Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
"Maaf"


__ADS_3

"maaf kak"....


Kata itu yang sejak tadi keluar dari mulut naina melihat erlita yang seakan terpukul dengan omongan sang mertua di meja makan tadi pagi.Dia hanya diam saja menanggapi permintaan maaf dari naina berulang kali.


"Semua akan tetap sama kak,tak akan pernah berubah.....tapi....aku bener2 harus melakukan nya kak....maafkan aku"..


ucap naina semakin tertunduk merasa bersalah kepada erlita.


"pergilah...aku ingin sendiri..".


Naina meninggalkan erlita sendiri di kamar nya.rasa bersalah terus menghinggapi hatinya,naina merasa binggung harus bagaimana...kalo dia berhenti maka berhentilah pula dana pengobatan untuk sang adik,kalo dia melanjutkan nya dia merasa bersalah pada erlita.


#####


"Boleh aku masuk?".....aryo sambil membuka pintu kamar naina.


"hah...masuk mas" naina mempersilahkan aryo masuk walaupun dia agak terkejut karna ini kali pertama aryo masuk kamarnya lagi


"Ada banyak pertanyaan yang ada dikepalaku nai,dan aku tau kau punya semua jawaban nya"..ucap aryo kemudian yg duduk di sofa samping naina.


"dan mas tahu aku tak bisa menjawab semua pertanyaan mu mas"..ucap naina seolah mencegah aryo untuk melempar kan segala unek2 di kepalanya.


"Maaf mas...hanya itu yang bisa aku ucapkan"... lanjut naina sambil tertunduk.


"nai...apa yang kau butuhkan? uang? kekuasaan? kehormatan? atau apa?"


"Apa yang membuat mu bisa senekat ini? kau pikir ini tidak menyiksa dirimu dan aku? kaubyang sebenarnya kau rencanakan nai?"


aryo seakan sudah tak bisa menahan segalanya lagi...dia mengontrol emosinya sebisa mungkin.


"Aku punya alasannya mas,tapi aku janji setelah tugasku selesai aku bener2 akan menjauhi kalian aku tak akan merugikan siapapun mas"


"apa selama ini aku merugikan mu dan kak erlita mas?


apa aku berusaha untuk merebut mu dari kak er?


Tidak mas....aku bener2 sudah membentengi hatiku...aku bener2 sadar akan tugasku

__ADS_1


tolong...maafkan aku".


"aku....juga... ingin bahagia mas"...ucap naina lirih tp masih bisa di dengar oleh aryo.


"jadi ku mohon bersabar lah".


#####


"bagaimana fer?"...tanya aryo.


"sulit bos...hanya ada sekilas info saja,ku rasa nyonya besar bener2 melindungi semuanya"


"Apa yang kau dapat?"


"Naina Larasti anak pertama dari dua bersaudara... dilahirkan dari keluarga yang sederhana...ayahnya meninggal karna kecelakaan 9 tahunan yang lalu,itu yang mengubah hidup mereka sedikit sulit".


"Tapi naina seorang pekerja keras...dia juga sekolah di sebuah SMA dengan jalur beasiswa".kelas Fery panjang lebar.


"Lalu dimana ibu dan adiknya?"


"Mereka tidak diketahui keberadaannya pak?"


"baiklah...cari terus fer...cari terus...aku bener2 harus tau sesuatu".


Aryo memejamkan matanya, sekilas wajah tersenyum naina melihat kepalanya.. seketika matanya terbuka..


' apa alasan dibalik ini semua nai,siapa dirimu sebenarnya' batin aryo yang mulai pusing dengan ini semua.


#####


"Bagaimana dokter?"


"Apa kau yakin akan hamil lagi nai?"tanya n


dr.risma


"iya dok.... memang nya kenapa dokter?"

__ADS_1


"di usia mu yang masih muda ini masih sangat rentan untuk hamil apalagi mengingat kondisi mu waktu melahirkan tempo hari...rasanya lebih baik menundanya dulu" terang dr.risma.


" Apa berbahaya dok?"


" Tidak juga cuma aku hanya kawatir kondisi badanmu tidak kuat"...


"tidak apa dok...lebih cepat hamil lebih baik..toh namira sudah ber usia 7 bulan lebih" ucap naina sambil tersenyum.


Dr. risma tau bagaimana tabiat nyonya Ratna,segala keinginan nya akan dia dapatkan termasuk keinginan nya mempunyai keturunan seorang lelaki untuk keluarga nya.


"Baiklah...aku beri vitamin menyubur kandungan dan juga vitamin untuk tubuhmu..."


"makasih dok...".


#####


Hari-hari berlalu begitu saja... erlita sudah tak nampak sedih lagi dia juga sudah tidak mengacuhkan naina seperti beberapa hari yang lalu, dia mulai berdamai dengan takdir...dia mulai sibuk dengan Namira yang sekarang sedang belajar untuk berjalan diusia 11 bulan.


Dan aryo belum punya niat atau bahkan keberanian untuk masuk ke kamar naina,dia merasa kasian dengan naina yang hanya di jadikan alat mencetak anaknya dan di gauli tanpa ada rasa cinta untuk nya.


"Baru pulang mas...?." tanya naina ketika mendapat i aryo pulang hampir tengah malam..ketika dia mengambil minum karna haus ditengah malam.


" kenapa kau tidak tidur?" tanya aryo sambil mengambil minuman dingin dari kulkas.


" aku haus jadi ambil minum"...


"mau aku bikinin kopi mas?"


"Tidak...siapkan aku air hangat saja...aku mau mandi"...


" Mandi dimana mas?...biar aku siapkan"..


Aryo diam dan hanya melangkah menuju kamar naina,naina yang paham akan keinginan suaminya segera menyusul dan menuju kamar mandi untuk menyiapkan air hangat.


Dikamar mandi tiba2 saja badan naina terdorong ke depan,...dia merasa sedang di peluk seseorang dari belakang sambil menyembunyikan wajahnya di tengguk belakang naina.


"Biarkan seperti ini sebentar nai....aku sungguh lelah"...aryo yang ternyata memeluk nya dari belakang.

__ADS_1


'Kau minta aku bersikap seperti apa nai?' batin aryo.


bersambung......


__ADS_2