
Erlita berlari mendekati naina....
"maaf nai...nunggu lama ya?"..ucap erlita sampai ngos-ngosan karna berlari.
"tidak apa kak...ada dr daniel yang menemani"
naina sambil tersenyum.
"Daniel.....bisa bantu aku? tolong temani naina periksa....klien aku dari luar kota tiba2 saja datang ke kantor dan ingin bertemu... bagaimana apa kau sibuk?"
"tidak apa er....biar aku temani naina"
"maaf nai....tak apa kan ditemani dr.daniel?"...kata erlita sambil menyatukan tangannya di depan dada,dia merasa bersalah karena harus meninggalkan naina sendiri.
"tak apa kak..., pergilah kak...sampai jumpa rumah nanti" balas naina dengan senyum manis nya.
#####
ping....
--aku sedang mengantar naina periksa kandungan--...pesen dr daniel untuk aryo di serta kan foto naina yang sedang berbaring di ranjang rumah sakit.
--sekali-kali temani dia,.....anakmu ada didalam perut gadis mungil itu-- pesan berikut nya.
Daniel memasukkan ponselnya ke dalam saku,dia hanya duduk di kursi sambil menatap ke arah naina.
"Apa bayinya sehat?" tanyanya pada dr.risma.
"hemmm..... sangat sehat... seperti ibunya"
"apa kau tak pernah ngidam sesuai nai?" tanyanya kemudian.
__ADS_1
"Tidak dok...aku tidak ingin makan yang aneh-aneh....hanya saja setiap malam aku tidak bisa tidur kalo tidak di peluk"...hehehehe sahut naina sambil tersenyum.
"jadi setiap malam kau harus ditemani aryo?...wah manis sekali anak itu" kali ini dr.daniel yang bicara sambil tertawa.
"Tidak dokter daniel....aku meminta bi Lastri untuk menemaniku tidur..." jawab naina.
" kalo ditemani mas aryo....mana berani aku meminta nya" lanjut naina sambil tertawa kecil.
Bukannya ikut tertawa,dr.daniel malah berhenti dari tawanya tadi... sedetik kemudian dr.risma dan dr.daniel saling memandang kemudian keduanya beralih ke naina,tiba2 ada rasa iba dari mereka untuk naina.... sedangkan naina bener2 tak menyadari kalo dia sedang diperhatikan.
"apa tidak apa-apa kalo aryo tidak perhatian padamu?bukankan ibu hamil memerlukan perhatian dari suaminya?" dr.daniel bertanya.
"kau benar dok,tapi aku bukan istrinya....jadi tidak pantas rasanya kalo aku bermanja dengan suami orang"...
"Tapi kau...juga istri aryo"...
"Bukan dok,....aku hanya ibu biologis dari anaknya mas aryo....hanya itu".. jawabnya lagi2 sambil tersenyum manis.
#####
"Kau tidak ingin makan sesuatu?"tanya dr.daniel di dalam mobil setelah mereka keluar dari ruangan dr.risma.
"Dr.daniel....apa kau mau mengantar ku kesuatu tempat?,aku ingin sekali kesana..."
kata naina sambil berharap-harap cemas.
"Baiklah...anggap aku sedang mengajak jalan-jalan calon keponakan ku ini"ucap dr.daniel sambil matanya ditujukan ke perut naina.
"yeee.....makasih dr daniel....kamu emang yang terbaik"....naina terlihat bahagia seperti anak2 yang mendapat permen dari orang tuanya.
Mobil dr.daniel menembus jalanan yang mulai rame....tidak henti-hentinya naina menorehkan senyum di bibir mungilnya.
__ADS_1
dia bener2 rindu dengan keadaan tempat tinggalnya... tempat yang hampir 6bulan ini tak pernah dia datangi, tempat dimana dia di besarkan bersama kedua orangtuanya.
"waaahhh dokter ada pasar malam....ayooo" ajak naina antusias setelah dr.daniel memarkirkan mobilnya.
"hati2 nai.....ingat kandungan mu..jangan berlarii.....'" dr. daniel mengingat kan naina,ketika naina berlari kecil ke arah pasar malam.
Dengan setia dr daniel menemani naina yang berjalan kesana kemari krna begitu senang karena sudah lama tak pernah ke pasar malam.
Cekrek...cekrek...cekrek...
dr.daniel mengambil foto naina yang sedang tertawa lepas....bagi dr. Daniel ini adalah momen langka,naina tak pernah tertawa dengan lepas walaupun tak di pungkiri senyuman manis tak pernah hilang dari wajahnya.
ping...ping..ping...
Aryo mengambil ponsel di dalam sakunya,lagi-lagi dr.daniel yang mengirim pesen... setelah tadi pagi pesan Daniel di acuhkannya karena sedang meeting.
kali ini pun sama...aryo melihat pesan dari dr.daniel.
Seketika senyum nya merekah walaupun hanya kecil tercetak di kedua sudut bibirnya.
"Aku sedang melihat mu tertawa".....
Entah apa yang di rasa oleh seorang Aryo putra Hardiansyah.
rasa sayang kah?
rasa cinta kah?
atau rasa bersalah pada istri kecilnya itu?
bersambung.....
__ADS_1