Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Strategi Ferdi


__ADS_3

"Ferdiiiiiiii!!!! kau apakan anakku!!! kenapa bisa bucin seperti itu!!!"


pekik Kenzo sambil membayangkan wajah kemenangan Ferdi yang mana membuatnya tambah geram!


"Udah dong pi turutin aja mau nya Raisya!" rayu sang istri.


"Iya pi...biarin aja mereka menikah!" saut Rasya.


Kenzo tidak menjawab namun tatapannya tajam menatap anak lelaki dan juga istrinya tersebut, menyadari si Singa sudah mulai menampakkan taringnya, mama Nayla memilih untuk menyingkir.


"Eh mama kan tadi mau bikin susu hangat...." ucap mama Nayla sambil berlalu dari sana.


"Kayaknya berkas-berkas dari kantor perlu aku periksa lagi deh!...ayo sayang kamu istirahat aja!" ucap Rasya sambil mengandeng istrinya naik ke kamarnya.


Kenzo di tinggal seorang diri.


"Apa salahnya? aku kan hanya mau menunggu Raisya lulus kuliah saja!" Kenzo berbicara sendiri setelah semuanya meninggalkan dia seorang diri.


********


"Halloo Eno sayang.....sini...sini sama uncle!"


Eno berlari kecil ke arah Ferdi yang sedang berbincang dengan Haris di ruang keluarga.


"Gimana rencana kamu?"


"Lancar kak! aku yakin kak, nanti Om Kenzo bakalan ke sini atau paling gak hubungi aku lah!"


"Bagus dong kalo gitu! aku selalu dukung kamu deh pokoknya!"


"Iya kak!! makasih! enak aja aku di suruh nunggu lama-lama.... ngiri tau sama kakak dan kak Kris! apalagi dua temenku dah nikah juga kak!! berasa Jadi perjaka tua aku!"


"Emang udah tua Fer!"


"Ckck.... nyenengin dikit kek ngomong nya!"


"Kesehatan kakak gimana?" tanya Ferdi


"Sudah lebih baik tinggal satu resep lagi, setelah itu aku tidak lagi mengkonsumsi obat!"


"Baguslah kalo gitu kak!"


Mereka bermain-main dengan Eno dan Rio, memainkan mobil-mobil an yang baru saja di belikan oleh Haris, perkembangan kesehatan Haris meningkat dengan semangat dari anak-anak dan istrinya.


Keinginan untuk bisa bersama dengan Kayla sampai tua dan melihat anak-anak nya tumbuh dewasa menjadikan Haris sosok yang kuat dan optimis.


"Kabarnya Naina hamil lagi ya Fer?"


"iya! gila tuh kak Kris! gas pol aja! aku aja belum!!"


"hahahahahahaaha makanya ayo dong usaha!!"


"ckck...ini jug udah di usahain kak!"


Mereka terus berbincang sampai suara teriak tiba-tiba terdengar dari mulut Ferdi..

__ADS_1


"Awwwoww....papa! sakit!!" teriak Ferdi ketika papa Kenan menjewer telinga nya dari arah belakang.,,


Haris hanya bisa nyengir kuda tanpa bisa membantu Ferdi.


"Dasar anak nakal!!!! apa yang kamu rencana kan heh!!!"


"Maksudnya apa pa,aku gak paham!!" ucap ferdi dengan telinga yang masih di jewer oleh Kenan.


"Bikin ulah apa kamu heh!!! kenapa om Kenzo ngomel-ngomel sama papa!!"


"Aduuhh pa lepaskan dulu!" minta Ferdi.


"Baik ayo katakan pada papa apa yang kamu rencana kan?"


"Ferdi hanya mencoba menjauhi Raisya pa!"


" bukannya kamu mau ngelamar dia? kenapa pake acara menjauhi segala?"


"ini juga tuh salah papa! siapa suruh papa gak gerak cepat! harus nya papa segera bikin acara lamaran, ini malah setuju-setuju saja sama usulan om Kenzo" protes Ferdi.


"Fer kan papa dukung om Kenzo soalnya keputusan nya benar,biar Raisya lulus dulu kuliah nya!"


"Si bocil nikah sama kak Haris pas masih kuliah juga!"


"Eh kok jadi aku ikutan di seret- seret sih kak!!" protes Kayla yang baru datang dan duduk di samping suaminya.


"Emang iya biar adil!" kata Ferdi.


"Kamu kan tau om Kenzo itu keras kepala! kalo papa mendesak dia terus bisa keluar taring nya dia!! lagian kan Kayla menikah karena insiden salah paham itu!"


"Ya udah deh ntar aku bikin insiden!! bukan lagi salah paham! tapi salah beneran!!"


"Maksud kamu?" tanya sang papa, bukannya menjawab papanya ferdi malah manggil sang mama.


"Ma.....mau cucu gak?" ucap Ferdi.


"Emang siapa yang hamil?" tanya sang mama antusias sambil membawa nampan berisi camilan.


"Ferdi mau bikinin mama cucu? mau gak?" tawar Ferdi


"Jangan asal kamu Fer!!!" kata Kenan.


"Biar deh ntar Ferdi DP dulu aja!" ucapnya ketus karena dia kesal Kenan masih saja membela Kenzo calon mertua gak ada akhlak menurut Ferdi itu.


"Emang nyicil mobil di DP?" celetuk Kayla.


"Abis papa kayak nya gak belain Ferdi banget pa!! sekali-kali di pihak aku dong!"


Kenan memijit pangkal hidung nya, memikirkan Kenzo sodaranya dan Ferdi anak angkatnya yang ngebet kawin bikin Kenan pusing tujuh keliling.


"Nanti papa pikirin lagi!"


Belum juga Kenan menemui Kenzo, orang yang di bicarakan selama ini datang secara tiba-tiba.


"Mana anak nakal itu?" suara Kenzo menggema dari ruang tamu.

__ADS_1


"ckck emang aku se nakal apa sih! dari tadi di panggil anak nakal terus!" gumam Ferdi yang tau suara siapa yang datang.


"Eh Om Kenzo! apa kabar Om?" sapa Ferdi dengan ramah.


"Sini kamu.....!!!" perintah Kenzo sambil menjewer telinga Ferdi persis seperti apa yang tadi Kenan lakukan.


'apes banget sih aku!!! aduuuhhh putus nih telinga!!" jerit hati Ferdi.


Ferdi di bawa ke ruangan kerja Kenan, yang sekarang menjadi ruang kerja Ferdi, Kenan hanya diam memperhatikan sambil berjalan mengikuti kakak kembarnya membawa Ferdi.


Sedangkan di ruang keluarga Haris dan Kayla hanya bisa memandang mereka tanpa bisa menolong Ferdi.


"Serem amat camer si Ferdi ya Mine?"


"He eh! hihihihihi tapi aku seneng lihat kak Ferdi tersiksa hahahahhaah!"


"hush gak boleh gitu ketawanya?"


"Emang kenapa kak?"


"Ketawanya ntar aja kalo di depan Ferdi!! biar dia tambah menderita !"


hahhahahhahaa akhirnya mereka tertawa bersama, sedangkan Eno yang gak tau apa-apa ikutan tertawa bahagia, yang mana itu membuat Haris gemas dan memeluk istrinya.


"Gemeeeess deh sama adek Eno!!"


"heleh!!! gemes sama anaknya kok emaknya yang di peluk?"


"Ya gemes sama anak itu bisa di salurin lewat emaknya!!"


"Modus tuh namanya Bee!!"


"Gak papa lah orang kamu tiap malam modusin aku juga!!"


"idih kapan aku modus in kamu Bee?" kilah Kayla.


"Bee aku tuh kayak nya badannya gak enak deh..dingin peluk dong!!" ucap Haris menirukan rengekan Kayla setiap malam!


"Bee kamu gak pengen gitu main-main sama aku! kan tadi seharian udah main sama Eno dan Rio!" kata Haris lagi menirukan Kayla yang semalam baru saja dia ucapkan.


"Apa an sih Bee!! gak ada ya aku kayak gitu!!" ucap Kayla salah tingkah sendiri, sambil memalingkan wajahnya dari Haris.


"Gak papa Mine, aku suka!" bisik Haris yang sudah membawa Kayla dalam pelukannya.


"Idiiihhh mesum deh!!"


Sedangkan di ruang kerja Ferdi..


"Apa??? tapi Om...."


"Itu sudah jadi keputusan terakhir ku!! mau tidak mau! suka tidak suka!! kamu harus patuh!!!" titah Kenzo yang memang tak bisa di bantah lagi!.


"Paaaaa....." rengek Ferdi lirih pada Kenan persis seperti anak kecil minta permen!.


Kenan hanya duduk diam di sofanya! sesekali melirik wajah garang kakak kembarnya.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2