Pengorbanan Naina

Pengorbanan Naina
124 ( Kayla series )


__ADS_3

"Jadi bagaimana pemeriksaan kandungan Naina?"


"Semuanya baik ma, tapi Naina harus banyak istirahat serta menjaga asupan gizinya dengan baik, dan ini tidak mempengaruhi janinnya!"


"Syukurlah....kalian pindah ke sini saja ya? biar mama jagain Nai!"


terlihat gurat kecemasan di wajah wanita itu.


"Disana ada ibu yang jagain juga ma!"


tolak halus Naina.


"oo iya mama lupa ada bu Kasih, ya udah kamu istirahat aja....nanti aja pulangnya!"


"Eh Nai kamu gak ingin apa-apa gitu? saat hamil gini?"


lanjut sang mama.


"emmhhhmm pengen sih ma! tapi......."


Naina melirik Ferdi yang tengah asyik dengan ponselnya.Merasa ada yang memperhatikan dirinya, Ferdi mengalihkan pandangannya dari ponsel dihp nya.


"Apa??" tanya nya.


"Kamu pengan apa Nai?"


tanya mama sekali lagi.


"Dari kemarin Nai pengen gurami bakar asam manis ma... yang di tambahi rasa asamnya!!"


"ya udah aku beliin dulu!" ucap Krisna.


"Tapi..... Nai mau Ferdi yang beli!!"


"Jangan macam-macam Nai!!" kata Ferdi cepat.


"Yaaang........" rengek Nai pada Krisna.


pletak....


pukulan di kepala Ferdi yang dilayangkan mama Syila sontak membuat Kayla yang baru saja datang tertwa lepas.


"Maaaaa sakit!!" rengek Ferdi.


"Turuti kemauan Naina!! dia lagi ngidam! kamu mau keponakan kamu ngeces... ileran??!!"


"Pukulin aja ma! biar otak gesreknya ganti yang benar!!"


"Apaan sih bocil!! ya udah kamu mau apa?"


"Mau gurami bakar asam manis yang lebih cenderung ke asamnya ya bumbunya, trus belinya di kedai 21" jawab Naina antusias.


"Apa??? jauh banget Nai!! itu kalo gak pake motor bisa berjam-jam karena macet!!"


"Udah pergi aja! pinjem motor mang Ujang!"


ucap Krisna.


"Ciihh situ yang bikin aku yang repot!!" gumam Ferdi kesal, namun tak urung dia berangkat juga, disaat bersamaan Raisya datang, Raisya yang beberapa bulan ini mengejar-ngejar Ferdi langsng berlari mendekati Ferdi yang sedang berdiri hendak pergi.


"Hai Ferdi pujaan hati adinda seorang!! kemanakah gerangan dirimu wahai pangeran ku??"


ucap Raisya dengan mode gesreknya.

__ADS_1


"Hahahahhahaaha pangeran kodok!! di cari tuh sama princess abal-abal!". ucap Kayla.


"Eh bocil!!! gak sopan!!! panggil kak Ferdi!!" ucap Ferdi ke arah Raisya.


"Tidak....tidak...tidak..... Ferdi kamu bukan kakakku!! tapi pujaan hati adinda seorang!!"


kata Raisya ngeyel.


"Oh Tuhan, mana mungkin om Kenzo punya anak model begini!"


ucap Ferdi malas dan berlalu memanggil mang Ujang, tukang kebun rumah itu.


"Kamu bawa motor sya?" tanya Kayla.


"Iya... kenapa?"


"Tepat sekali!!! tuh anterin pangeran kamu beli gurami bakar!! biar bisa mesra-mesraan diatas motor"


ucap Kayla sengaja mengerjai Ferdi, dia tau betul bahwa Ferdi gak suka akan ke-lebay-an Raisya, walaupun dia tau Ferdi tak membenci Raisya, namun adanya Raisya yang super gesrek bila berada di dekat Ferdi, sedikit banyak membuat Ferdi kembali menjadi kakak yang diinginkan nya, tidak dapat di pungkiri setelah kepergian Cindy, Kayla sering melihat Ferdi termenung atau berdiam diri sendiri.


Kadang kala dia melihat Ferdi berjalan kaki keluar dari rumah utama menuju taman apartemen lama Cindy, yang jarangya cukup jauh, rasanya hati Kayla sakit melihat lelaki yang menjadi kakak angkatnya itu masih bersedih, 'cinta pertama susah dilupakan!' rasanya kata-kata yang sering Kayla dengar dari teman-temannya betul adanya.


"Ogah!!! aku pergi sendiri aja!! ntar nih bocil nyusahin dijalan!!"


"Idihhh Ferdi sayang.....gak papa kok aku ikhlas nyusahin kamu!!"


"Tapi aku yang gak ikhlas disusain sama kamu!!"


"Udah udah kapan berangkat nih, aku keburu lapar!!" ucap Naina menengah i perdebatan mereka.


"cepatan Fer!!....keburu tutup kedainya!!" perintah Krisna.


"Kak Kris!!! kakak kan yang bikin!! kok aku yang susah sih!!" protes Ferdi.


"Ntar kalo kita yang bikin, biarin kak Krisna yang susah sayang!!" ucap Raisya sambil mengandeng tangan Ferdi keluar dari ruang keluarga.


ucap Ferdi melepaskan gandengan tangan Raisya dan meninggalkan dia begitu saja.


"Iya aku sekolah yang benar sayang!! kalo lulus dengan nilai sempurna, hadiahnya lamaran dari kamu ya!!???"


teriak Raisya sambil menyusul Ferdi.


"Mimpi jangan tinggi-tinggi!!! jatuh..sakit!!"


Setelah kepergian mereka, Kayla masih saja tertawa cekikikan gak karuan.


"Kenapa sih Kay?? hobi banget kamu dan Raisya bikin ferdi kesel!" tanya mama Syila.


"Lebih baik liat kak Ferdi kesel dan ngomel ma, daripada liat kak Ferdi termenung sendirian!! Kay sakit hati!!"


"Emang dia belum bisa ngelupain Cindy?"


"Belumlah ma....namanya juga cinta pertama!"


"Emang Raisya beneran suka sama Ferdi??"


"Tau deh..... Kay kan cuma mau menghibur kak Ferdi! Kay gak suka kak Ferdi jadi kayak suami Kay!!...seram!!"


"eehhh.....kak Haris!!!" pekik Kayla ketika tangannya di tarik oleh suaminya pergi dari ruangan tersebut.


"semua.....aku masuk dulu mau istirahat!"


Semua yang ada di ruangan itu melongo dengan tindakan dari Haris, akhir-akhir ini Haris begitu overprotektif terhadap Kayla.

__ADS_1


"Sepertinya penyakit kakak iparmu menempel sama menantumu!!" ujar mama Syila yang ditujukan pada Kenan.Kenan hanya mengerutkan keningnya saja.


"Maksud mama?" tanya Naina yang heran dengan perkataan sang mama


"Ya suami Kayla itu akhir-akhir ini sama kelakuannya dengan om Alex posesif banget sama istrinya! hehehhehe apa semula bule gitu ya?? secara om Alex kan juga bule!!"


Sedangkan di dalam kamar Kayla yang sekarang sudah di rombak abis oleh Haris, rumah Barbie itu terlihat lebih elegan dengan interior yang di rasa Haris cocok untuk dijadikan kamar sepasang suami-istri.


"Kakak!!! kenapa sih tarik-tarik tangan Kay!???" ucap kayla sambil menghempaskan tangan Haris.


"Sini kamu!!" perintah Haris sambil berjalan dan duduk di tepi ranjang.


"Gak!!! dasar suami modus!! aku gak akan terpancing sama kamu ya kak!!"


"Sini gak!!!"


"Gak kak aku mau kumpul sama mereka di bawah!"


ucap Kayla berjalan menuju pintu.


"Berhenti!!! atau nanti malam kamu gak akan pernah tidur!!"


ancam Haris, dan ancaman si bule tengil itu selalu menjadi kenyataan.


"Kak Haris!!!" sentak Kayla.


"Sini.... nurut sama suami!!"


Dengan malas Kayla berjalan ke arah Haris, entah sejak kapan Kayla menjadi gadis yang penurut di depan Haris, dengan senyum mengembang Haris menarik Kayla duduk di pangkuan nya.


"Kenapa?? cepetan! Kay males sama kakak!"


Haris hanya tersenyum tipis, istri kecilnya ini memang selalu bisa membuat perasaan Haris jungkir balik.


"Mau bikinin mama cucu bule yang banyaaaakkk!!"


"Kakak!!! ini masih sore.... hemmmmppphh"


ucapan Kayla tenggelam dalam ciuman dalam sang suami, otak Haris selalu saja hilang kendali ketika bersama dengan Kayla, bersama tenggelamnya matahari di sore ini, Haris juga menenggelamkan ular Piton miliknya ke dalam gua yang selalu menjadi candu baru untuknya.


bersambung...


Next mulai masuk konflik ya.....melow?? ada...tapi masih bisa nahan kok....banyakin tissue ya


bisa jadi tangis bahagia...bisa juga tangis perpisahan.


Hidup, mati , jodoh.. semuanya ada di tangan Tuhan.


Tapi hidup mati mereka ada di jari jemari author 😁😁


dan besok aku gak bakal kasih tulisan (Kayla series)


karena bagi aku Kay series menceritakan perjalanan cinta Kay dan Haris dan sekarang mereka sudah menikah.


Jadi ceritanya balik ke hampir semua tokoh nya.


Aduuuhhh kejutannya kayaknya udah bikin author nangis duluan!! happy atau sad ya??? karena dua-duanya bisa bikin kita nangis!!


semangati aku ya...


vote


like

__ADS_1


komen


hadiahnya boleh deh...


__ADS_2