Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
Bibit Pelakor??


__ADS_3

Benar tebakan papa Kenan, 4 ronde di lewati Ferdi malam ini, akhirnya di pagi hari Raisya malas bangun, lebih tepatnya tidak bisa terbangun tepat waktu,bagaimana mana mau bangun kalo pergulatan mereka saja di akhir i ferdi pada jam 3 pagi... sebenarnya pergulatan mereka berhenti di tengah malam pukul 1 pagi di ronde ke 3, namun hanya karena Ferdi yang tak bisa tidur akhirnya Raisya di terkamnya kembali pukul 2 lebih. Dengan iming-iming gak akan meminta jatah pada Raisya selama seminggu ke depan, akhirnya Raisya mau dan tanpa Raisya sadari itu hanya akal-akalan Ferdi saja untuk melancarkan aksinya, Raisya sepertinya lupa bahwa sang suami adalah manusia yang punya banyak akal.


"Pagi semua...." sapa Ferdi dengan senyuman ceria nya begitu sampai di meja makan. Weekend ini sengaja semuanya berkumpul di rumah besar.


"Mana Raisya kak?" tanya Kayla yang sudah duduk di samping sang suami.


"Masih tidur! capek dia!" jawab Ferdi dengan senyum menyebalkan nya.


"Ckck..... bener-bener kamu ya Fer!!! kamu apain sih menantu mama itu!!" ucap mama Syila.


"Gak di apa-apain kok ma! cuma di peluk doang pas tidur!!"


"Heleh!!! mana bisa di percaya kamu!!!" saut Krisna


"Beneran 4 ronde Fer?" kali ini di lembut Naina ikut terpancing obrolan yang semalam.


Uhuk...uhuk..uhuk..... Krisna sampai terbatuk mendengar sang istri menanyakan hal tersebut pada Ferdi, Krisna memandang tak percaya pada Ferdi.


"Cukup aku yank! yang terkena virus gesrek si Ferdi!!! kamu jangan!!"


ucap Krisna sambil mengelus perut buncit Naina, tawa Ferdi meledak, namun dia sengaja mau menjahili Krisna yang seakan tak mau Naina terkena virus gesrek darinya seperti yang dikatakan Krisna, padahal Ferdi lebih tau bagaimana Naina ketimbang Krisna sendiri.


"Beneran dong Nai!! emang kamu gak pernah 4 ronde?" goda Ferdi.


"Ehhhmmm pernah sih! Capek juga lho Fer!! apalagi....."


"Makan yank!! nanti biar sehat dedeknya!" potong Krisna dengan memasukan satu sendok makanan ke mulut Naina dari piring miliknya. Krisna menatap tajam Ferdi, tentunya yang di tatap hanya biasa-biasa saja!.


"Kakak emang sinting!!" ucap Kayla


"Eit sayang.....jangan tanggapin si Ferdi, takutnya anak kita ikut tertular virus gesrek nya, kasihan kan anak kita cewek!" kata Haris.


"Heleeehhh istri kak Haris ini malah lebih gesrek daripada aku!! kalo anak kakak gesrek wajar! emaknya biangnya gesrek!!" bela Ferdi. mama dan papa mereka hanya diam saja sambil sesekali mengelengkan kepalanya tak percaya sepagi ini mereka sudah berbicara hal-hal yang aneh.


***********


"Tuan ada yang ingin bertemu!" kata Jhon.

__ADS_1


"Siapa?" tanya Haris.


"Nona Catherine!"


"Persilahkan dia masuk, Jhon! jangan keluar dari sini!" perintah Haris.


Jhon memerintahkan Catherine masuk, dia adalah mantan Haris dan juga seorang pengusaha yang gila kerja, dia rela meninggalkan Haris kala itu hanya karena ingin mengembangkan usahanya.


"Apa kabar kamu Haris?" tanya Catherine.


"Cukup baik! apa yang membawa mu ke tempat ku Catherine!"


"Erin saja! seperti biasanya Ris!"


"apa yang membawa mu ke tempat ku?" tanya Haris lagi.


"Aku mengajukan kerja sama dengan perusahaan mu, tak ku sangka kau memindahkan semuanya ke negara ini!"


"Karena disini lah kehidupan ku! anak dan istri ku disini!"


"Jadi kau sudah menikah?" tanya Catherine tak percaya.


"waw.... surprise! padahal aku sengaja datang untuk mu Ris! selain mengajukan kerjasama tentu nya!"


"Apa yang kau katakan Erin! semuanya sungguh tak masuk akal! kita kembali ke urusan pekerjaan!" kata Haris tegas.


Namun belum sempat mereka membahas pekerjaan, Kayla masuk ke ruangan sang suami setelah terlebih dahulu mengetuk pintunya, Jhon yang membuka nya, karena sedari tadi Jhon memang tidak keluar.


"Ohh ada tamu rupanya, maaf aku mengganggu kah?" kata Kayla lembut.


" Tidak sayang! sini!" Ajak Haris pada Kayla


"Bagaimana Haris, apa kau menerima tawaran ku?" tanya Catherine tanpa mempedulikan keberadaan Kayla.


"Istriku yang akan menentukan segalanya!" kata Haris.


"Apa-apa an ini! ini urusan perusahaan Haris! bukan urusan ibu-ibu rumah tangga yang gak tau apa-apa!!" kata Catherine sedikit ketus, dia merasa muak melihat kemesraan mantan kekasihnya itu dengan sang istri.

__ADS_1


Dengan tenang Kayla mengambil map pengajuan kerja sama itu, tangan Catherine sudah mau menyambar nya namun Kayla lebih gesit, dia membaca semua poin-poin kerjasamanya yang tertera dalam berkas-berkas itu, tak satupun terlewatkan, sesekali dia melirik ke arah Catherine,


"Apa kau yang membuat sendiri berkas ini?" kata Kayla


"Tentu saja! wanita seperti mu mana tau tentang bisnis! kenapa? susah ya memahami nya!" kata Catherine mengejek Kayla.


"Bee....tendang wanita ini keluar dari perusahaan kita!! sampah seperti ini yang dia gunakan untuk memikat suamiku!! ha ha ha ha ha!otakmu tak lebih besar dari otak angsa! sampah model begini mau di ajukan!!! ciiihhh!!" Kayla melempar map itu ke meja di depan Haris dan Catherine, Catherine kaget dengan apa yang di lakukan wanita yang jadi istri Haris tersebut.


"Jhon! periksalah!" kata Haris memeriksa berkas pengajuan kerjasama bisnis tersebut.


Jhon si jenius bisa dengan cepat membaca dan akhirnya,dia menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan apa yang dikatakan oleh Kayla.


Catherine mengepalkan tangannya, mengetahui kalau apa yang diharapkan nya tak bisa menjadi kenyataan, memang dia berusaha memikat kembali Haris dengan alasan kerjasamanya karena perusahaan miliknya mengalami kemunduran.


"Maaf Catherine aku rasa kita belum bisa bekerja sama!" kata Haris dengan tenang.


"Ris!! aku sengaja jauh-jauh untuk meminta bantuan mu dengan kerjasama ini! ini kah balasan mu pada mantan kekasih mu?" kata Catherine sambil berdiri.


"Dan inilah caraku untuk melibas bibit pelakor seperti mu hai barang bekas!!" ucap Kayla lantang.


"Apa?? barang bekas!!!???" teriak Catherine


"Lhooo benar kan? kamu kan bekas pacar suami ku! apa salahku?!!" ucap Kayla terlihat polos.


Jhon tersenyum tipis, sedangkan Haris hanya diam melongo menyaksikan perdebatan mereka berdua, Catherine yang merasa malu dan juga marah keluar begitu saja dari ruangan itu.


"Hebat kamu Mine sayang!!" puji Haris sambil merangkul bahu sang istri


"Singkirkan tanganmu Bee!! Kalo bibit pelakor itu belum kembali ke negaranya!! jangan harap kamu bisa masuk kamar Bee!!" ancam Kayla di barengi dengan tatapan tajamnya. Dan Kayla pergi karena waktu makan siangnya di pakai untuk berdebat dengan si bule bibit pelakor itu, saatnya sekarang menjemput si kembar dari sekolah.


"Oh Tuhan Jhon!!! salahku apa??" tanya Haris setelah kepergian Kayla.


"Salah Tuan? bertemu dengan mantan!" saut Jhon dengan tenang.


"Hei..... berarti itu salahmu!! karena kau yang menerima Catherine tadi!! sekarang cari cara agar aku tak berlama-lama di luar kamar!!" ucap Haris tak mau tau.


Dan itulah penderita seorang asisten.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2