
'Tuhan!! apa yang terjadi pada keluarga Dawson' batin Krisna sambil memejamkan mata.
Akhirnya Krisna mengakhiri panggilan nya, di urungkan niatnya untuk menanyakan keberadaan Ferdi, dia malah memberi semangat untuk adiknya itu agar lebih bersabar lagi. Sesampainya di bandara Krisna tak kunjung mendapat telepon dari Ferdi, dia berinisiatif menelpon ferdi terlebih dahulu, hasilnya sama ferdi masih tak bisa di hubungi dan akhirnya Krisna memutuskan untuk mematikan ponselnya karena akan segera masuk ke dalam pesawat.
Setelah menempuh perjalanan jauh Krisna memutuskan untuk menemui sahabatnya tersebut tanpa istirahat terlebih dahulu,dia langsung bergegas menuju rumahsakit di mana Haris di rawat. dia sudah tak sabar dengan apa yang terjadi disana.
"tuan Krisna!" sapa seseorang yang menjadi suruhan Ferdi.
"Dimana mereka?"
"Mari ikut saya tuan!" kata orang suruhan Ferdi menunjukkan jalannya.
Krisna melihat Kayla memeluk erat tubuh Haris, Haris hanya diam saja tanpa tau harus berbuat apa.
"Dia pergi Mine? dia pergi tanpa berucap apapun padaku!" ucap Haris yang berada di pelukan istrinya, Haris tak beranjak dari tubuh ringkih sang papa yang sudah terbujuk tak bernyawa, papanya telah pergi menghembuskan nafasnya yang terakhir tanpa berpamitan pada siapapun kecuali mama Delina yang selalu setia berada di samping sang suami.
"Jangan biarkan dia pergi Mine! dia harus bermain-main dengan cucu kembar nya hiks....hiks..."
Kayla memeluk lebih erat Lelaki yang sangat dia rindukan beberapa bulan ini, tubuh yang dulu tegap dan kekar itu kini terlihat lebih kurus, Haris memang sangat dekat dengan sang papa, begitupun papanya walaupun keadaan nya sebenarnya kurang baik dia lebih memilih menemani sang anak untuk menjalani pengobatan, Nyatanya tubuhnya tak mampu bertahan lebih lama, alih-alih sang anak yang pergi karena sakitnya,kini malah dirinya yang terlebih dahulu pergi meninggalkan istrinya dan anak lelaki kesayangannya.
Kayla terus menangis sambil memeluk suaminya, Haris benar-benar tak mau beranjak dari sana, sampai dokter dan suster belum bisa mengurus jenazah tuan Dawson. Mama Delina semakin drop kondisinya, kakak Haris Hasna dan sang suami menemani mamanya yang ada di ruang rawat di samping kamar rawat papanya.
"Bee.....ayooo berdiri..kita harus segera membawa papa pulang!" kata Kay membujuk sang suami.
"Tidak Kay!! papa harus mendapatkan perawatan disini! jangan di bawa pulang!!" pinta Haris yang terus-menerus mengeleng- gelengkan kepalanya tanda tak mau.
__ADS_1
"Bee dengarkan aku!! kamu harus kuat!! kamu harus kuat demi Eno dan Rio...mereka masih membutuhkan kamu Bee!!" ucap Kayla sambil memegang pipi tirus Haris setelah melepaskan pelukannya tadi.
Haris yang mendengar nama kedua anaknya diam dan berhenti menangis, dia mengelus pipi Kayla dan menghapus airmatanya wanita itu..
"Kamu benar Kay.....mereka butuh aku!! mereka butuh aku Mine hiks...hiks.....hiks..!".
Krisna bisa melihat bagaimana rapuhnya seorang Haris, sepengetahuan dia, sahabatnya ini sangat dekat dengan sang papa! Dulu walaupun perusahaan tuan Dawson yang di luar negeri membutuhkan seorang Ceo, tuan Dawson lebih memilih mengutus orang lain daripada anaknya lelaki semata wayangnya, sampai akhir nya papa Kenan meminta bantuannya dan harus berakhir menjadi menantu keluarga Kenan Hardiansyah.
Tak pernah lupa setia hari sang papa menelpon Haris hanya sekedar untuk menanyakan kabar saja, begitulah hubungan mereka berdua, Haris serasa kehilangan satu sayapnya saat mengetahui keadaan papanya. belum juga kesedihan Haris usai, jeritan kakaknya, Hasna dari ruang sebelah membuat Krisna dan Ferdi serta Jhon berlari ke sana.
Beni sudah membawa istrinya ke dalam dekapannya, mama Delina mendapatkan serangan jantung dadakan, shock atas kematian suaminya membuat mama Delina yang awalnya hanya mendapatkan serangan paniknya kini bertambah dengan serangan jantung dadakan.
"Mama!!! bangun maaa!"
"Ma...bangun ma......ini Jhon ma!! jangan pergi ma!"
kata jhon menguncang tubuh wanita paru baya itu.
Haris yang ada di ambang pintu ambruk seketika melihat kenyataan itu...
"kak!!!"
"Haris!!"
"Bee!!"
__ADS_1
Mereka bertiga berteriak bersamaan, dan akhirnya Haris di lari kan ke UGD rumah sakit tersebut karena keadaannya yang kembali drop!!
Kayla menjerit melihat suaminya tak sadarkan diri, dia menangis sesenggukan di pelukan Krisna..
"Selamatkan suamiku dok! selamat kan dia!!!" teriaknya.
Jhon yang tak bisa di andalkan untuk mengurusi semuanya, kini berpindah ke Ferdi, Ferdi dan orang suruhannya mengurus keperluan tuan dan nyonya Dawson untuk Persiapan pengiriman jenasah dua orang tersebut kembali ke negara asal mama Delina sesuai permintaan sang mama dulu,dan untuk tuan Dawson dia meminta di kuburkan dimanapun sang istri tinggal nanti.
Berita kepergian mereka pun sampai ke tangan Keluarga Kenan, dan saat ini Namira sudah tak bisa lagi menahan diri, dia meminta sang suami untuk menemani dia menuju ke rumahsakit di mana sahabatnya itu menghembuskan nafas terakhirnya, namun Ferdi dengan tenang mengatakan bahwa mereka sedang mengurus keberangkatan semuanya
untuk menyemayamkan jenasah kembali ke tanah air sebagaimana permintaan mama Delina sebelumnya.
Krisna hanya bisa memeluk iba pada adik iparnya itu, Duka menyelimuti keluar Dawson, langit pun seakan ikut berduka dengan kepergian dua orang yang saling mencintai itu...tuan dan nyonya Dawson pergi secara bersamaan meninggalkan duka di hati orang-orang yang menyayangi mereka, Krisna tak pernah percaya bahwa ada cinta sehidup- semati...tapi hari ini, dia menyaksikan sendiri bagaimana cinta itu ada!
Setelah kepergian tuan Dawson beberapa jam kemudian nyonya Dawson pun ikut menyusul.
Tuan Dawson yang amat mencintai istrinya pergi membawa serta sang istri, mungkin itu doanya, doa seorang bule bucin yang sering mendapatkan ejekan dari kedua anaknya, begitu posesif nya sang papa pada mamanya acap kali membuat Haris dan Hasna mengejek papanya sebagai bule bucin. dan benar saja, Tuhan bahkan menciptakan takdir yang indah bagi mereka berdua. 'Selamat tinggal tuan dan nyonya Dawson' begitu lah hati Krisna mengucapkan perpisahan pada dua orang yang pernah membantu hidupnya saat dulu dia tinggal di luar negeri, menganggap Krisna sebagai keluarga nya sendiri.
Tangis pilu Kayla, Hasna, Jhon dan dropnya kesehatan Haris mengiring kepergian dua insan manusia itu.
sekali lagi Krisna bergumam....
"Selamat jalan tuan dan nyonya Dawson, semoga amal ibadah mu di terima di sisi Nya!"
bersambung......
__ADS_1