Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Ulah Kenzo


__ADS_3

Maaf semalam aku kurang enak badan jadi up nya tertunda sampai Sekarang...maksih masih mau membaca novelnya.


**********


Pesta besar pernikahan Ferdi dan Raisya di selenggarakan juga, seluruh kolega bisnis dari dua perusahaan ternama di hadirkan, dengan cara menjemput mereka satu persatu yang berada di luar kota maupun yang di hubungi di luar negri, Semua tau Ferdi adalah Ceo perusahaan Kenan yang juga berstatus sebagai anak angkat Kenan, ditangan dinginnya hanya dalam kurun waktu beberapa bulan perusahaan nya semakin maju.


Kenan yang ramah dan pemurah kerap kali di hianati oleh karyawan nya yang berotak busuk, namun dengan jiwa pemurah nya, Kenan bahkan hanya menyita hasil korupsi mereka tanpa membawanya ke rana hukum atas dasar kemanusiaan. Namun setelah Ferdi masuk dan menjadi Ceo menggantikan sang papa, lain ceritanya! siapapun yang berhianat tiada ampun lagi, siapa yang berani mengusik si Harimau jantan itu, maka mereka akan berakhir dengan tragis! tak heran hanya beberapa bulan menjabat sebagai Ceo para direksi dan klien sang papa tunduk dan terkagum-kagum padanya, karyawan yang ingin melakukan hal buruk pun nyatanya harus berpikir beribu kali untuk melakukan nya.


"Selamat tuan Kenan!! tak ku sangka anak Anda menikah secepat ini! padahal saya sudah bersiap mengenal kan putri bungsu saya pada anak anda tuan!" kata pak Brata salah satu kliennya.


"Terimakasih pak Brata! biasa pak, anak muda jaman sekarang! bilangnya gak punya pacar.. tau-tau nikah aja heheheheh!"


"Ini pernikahan luar biasa tuan Kenan! hanya dalam waktu 1 X 24 jam saja, anak anda bisa melangsungkan pernikahan megah ini...ini benar-benar hebat hahhahahhaa!" saut pak Wijaya yang datang bersama sang istri.


Sedangkan di pelaminan, Ferdi nampak duduk gelisah, rasanya sangat tidak nyaman. Raisya yang dari tadi memperhatikan wajah datar suaminya ikut terganggu.


"Kamu kenapa sih kak!!" tanya Raisya


"panggil kakak lagi!! aku akan mencium kamu di sini sekarang juga!!" ucap Ferdi sedikit berbisik dan tajam.


"Kan belum terbiasa!!"


"Coba ulangi!!"


"Abang!" panggil Raisya singkat, ya sesaat yang lalu Ferdi meminta Raisya untuk tidak memanggil nya kakak, rasanya dia tak nyaman, cukup Kayla saja adik berisik nya itu yang memanggil kakak.


"yang mesra dong sya!" pinta Ferdi lagi.


"Aabaaang iihh!" ucap Raisya sedikit berbisik ke telinga Ferdi dan di buat se sensual mungkin untuk memberikan hukuman pada Ferdi, sontak membuat Ferdi merinding panas dingin.


'Ooh sial!!! kok merinding gini sih? kayak nonton film horor aja! TEGANG!!'


'Syukurin heheheheh' gumam Raisya dalam hati.


Beberapa teman Ferdi dan keluarga besarnya memberikan selamat padanya, termasuk istri dari sang kakak yang datang bersama kedua anaknya.


"Selamat ya Fer, ibu sama bang Fahri pasti bangga sama kamu!" ucap sang kaka ipar dengan berlinang air mata, mengingat sang suami dan ibu mertuanya.


"Terimakasih kak, atas kedatangan kakak! Arumi, Anas terimakasih udah mau datang ke pernikahan Om ya!"


"Iya om... Rumi seneng bisa ketemu Om, biasanya kalo cuma lebaran aja kita bisa ketemu Om!"


"Iya Anas juga, trus Anas tidurnya di hotel mewah om makasih Om!"

__ADS_1


"Sama-sama sayang! maaf ya Om jarang berkunjung!"


"Tidaka apa Om, Om peduli sama kita aja kita sudah senang!" ucap Arumi keponakan Ferdi yang sudah berusia 15 tahun sedangkan sang adik 9tahun.


"Fer, kakak masuk kamar dulu ya, udah malam maklum kakak kan jarang begadang"


"besok pesawat nya jam berpa kak?"


"Malam...kakak sengaja minta di pesen in malam pas di tanya orang-orang kamu, soalnya kakak sama anak-anak pengen jalan-jalan dulu di mall"


"Ya udah sekali lagi selamat ya Raisya kamu cantik!"


"makasih kak!"


mereka pun pergi dari hadapan Ferdi dan Raisya..


Malam resepsi pernikahan mereka berlangsung meriah dan tanpa ada kendala apapun.semuanya benar-benar terkendali dengan sangat rapi.


akhirnya semua tamu undangan dsn para kerabat berpamitan pulang ke rumah masing-masing, tinggal ada beberapa orang sebagai keluarga inti.


"Mama seneng Fer!! akhirnya anak ganteng mama menikah juga!"


"Makasih mama sayang!"


"Iya ma" jawab mereka bersamaan, kini tinggal keluarga inti saja, semua kerabat jadi satu di satu meja dan ada dari mereka memutuskan untuk pulang tanpa menginap di hotel.


Kenzo nampak bermain dengan Eno,Rio dan Kamilaa, mereka sepertinya senang sekali bersama sang kakek!


Kenzo benar-benar terlihat seperti Kenan yang ramah dan banyak tertawa jika sedang bersama cucu-cucunya, mereka nampak serius dan sesekali tertawa bersama.


Akhirnya Eno, Rio dan Kamilaa berlari ke arah kerumunan keluarga mereka.


"Daddyyyyy..." teriak Kamilaa


"uncleeee....." teriak Eno


"Hati-hati jangan lariii!" Kenzo memperingatkan kedua cucunya.


"Waduuhhh beratnya anak Daddy!" ucap Ferdi sambil menggendong Kamilaa.


"Eno mau... Eno mau.... Eno mauuuu" Eno teriak-teriak di kaki Ferdi.


"Okey.... gendong sini...berduaaaa!"

__ADS_1


"Rio mau!" baru kali ini Rio merengek bersama memperebutkan Ferdi. Sontak saja Ferdi menurunkan Kamilaa..


"Kakak Mila turun dulu ya...kan udah barengan sama adek Eno" bujuk Ferdi, dan akhirnya Eno dan Kamilaa turun dan Rio naik di gendongan Ferdi.


"Rio senang?"


"Iya...!"


"ooohhhh keponakan uncle ini tambah enduut rupanya!"


Setelah beberapa saat karena sudah malam akhirnya Haris dan Kayla serta mama dan papa Kenan hendak pulang, begitu juga dengan Krisna dan Naina.


"Daddy... boleh Kamilaa ikut menginap di kamar Daddy?" tanya Kamilaa, gadis itu mengedip-ngedipkan matanya memohon pada Ferdi.


" Eno juga mau!"


"Rio juga!"


Ferdi hanya melongo mendengar rengekan dari keponakan-keponakannya, dia memandang bergantian pada Krisna dan Haris seakan meminta pertolongan agar membujuk anak-anak mereka, 'bisa rusak malam pertama aku dan Raisya' batin Ferdi.


"ehemm sayang... kita pulang ya sama ayah dan bunda!" bujuk Krisna.


"Gak mau!! Mila mau tidur sama Daddy di hotel!" pinta Mila bahkan hampir menangis.


"Rio juga!!" rengek si anak dingin itu, biasanya juga gak pernah seperti itu.


"Udah bang... biarkan saja ikut kita!" kali ini Raisya yang membujuk Ferdi, Ferdi memandang Raisya dengan mata memohon untuk tidak mengajak 3 kurcaci itu ikut tidur di malam pertama nya.


Heeeeh.!! ferdi akhirnya pasrah, dia membuang nafasnya pelan.


"Iya...ya... boleh..boleh! kalian akan tidur di kamar Daddy dan uncle ok!"


"Okey daddy...okey uncle...!" kata Rio dan Kamilaa bersama.


"Opa enzoo kita berhasil!" teriak Eno.


"Dasar ember!!" ucap Kamilaa ketus menatap Eno si mulut ember, pasalnya opa Kenzo bilang rahasia biar mereka bisa mendapatkan hadiah.


yang mana teriakan Eno membuat semua orang melongo. Ferdi menatap tajam mertua barunya itu, karena dia tau ini adalah rencana gila si mertua, dan Kenzo dengan gaya sok cool nya hanya diam dan memalingkan mukanya dengan senyum penuh kemenangan.


bersambung...


@ hancur sudah harapan malam pertama Ferdi malam iniπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

__ADS_1


__ADS_2