Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
93


__ADS_3

"Jangan lepaskan aku kak hiks ...hiks...aku mohon... jangan lepaskan aku!!"


Kata-kata itu terus terngiang di telinga Krisna,ya perpisahan Krisna dan Naina 2 tahun yang lalu masih membekas di hati Krisna, hidupnya kacau saat itu,namun kegigihan untuk memantaskan diri dan berpikir untuk kembali berjuang membuat dia bekerja keras untuk itu semua.


Krisna tak benar-benar melepas Naina, setelah kepergian Krisna dari rumah Naina malam itu, Krisna tau kemana Naina pergi, kembali ke negara dimana dia pernah berjuang menaikkan level hidupnya.


Krisna mempunyai sahabat bernama Mark yang tinggal di sana,dan Krisna meminta adik Mark Cindy,gadis seusia Naina untuk mendekati Naina dan mencoba menjadi sahabatnya, Krisna mencoba menjaga Naina dengan cara apapun.


Cindy sering diam-diam mengirimi Krisna Video yang memperlihatkan Naina menangis sambil jongkok memeluk lututnya sendiri, saat melihat video itu sungguh rasanya Krisna ingin berlari dan segera menyusul Naina kesana.namun akal sehatnya masih terus memerintahkan untuk bersabar.


Bu Kasih sungguh hancur melihat anaknya 2 tahun yang lalu,hingga berkali-kali dia memperkenalkan Krisna dengan anak teman-temannya agar Krisna bisa melupakan Naina.namun semuanya selalu berakhir dengan Krisna yang bersimpuh di kaki sang ibu dengan wajah memelas memohon pada sang ibu untuk menghentikan semua nya.


Dan sekarang bu Kasih sudah bisa menerima semuanya,hatinya mulai tenang melihat anaknya sudah terlihat lebih tegar,mereka tak lagi tinggal dirumah lama pak Rahmat,kini mereka ikut ke kota J karena perusahaan Krisna yang berkembang pesat selama 2 tahun ini, pusat perusahaan pindah ke kota J dan di kota S tetap di pegang oleh Reno sahabat sekaligus orang yang sudah dianggap sodaranya sendiri oleh Krisna.


"Pak..itu lho tetangga baru kita,kemarin menantunya melahirkan! anaknya cewek katanya,,cantik!"


kata bu kasih


pak Rahmat yang tau betul bahwa istrinya sedang curhat karena ada Krisna yang tengah ikut sarapan pagi itu.krisna sudah kebal dengan sindiran-sindiran sang ibu tentang pasangan hidupnya.menjawab dengan sangat tenang.


"Beli sesuatu aja bu...trus dijenguk"


"ibu sudah kesana!!"


"Ya udah kalo udah kesana... Kris berangkat dulu ya pak bu.... hari ini Kris lembur bu..jangan ditunggu"


Krisna berlalu setelah menyalami dan mencium tangan ke dua orang tuanya. lelaki 30 tahun itu segera berlalu dari hadapan orang tuanya.


ketika Krisna tak terlihat lagi, Bu kasih menangis meratapi nasib anaknya.


"Andai saja dia terlahir bukan dari wanita miskin kayak aku pak!! dia pasti sudah....hiks..hiks...!"


ucap Bu kasih


"sudah bu...ini bukan karena harta!! ibu tau sendiri itu kan?!"


"Iya...tapi ibu gak tega pak liat Kris seperti itu...hiks...hiks..."


"sudahlah.... semuanya akan berjalan dengan semestinya bu!"


ucap pak Rahmat sambil mengelus punggung istrinya mencoba menenangkannya.


######


"Semuanya sudah siap Jay!!"


ucap Kenan di balik meja kerjanya.


"Sudah pak, saya dan anak buah saya sudah mempersiapkan semuanya"


"Apa menurutmu ini akan berhasil?"

__ADS_1


tanya Kenan seakan tidak yakin dengan apa yang akan dilakukannya.


"Nona sudah besar pak,saya yakin ini keputusan yang sangat tepat !"


"Haissshh itu karena kamu belum mengalami apa yang aku alami Jay!"


ucap Kenan sambil menghempaskan tubuhnya ke sandaran kursi yang didudukinya.


"Kau berlalu khawatir kak!!"


akhirnya Jay jengkel sendiri, Jay mengubah panggilan nya kepada Kenan .


"Entahlah....!!"


"Apa gedungnya sudah siap semua?"


"sudah..kita jadi menyewakan ballroom hotel XXX termasuk catering nya juga sudah aku pesan kak!"


"Apa tidak sebaiknya kita beritahu dia kak?"


lanjut Jay.


"tidak perlu Jay,aku takut dia menolak!... Jay.. kau tau aku melakukan semuanya demi dia,agar dia bahagia dan ketika aku melepaskan tanggung jawab ku sebagai seorang papa,aku bisa lebih tenang"


ucap Kenan sambil menerawang melihat langit-langit ruangannya.


"Tapi memaksanya juga bukan hal yang bagus kak! pikirkan perasaannya juga!"


Di tempat lain


"Kak!!....."


"hemmm...."


"kakak!!!"


sentak Kayla pada Ferdi yang merasa diabaikan ketika Kayla mengajak Ferdi berbicara serius.


"Apa sih Kay...kerjaaan kakak banyak!! jangan ikut campur!!" ucap Ferdi yang sedang berkutak dengan lap top di depannya


"kakak cantik kemana kok gak ada di kantor?"


tanya Kayla yang sekarang sedang berada di ruangan kantor Ferdi.


Ferdi 1 tahun yang lalu bergabung dengan perusahaan Krisna, Krisna yang meminta Ferdi untuk menjadi manager keuangannya.hhanya Ferdi yang dipercayai oleh Krisna sementara ini.


"Jangan terus datang ke sini Kay?? kau tau hubungan papamu dengan kak Krisna!"


"papa tak pernah melarang ku kesini!"


"tapi kau menganggu kerjaan aku Kay!!"

__ADS_1


ucap Ferdi yang masih setia dengan lap top nya.


Seketika Kayla berdiri, tentu saja Ferdi kaget dan langsung memandang Kayla dengan wajah Kayla yang ditekuk.


"Aku mengangumu!! kalo aku saja yang datang kau terganggu! tapi kalo perempuan mini bahan itu yang kesini kau senang sekali!!"


teriak Kayla merasa kesal.


"Kay apa sih maksud kamu?!!"


"aku hanya ingin mengajakmu makan siang!! kau bilang aku mengganggu!!


baiklah Tuan Ferdi yang terhormat saya akan keluar dan saya pastikan saya gak akan menganggu Tuan lagi!!"


Ketika Kayla hendak keluar dari ruangan Ferdi, Sonia masuk dan langsung berkata


"Fer..jadikan kita makan siang bareng?..eh ada Kayla..."


ucap Sonia.


Kayla memandang Sonia dengan sangat tajam, sekarang Kayla tau kalo Ferdi, sahabat kakaknya yang selalu ada untuk nya sudah tak sendiri lagi,maka dari itu Ferdi sekarang tak pernah menghiraukan Kayla lagi.


Kayla pergi begitu saja dari harapan mereka, Kayla berlari menuju lift yang sudah terbuka.


"aku pergi dulu ya.."


kata Ferdi kepada Sonia.


Kayla sudah sampai di lobby kantor tersebut,dan tanpa disangka Ferdi berlari melalui tangga darurat dan mengejar Kayla.


Kayla yang kesal pada Ferdi berlari keluar kantor tanpa melihat ke kanan dan ke kiri, Kay berlari ke arah jalan raya dan tiba-tiba ada sebuah motor yang hampir saja menabrak dirinya kalo saja Ferdi tak menarik tubuh Kayla yang sekarang berada di dekapannya.


"Apa kau sudah gila Kay???!!"


teriak Ferdi kaget ketika pendapati Kayla hampir saja ditabrak pengendara motor tersebut.


"Ya aku sudah gila!!! aku gila karena kamu lebih memilih perempuan itu!! aku gila karena jatuh cinta sama kamu!!!"


ucap Kayla berapi-api sambil mendorong tubuh Ferdi yang saat ini sedang mendekapnya.


Deg.....


bersambung..


--eh jangan-jangan Nai bakalan dijodohin nih ma Kenan??--


vote


like


komen

__ADS_1


biar Author nambah semangat nulisnya.


__ADS_2