian Naina.
Disisi lain, Kayla sedang berdiri di depan sebuah pintu apartemen yang membuat dia bener-bener kesal hari ini!
"Dasar ya!!!! kalo bukan karena mama,mana sudi aku ke sini!!"
omel Kayla sambil menekan tombol bel di pintu.
ceklek....
seorang lelaki membuka pintu apartemen tersebut,dengan dada polos dan hanya memakai celana pendek selutut dengan handuk di lingkarkan di lehernya dan sedikit mengosok rambut basahnya.
lelaki tersebut terlihat berlipat gantengnya dimata Kayla, Kayla sedikit terlena dan bengong melihat pemandangan langka di hadapannya.
melihat gelagat Kayla,jiwa usil lelaki itu muncul seketika.
"Keren gak?"
"He 'eh"..
jawab Kayla sambil mengangguk.
"Seksi gak?"
"banget!!!"
ucap Kayla tanpa sadar karena terbawa lamunannya dengan bibir yang tersenyum tiada henti.
"Sadar bocah!!!!"
ucap Lelaki itu yang tak lain adalah Haris sambil meletakkan jari telunjuknya di kening Kayla dan mendorongnya ke belakang sedikit, membuat lamunan Kayla ambyar entah kemana.
Blush......muka merah Kayla terpampang nyata di depan Haris.
"Aaaaaggghhhh!!!!...bule sialan!!!! bule gilaaaa!!!"
teriak Kayla saking malunya,namun Haris seakan tak mendengarkan semua umpatan Kayla, dengan muka datarnya dia berlalu ke kamarnya untuk ganti baju.
__ADS_1
bersambung