Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Pagi pertama Ferdi


__ADS_3

Lagi pengen fanas-fanas nya aku ya.... khusus buat Ferdi deh...peran ter the best aku😁😁


bikin yang 21++


********


"Malam pertama boleh gagal!! Tapi Pagi pertama kita gak akan pernah gagal!" bisik Ferdi dengan suara serak karena menahan sesuatu.


"Apa?!" jerit Raisya.


namun belum juga menghindar sang Harimau sudah menerkam Raisya.


"Abaaaaang!"


jerit Raisya yang sudah di dorong Ferdi ke dinding, tanpa memperdulikan jeritan Raisya Ferdi sudah mulai mencium bibir Raisya,memasukan lidahnya dan bermain-main di sana dengan buasnya, sesekali menyeesap dan mengiiigit kecil bibir ranum Raisya, tangan Raisya yang ingin mendorong dada Ferdi di tariknya ke atas dengan tangan kirinya, dan tangan kanan menahan tengkuk belakang Raisya.


Karena merasa Raisya kehabisan oksigen Ferdi melepaskan ciumannya dan beralih ke leher jenjang milik sang istri dan meninggalkan beberapa bekas kissmark disana, jeritan dan desahan Raisya tak di pedulikan oleh si Harimau liar itu.


Entah kapan Raisya di bawa Ferdi ke atas ranjang tiba-tiba saja Ferdi menjatuhkan Raisya dan menindihnya, kembali lagi di meluuumat bibir sang istri. Ferdi melepaskan ciumannya karena Raisya memukuli dada bidang Ferdi.


"Kenapa?" tanya nya dengan tanpa dosa.


"Abang!!! buas banget sih!! harusnya aku yang gitu!! ini malah abang!! katanya gak cinta!! main nyosor aja kayak angsa!!"


ucap Raisya dengan memanyunkan bibirnya karena merasa kesal sudah si terkam oleh suaminya, itungan nya dia yang bucin akut ini malah Ferdi yang buas padanya.


"Siapa bilang gak cinta?"


"Dulu kan Abang pernah nolak a-... hemmmmppphh!"


Ferdi kembali melancarkan aksinya, dress warna biru muda yang di pakai istrinya di robek begitu saja di bagian depannya, hiasan kancing di bagian dadanya udah terpental entah kemana! Ferdi dengan cepat menenggelamkan wajahnya ke dada yang istri, kembali membuka penutup tubuh sang istri hingga polos. Ferdi mendapatkan mainan baru semacam squishy yang biasa di koleksi keponakan nya Kamilaa, Ferdi mulai mereeemas satu dari squishy tersebut dan memainkan yang satunya dengan lidahnya.


"Abaang!! hen-hentikan!!"


pekik Raisya terbata-bata, dia yang tak pernah tau bagaimana rasanya bersentuhan dengan lawan jenis merasa kewalahan dan rasa yang sulit untuk di jelaskan!.


Bukannya berhenti Ferdi malah semakin lihai memainkan lidahnya, hingga akhirnya.... Raisya menegang!! pelepasan pertama untuk Raisya. nafasnya tersengal-sengal lalu menjauhkan kepala Ferdi dari dadanya.


"Masih ada lagi sayang!.... nikmati lah!!"


ucap Ferdi kemudian menurunkan wajahnya di daerah hutan lindung sang istri, dia mulai bergerilya disana, memainkan lidahnya dengan lincah, Ferdi bak murid yang profesional, kira-kira siapakah maha guru atas perbuatannya saat ini.

__ADS_1


flashback on


"Sini! liat nih.... pose-posenya!" kata mahaguru pertama si otak mesum Rehan.


selesai perhelatan Akbar mereka sedang mojok di ujung ruangan.


"Lihat permainan si cowok ya Fer, itu yang bikin cowok amatir an kayak kamu jadi langsung profesional!" ucap di Haris mahaguru ke dua.


" Gila ini mah aku juga bisa belajar!...ini punyaku Fer, video ini lebih hot!" saut Krisna mahaguru ke tiga sambil mengeluarkan ponsel di sakunya.


"Ini gaya apa kak? kayaknya mantap!" tanya si polos Ferdi


"Do**gie styl*e!" ucap mereka bertiga bersamaan.


"Udahan Fer, ntar malam langsung praktek!" ucap Krisna yang udah merasa aneh pada Rudal tempur nya.


"Iya bisa-bisa kita ikutan malam pertama nih!" kata Haris yang melihat pada si ular piton yang terbungkus rapi mulai menonjol.


"Aku pulang dulu!! dah gak tahan!!" ucap Rehan sambil berlalu menuju ruangan sang istri.


Flashback off


Dan disinilah Ferdi mempraktekkan langsung apa yang baru saja di ajarkan oleh mereka bertiga.


Dengan cepat dia melucuti bajunya sendiri dan terlihat jelas 'dedek gemes' miliknya berdiri tegak siap tempur, Raisya belum menyadari keadaan Ferdi yang tepat berada di depannya, dia masih menutup matanya mengatur nafasnya yang baru saja di buat melayang oleh sang suami.


Ferdi dengan segera menerkam sang istri, hingga akhirnya si 'dedek gemes' masuk ke dalam milik Raisya di iringi dengan jeritan dan tangisan Raisya, Ferdi yang sedikit frustasi karena melihat Raisya menangis hampir saja menyerah namun ternyata hasratnya lebih besar dari rasa iba nya, di tuntunnya sang istri untuk mengikuti permainan nya dengan lembutnya, hingga akhirnya untuk kesekian kalinya Ferdi membuat Raisya melayang-layang kembali.


"Belum?" tanya Raisya di sela hentakan-hentakan Ferdi


"Sebentar lagi sayang!! sebentar la-gi!"


Sesaat kemudian Ferdi dan Raisya menegang bersama!. Ferdi membawa Raisya ke dalam pelukannya.


"Sayang banget deh sama istri mungilku ini! cup..cup..cup..."


"Udah bang! nanti itunya bangun lagi!"


"Udah bangun! lagi ya?" bisik Ferdi.


"Gak!! masih sakit!" pekik Raisya.

__ADS_1


"Sekalian sayang sakitnya!!"


Ferdi kembali menerkam sang istri hingga jam menunjukkan pukul 11.30 siang dan Ferdi sukses memenangkan pertandingannya dengan Raisya hingga ke 4 kalinya!.


Raisya hanya memanyunkan bibirnya sambil mengunyah makanan yang di suapi Ferdi.


"kenapa cemberut terus Bocil?" tanya Ferdi sambil menyuapi makanan ke dalam mulutnya Raisya.


"abang gila!!" kesal Raisya.


"Cepat makannya ntar kegilaan abang di lanjutkan lagi!"


ucap si harimau liar itu santai yang mana membuat Raisya melotot tak percaya.


Sekarang saja dia susah kemana-mana hanya selonjoran di atas ranjang, bahkan ke kamar mandi saja dia minta bantu an Ferdi, malah dia sekarang si suami mesumnya itu membicarakan soal jatahnya lagi.


"Makasih ya sayang! pagi pertama kita sebagai suami-istri luarr biasaaa!! love you Bocil.!" Ferdi mencium sekilas bibir Raisya namun akhirnya dia tergoda juga untuk melakukan lebih.


"Abang udah!!" pekik Raisya ketika ulah Ferdi kembali menelusuri lehernya.


"Abis kamu gemesin banget!! jadi gak tahan aku nya!" ucap Ferdi cengengesan.


"dasar otak mesum!!" Raisya melempar bantal ke arah ferdi.


Begitu malam pertama pengantin baru yang di ganti dengan pagi pertama Ferdi dan Raisya.


Ferdi sudah mendapatkan apa yang dia mau namun di sisi lain papi Kenzo masih sibuk merayu yang istri sampai-sampai pekerjaan kantor nya di alihkan pada asisten pribadinya.


"Ma..... Nayla sayang.... jangan manyun aja doong!!" si Singa itu entah bagaimana caranya berubah menjadi kucing anggora yang lucu dan menggemaskan.


"Nayla sayang..... udahan dong marahnya!" rayu Kenzo


"Apaan sih pi! malu sama umur!!"


"Aku selalu merasa muda kalo di dekat kamu sayang!"


ucap Kenzo yang mengekor kemanapun sang istri pergi hingga dengan licik nya Kenzo berhasil menggiring sang istri masuk ke dalam kamarnya.


ceklek...ceklek... suara kunci pintu membuat Nayla menatap Kenzo tajam.


"Dasar lelaki licik!!"

__ADS_1


jerit Nayla yang di balas dengan senyuman licik sang suami.


bersambung.....


__ADS_2