
"Ya aku sudah gila!!! aku gila karena kamu lebih memilih perempuan itu!! aku gila karena jatuh cinta sama kamu!!!"
ucap Kayla berapi-api sambil mendorong tubuh Ferdi yang saat ini sedang mendekapnya.
Ferdi shock dengan apa yang di dengarnya, Kayla jatuh cinta padanya? itulah yang dipikirkan Ferdi saat ini,dia hanya bisa bengong saja bahkan ketika Kayla terlepas dari dekapannya Ferdi tak menyadarinya,namun ketika sebuah taksi berhenti di dekatnya baru Ferdi tersadar.
"Kay...buka kay!!! kita perlu bicara!!"
teriak Ferdi sambil menggedor-gedor pintu mobil berharap Kayla membuka pintu untuknya.
Namun seakan tuli, Kayla menyuruh sopir taksi untuk jalan.
Ferdi sedikit berlari mengejar taksi yang ditumpangi Kayla.
"ooh shit!!!"
Ferdi geram sendiri dengan semua yang barusan terjadi antara dia dan Kayla.
" kenapa aku malah terlihat seperti sepasang kekasih yang bertengkar dipinggir jalan sih!!"
gumam Ferdi melihat mengedarkan pandangannya ke segala arah.
Akhirnya Ferdi memutuskan untuk kembali ke kantor nya,dan disana Sonia sedang menunggu duduk santai di sofa ruang kerja Ferdi.
"Bagaimana? terkejar?"
tanya Sonia.
"Biarin aja ...tuh bocil kalo marah gak bisa lama kok!"
namun mulut dan mata Ferdi jelas berbeda, matanya terlihat khawatir dengan perkataan Kayla yang tak akan menganggunya lagi.
"Udahlah Fer,akui aja napa,kalo kamu ada rasa sama Kayla! jangan di pendem ntar jadi bisul!!"
"Aku tak ingin bernasib sama dengan kak Kris!!"
Sonia memang sudah tak berniat mengejar cintanya Ferdi sejak 1 setengah tahun yang lalu,kini dia akan menikah dengan teman kerja Ferdi,dan memang kadangkala Ferdi makan siang bersama, Sonia Ferdi dan Rehan teman se kampus Ferdi dulu dan sekarang teman kerjanya.ferdilah yang memperkenalkan Rehan dengan Sonia.namun karena Kayla tak tau apa-apa tentang itu hingga dia beranggapan bahwa Ferdi berpacaran dengan Sonia.
#######
"Om Jay??"
sapa Naina ketika melihat Jay tengah berada di lobby apartemen miliknya.
"Siang Nai!"
__ADS_1
ucap Jay asisten Kenan sambil memeluk keponakan angkat nya itu.
kini Jay sudah berada di dalam apartemen Naina.
"Maksudnya om? Nai dipindah kuliah?"
Naina memperjelas perkataan Jay,karena secara tiba-tiba papa Kenan meminta Naina pulang,dan artinya dia akan memindahkan kuliah Naina.
Naina hanya diam, disaat dia sudah tenang di sini,kini dia harus kembali lagi ke tanah air, menolak permintaan sang papa rasanya Naina benar-benar tak sanggup,namun bila kembali ke tanah air maka semuanya kenangannya akan muncul lagi di kepala Naina.
"Apa aku harus menuruti papa om?"
tanya Naina sendu, tentu saja Jay tau apa yang sedang dipikirkan oleh Naina.
"Apa kamu belum bisa melupakan Krisna?"
deg....
selama 2 tahun lebih Naina tak pernah mendengar nama itu secara langsung,namun kali ini dia mendengar dari Om Jay asisten papanya,tak dapat dipungkiri bahwa hatinya masih bergetar mendengar nama itu.
tiba-tiba airmata nya meleleh dengan sendirinya, Jay mendekati gadis yang sudah dianggap anaknya sendiri itu.
"Jangan menangis lagi!kamu pasti bahagia nanti!"
ucap Jay sambil mengelus kepala Naina dengan penuh kasih sayang.
Ingin sekali Naina marah dan melupakan Krisna,tapi semakin berusaha lupa semakin kuat rasa cinta itu,Belinda diam-diam menjadi mata-mata bagi Naina,berita tentang Krisna semua informasi kan pada Naina dan sekarang Naina tahu bahwa Krisna tinggal satu kota bersama.Karena itu Naina ragu ketika sang papa menyuruhnya kembali ke rumah dan memindahkan kuliah nya.
"Nai??"
"Ya Om!"
" kita kembali lusa pagi... Om urus dulu semua dokumen nya dan oya...ulang tahun papa dan papimu akan diadakan di hotel XXX kita harus menghadirinya makanya lusa bener-bener sudah harus berangkat ke tanah air!"
Akhirnya disinilah Naina, dibandara di negaranya sendiri, setelah 2 tahunan Naina tak pernah berkunjung sekalipun ke rumah, ini adalah kali pertama kakinya menginjak tanah air.
"kita segera ke hotel saja ya, istirahat disana,karena acaranya diadakan sore nanti!kalo harus pulang ke rumah takutnya kamu malah kecapekan"
kata Jay sambil menyeret koper milik Naina.
"Om....ehhmm apa aku tidak usah beli kado buat papa dan papi?"
"tidak usah? kedatangan kamu sudah jadi kado terindah buat mereka Nai?"
sebuah mobil menjemput Naina dan Jay,mereka segera menuju hotel yang akan dijadikan sebagai tempat pesta ulang tahun papa dan papinya.
__ADS_1
Disisi lain...
"Pa!!! kamu keterlaluan!!! kenapa kamu gak bicara sama aku??"
teriak Syila pada suaminya, sedangkan Kenan hanya menutup telinganya dengan kedua tangannya.
"ini tentang masa depan anak kamu pa!!! kamu bener-bener ya!!! aku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Naina saat tau semuanya!!"
"Ma....anggap saja ini hadiah ulangtahun ku!"
"hadiah ulangtahun papa bilang?!!! Kenan!!! pernikahan anakmu bukan dijadikan sebagai hadiah ulangtahun tahun!!!"
teriak Syila kembali.
"Sudahlah ma...ayo kita berangkat, Naina pasti sudah sampai hotel!"
Kayla yang sudah ada di hotel bersama dengan sepupu-sepupunya, mengatur berbagai macam hal untuk acara ulangtahun sang papa.kayla juga tak pernah tau ada rencana lain dibalik ulang tahun sang papa.
"Apa??!!! jadi hari ini pernikahan kak Nai?"
pekik Kayla ketika sang mama menyeret Kayla masuk ke kamar hotel.
"Iya..aduuuh papa kamu itu benar-benar setres!!!"
"Ma!!! jangan bilang papa setres dong!!"
kata Kayla dengan ketusnya
"Papa kejam banget sih ma!!!gimana nasib cintaku juga kelak maaa!!!"
rengek Kayla.
keheningan terjadi dikamar itu,mereka tak tau bahwa ada orang lain yang berada dikamar itu tepatnya di balkon kamar hotel itu,Betapa shock nya Naina mendengar bahwa sang papa mengatur pernikahannya saat ini,tanpa bertanya, tanpa mempertemukan siapa calon suaminya.
hancur sudah harapan Naina, kepulangan ke tanah air berharap bisa mengambil kembali hati Krisna dan sama-sama memperjuangkan hubungannya di depan papa Kenan.
Dia juga merasa heran mengapa sulit sekali menolak keinginan sang papa, padahal hati dan perasaannya hancur.
"Kay tidak akan membiarkan ini terjadi ma!! Kay pergi dulu!!"
kata Kay berapi-api.
"Kay tunggu nak....maksud mama...jangan gegabah!!"
teriak Syila ketika melihat Kayla keluar dari kamar tersebut.
__ADS_1
bersambung
--ada yang gregetan sama papa kenan?tahan dulh okeym.. tahanan???