Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
84


__ADS_3

"Kak Kris!"


"Ya Nai?"


"papa..." Naina menyodorkan HP dengan sambungan telpon yang memperlihatkan nama papa Kenan disana.


Glek....


"Bawa sini Nai...." ucap Krisna dengan isyarat mulutnya tanpa mengeluarkan suara nya.


"ehem...ehemm.."


Krisna mencoba berdehem untuk menetralkan debaran jantungnya,karena bagaimanapun Krisna masih belum yakin kalo Kenan papa Naina mengijinkan anaknya berhubungan dengan Krisna,secara dilihat dari status sosialnya mereka berbeda, walaupun sekarang Krisna merupakan salah satu pengusaha muda sukses yang patut di acungi jempol.tapi sehebat apapun lelaki akan merasa takut Ketika pertama kali berhadapan dengan lelaki pertama dari gadis yang di cintainya yaitu papa gadis itu sendiri.


"Selamat pagi om Kenan"


"hemmm...kenapa lama sekali? sedang apa kalian? kamu tidak macam-macam kan sama anak saya!"


cerca Kenan di sebrang, Krisna hanya menghela nafasnya pelan agar tak terdengar oleh Kenan,


'apa om Kenan punya indra ke 6 ya,kok tau anaknya aku apa-apain' batin Krisna sambil tersenyum kecil.


Reno dan pak Rahmat hanya bisa saling pandang saja,karena tak bisa mendengar apa yang dikatakan Kenan.


"heh!!!! kok diam! beneran anakku kamu apa-apa in!!hah??!!!"


sentak Kenan dengan ketusnya.


"Eng-enggak kok om...ini lagi kumpul di ruang tamu sama bapak dan Reno, sahabat saya!"


"Bagus! kapan kamu kembalikan anak saya?"


'emangnya aku menculiknya? dia kan datang sendiri''! batin Krisna,ingin rasanya diucapkan pada calon mertuanya.--eh calon mertua? ya kalo disetujui 😁--


"Diem lagi kamu!!! apa kamu tidak bisa....."


suara Kenan terputus,disana terjadi keributan yang masih bisa di dengar oleh Krisna, Krisna akhirnya tersenyum mendengar Kenan sedang di jewer telinga nya oleh syila istrinya, terdengar suara Syila yang nyaring di telinga Krisna.


"pa..yang bener dong kalo ngomong! jangan marah-marah mulu' tadi janjinya cuma nanyain Naina kok ini malah marah-marah sama Krisna!!"


"papa tidak percaya sama lelaki itu ma!papa harus melindungi Naina!"


jawab Kenan seakan lupa kalo sambungan telepon belum terputus.


"idiihh papa cuma cemburu aja ama kakak cantik!!" kali ini Kayla yang terdengar suaranya,membuat Krisna juga kangen dengan si kecil nona berisik itu.


"sini-sini hpynya biar mama yang bicara aja!!"


"Hallo Kris" suara lembut syila terdengar oleh Krisna


"ciihh bicaranya lembut sekali!!" gumam Kenan melihat istrinya berbicara dengan lelaki yang membawa anak gadisnya (menurut Kenan).


membuat syila meletakkan telunjuknya di bibir tanda Kenan harus diam.


"Ya Tante....tante apa kabar?" jawab Krisna.


"Tante baik,ibu bapak kamu baik juga kan?"


" Iya Tante,mereka baik!"

__ADS_1


"Nitip Naina ya Kris, katanya skripsi nya sudah selesai dan dia lagi banyakan libur kuliah,kalo udah ada waktu kamu anterin dia pulang ya"


"Iya Tante... Naina mungkin juga masih capek tante,karena semalam......."


"semalam kalian ngapain??" tanya Kenan memotong kata-kata Krisna yang terdengar ke telinganya karena memang syila memakai mode loudspeaker biar suaminya juga bisa mendengar apa yang dibicarakan dengan Krisna.


Syila hanya menepuk jidatnya, melihat sang suami hampir kehilangan kewibawaan nya saking khawatirnya dengan Naina,hingga kata-kata yang muncul dari mulut Krisna dirasanya salah semua,karena pikirannya yang kemana-mana.


"Maksud Krisna semalam Naina baru saja sampai om,jadi dia masih capek kalo hari ini pulang kembali ke rumah" terang Krisna


"Dengar ya Kris!!! jangan sekali-kali kamu menyentuh anakku!! dan aku akan menyuruh seseorang untuk menjemputnya jadi kamu tidak usah mengantarkannya! dengar itu!!"


"Tidak om! Krisna sendiri yang akan membawa Naina pulang ke rumah,jadi saya rasa om tidak usah menyuruh seseorang menjemputnya!"


"Kau ini ya! ingat kata-kata saya!jangan dekat-dekat dengan anak gadisku,awas kau!!"


"Iya om...aku sedang jauh-jauh kok dari Naina"


"Aku serius Kris!"


"Baik om.... terimakasih karena sudah mengijinkan Naina untuk tinggal disini dulu om"


"hemmm asal kamu tau saja,aku juga terpaksa memberi ijin!Jaga Naina baik-baik!!!"


"Baik om saya akan menja....."


tut...


sambungan terputus sebelum Krisna menuntaskan kata-katanya.


"heeehhh" Krisna membuang nafasnya setelah percakapan tegang dengan papa Naina.


"Sulit di taklukkan rasanya!"


"Hahahajahhahahaa......"


tawa keluar dari mulut pak Rahmat sambil berdiri dan menepuk bahu putra semata wayangnya.


"Ayah dari seorang gadis memang beda Kris,kalo bapak ngelepas kamu ya biasa saja kamu cowok!tapi Kenan...dia seorang lelaki yang melepaskan anak gadisnya tentu saja beda! karena saingannya sama-sama cowok yang akan membawa anak gadisnya jauh dari dia...yang sabar!"


sambil terus menepuk bahu anaknya.


"Kak....papa ngomong apa?"


tanya Naina yang keluar dari dapur dengan membawa camilan dan minuman dalam nampan.


"Tidak bicara apa-apa Nai,kakak cuma ijin biar kamu bisa tinggal disini beberapa hari lagi"


"Apa diijinkan?" tanya Naina antusias sambil duduk di dekat Krisna.


"Ya diijinkan....tapi tidak lama!nanti papa kamu bisa ngamuk!"


jawab Krisna sambil mengelus rambut Naina lembut.


"ehem...ehemm..masih ada orang nih!jangan mesra-mesraan dong!!jadi pengen pulang aku!!"


ucap Reno membuyarkan kemesraan dua sejoli yang lagi kasmaran itu.


"ckck.... kamu itu Ren!! ganggu aja!"

__ADS_1


"Udah kak, Nai bantu ibu dulu....ibu mau ke pasar, Nai pengen ikut"


"Bapak mana nai?"


tanya Krisna.


"Bapak minta ijin ke pak RT biar Nai bisa nginep disini beberapa hari,kata bapak biar gak di grebek warga!"


ucap Naina sambil cengengesan mengingat apa yang dikatakan pak Rahmat tadi.


"Biarin aja di grebek! paling juga dikawinin!"


ujar Reno.


"Bener kali ini kamu Ren!"


kata Krisna, dibarengi dengan gelak tawa keduanya,jangan tanyakan bagaimana malunya Naina,tanpa pamit Naina langsung berlalu saja dari situ.


"Gimana Kris? udah di apain aja si Naina?"


tanya Reno mengoda Krisna.


"Sialan kamu!!! emang aku cowok apaan??!!"


"Heleh mana percaya aku sama kamu!!!"


"hehehehe....cuma deketan sama dia aja bikin candu buat aku Ren!gak berani aku deket-deket terus sama Naina,takut khilaf!!"


"Bibirnya manis kan?"


goda Reno lagi,dan Krisna menganguk


"He'eh Ren!....eh..!" tanpa sadar dia menjawab pertanyaan Reno.


"Hahahahhahaa......katanya deket-deket takut! itu mah udah tempel-tempel Kris!!!"


gelak tawa Reno membahana seisi ruangan itu.Dibarengi dengan lemparan bantal sofa dari Krisna.


Disisi lain..


"Jadi kakak cantik bakalan jadi kakak Kay beneran ma?"


tanya Kayla antusias, mendengar bahwa kemungkinan Naina dan Krisna sudah pacaran.


"Iya mungkin sih,kalo gak ada batu besar jadi sandungan nya!"


jawab mama Syila sambil melirik ke arah suaminya yang sibuk dengan cangkir kopinya.


"Tenang ma!! batu sandungan nya bakalan Kay tendang jauh-jauh biar gak bisa menghalangi mereka!!"


ucap Kayla dengan semangat tanpa tau yang dimaksud sang mama batu sandungan adalah sang papa sendiri.


Kenan yang mendengar kata-kata Kayla tersedak oleh kopi yang di minumnya.


"uhuk...uhuk...uhuk..."


bersambung......


Up lagi nih...nuruti kalian para readers yang minta up sore

__ADS_1


bagi like n vote ya🤭🤭...biar tambah semangat si othor


__ADS_2