Penyesalan Mantan

Penyesalan Mantan
Masa Lalu Akane dan Akano


__ADS_3

Dio pun nampak melamun di dalam kamarnya. Entah mengapa suasana hati Dio bukan nya semakin membaik namun menjadi semakin memburuk.


Yang biasanya setiap hari Dio sangat semangat memasak makanan untuk Aninda kini pun menjadi tidak ada mood untuk beranjak berkutat di dapur.


Dio pun memesankan menu sarapan mereka via online. Tak lama kemudian nampak bell pintu apartemen nya berbunyi. Dengan sigap Dio pun beranjak menuju pintu untuk mengambil pesanan nya tersebut.


Setelah itu Dio pun segera menghidangkan makanan yang telah ia pesan di meja makan dan Dio pun nampak kembali lagi menuju ke kamar nya sendiri.


Tak lama kemudian nampak Dio yang telah berpakaian rapi keluar dari dalam kamarnya. Aninda yang melihat Dio seperti hendak bepergian pun tertegun sejenak.


"Kamu mau kemana?" tanya Aninda dengan memandang Dio dari atas hingga bawah.


"Aku ada acara sebentar sayang. Jangan aneh-aneh ya. Segera sarapan," ucap Dio dengan mengecup kening Aninda sepintas dan melenggang keluar dari dalam apartemen nya.


"Mau kemana sih Dio? Mencurigakan sekali," gumam Aninda yang kemudian kembali menatap layar televisi.


Sedangkan Dio segera melajukan mobilnya menuju sebuah restoran di dekat taman kota sesuai sharelock yang Akane berikan.


Tak lama kemudian Dio pun memarkirkan mobilnya tersebut di area parkir di restoran tersebut.


Dio pun segera masuk kedalam restoran tersebut dan mencari dimana Akane berada. Tatapan Dio pun nampak melihat sosok Akane yang berada di sudut restoran tersebut.


Dengan segera Dio pun melangkah mendekat dan duduk berhadapan dengan Akane tersebut.


"Hallo tuan," sapa Akane dengan formal sembari menjabat tangan Dio.


"Tidak usah terlalu formal memanggil saya dengan sebutan tuan, panggil saja dengan nama panggilan saya," ucap Dio menerima uluran tangan Akane.


Dio pun nampak memandang Akane dengan intens. Wajahnya Akane pun sangat lah mirip dengan Akano. Bahkan orang biasa pun sangat sulit membedakan nya jika hanya melihat sekilas dari wajah dan tubuh mereka.


"Saya Akane tuan. Saya memiliki tanda lahir di lengan tangan sebelah kiri tuan. Sedangkan Akano tidak memiliki nya," ucap Akane yang nampak bisa melihat raut wajah bingung dan ragu ketika melihat wajah Dio tersebut.


Dengan segera Dio pun melihat tanda lahir yang dimiliki oleh Akane. Seketika itu juga Dio pun sudah cukup tidak waspada lagi dengan lelaki yang ada di depan nya tersebut.

__ADS_1


"Tuan silahkan memesan menu terlebih dahulu. Biar saya yang traktir," ucap Akane dengan menyodorkan buku menu yang tersedia di setiap meja di restoran tersebut.


Dio kemudian nampak memesan menu yang tidak asing lagi di lidahnya dan melanjutkan percakapan nya dengan Akane.


"Jadi bagaimana tuan Akane?" tanya Dio tanpa berbasa-basi lagi.


"Panggil saya Akane saja tanpa embel-embel tuan," ucap Akane.


"Baiklah, jadi bagaimana?" tanya Dio kemudian.


Akane pun nampak menunjukkan sebuah video anak kecil berumur kurang lebih 3 tahun dengan wajah yang pucat dan selang infus yang nampak terpasang di lengan nya tersebut.


Walaupun wajah nya terlihat pucat namun anak kecil tersebut nampak mengobrol dengan tersenyum dengan ceria.


"Papa jangan menangis lagi, Kano tidak apa-apa papa. Kano hanya sesekali saja nampak sedikit merasa kesakitan. Namun setelah Kano berusaha untuk segera tertidur maka sakit Kano tidak muncul lagi kok," ucap anak kecil tersebut sembari mengusap air mata Akane dan mengelus pipi Akane.


"Siapa nama nya dan berapa usia nya?" tanya Dio dengan mengembalikan hp milik Akane itu karena tidak sanggup lagi melihat anak kecil tersebut yang tampak benar-benar memiliki riwayat penyakit.


"Sebentar, teman saya sudah sampai di depan dan ingin mendengar maksut dari ucapan mu yang ingin membebaskan Akano. Akano berada di bawah kendali temanku tersebut," tutur Dio dengan melambaikan tangan nya ke arah pintu karena sudah melihat Edrick yang nampak memasuki restoran tersebut.


Edrick pun melangkah menuju tempat dimana Akane dan Dio berada. Nampak Edrick pun sama terkejutnya melihat wajah yang sama persis dengan Akano yang tengah berada dalam kendali nya tersebut.


Dio pun dengan sigap memperkenalkan keduanya. Hingga percakapan mereka pun berlanjut dengan mendengar awal kisah kehidupan Akano dan Akane.


Akane pun nampak mengisahkan kembali masa lalunya yang penuh Lika liku bersama saudara kembarnya tersebut.


Dari usaha kedua orang tua nya yang di tipu oleh sahabat papa nya hingga bangkrut dengan membawa hutang yang tidak sedikit jumlahnya dan tak berapa lama kedua orang tuanya pun meninggalkan dirinya bersama Akano selama-lamanya dengan cara menenggak racun karena sudah tidak mampu lagi untuk melunasi seluruh hutang piutang tersebut.


Hidup keduanya pun terlunta-lunta tidak ada yang mau menampungnya. Hingga ada sebuah yayasan panti asuhan yang baik hati yang mau menerima kehadiran kedua nya.


Tak lama kemudian kedua nya pun di adopsi oleh keluarga yang berbeda. Dan keduanya pun telah berpisah selama belasan tahun hingga akhirnya Akane dapat menemukan keberadaan saudara kembarnya tersebut dari meretas data milik pemerintah demi menelusuri dimana kembaran nya tersebut berada.


Sayangnya Akano di adopsi oleh sepasang suami istri yang memiliki bisnis gelap berkedok klub malam yang membuat Akano berubah menjadi seperti itu.

__ADS_1


Sedangkan Akane yang beruntung pun di adopsi oleh keluarga yang baik dan menyayangi nya dengan sepenuh hati. Walaupun orang tua adopsi Akano dan Akane semua nya telah tiada namun hal tersebut membuat kepribadian Akano dan Akane berbanding terbalik.


Akano sebenarnya adalah orang yang penyayang dan baik hati sama seperti Akane. Namun karena didikan kasar dan selalu di penuhi oleh kekerasan dan kondisi lingkungan tempat tinggal yang di penuhi oleh seksualitass pun membuat Akano ikut terbawa arus menjadi orang yang gelap mata yang sangat ambisius dalam mendapatkan pundi-pundi keuangan dengan berbagai cara.


Hingga suatu ketika Akano jatuh cinta dengan seorang wanita yang berparas cantik dan sangat mirip dengan Aninda. Keduanya pun nampak saling menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing hingga keduanya pun menjalin kasih dan saling mencintai.


Namun sayangnya hubungan Akano dengan Naomi pun ditentang oleh orang tua angkat Akano karena keluarga Naomi yang merupakan keluarga sederhana dan dianggap tidak cocok untuk bersanding dengan Akano.


Hingga orang tua angkat Akano pun dengan tega menculik dan menyekap Naomi begitu tahu jika Naomi telah mengandung benih Akano.


Kemudian Naomi pun di siksa dan di jual ke pelelangan pasar gelap. Untung saja Akane datang tepat waktu untuk menebus Naomi dengan menyamar demi melindungi orang yang di sayangi oleh kembaran nya tersebut.


Setelah Akane berhasil menyelamatkan Naomi, dengan segera Akane pun menutup jejak Naomi dengan serapi mungkin agar tidak di ketahui oleh siapa pun.


Hingga Akano yang mendengar bahwa kekasih hatinya telah di jual ke pasar gelap oleh kedua orang tuanya pun menjadi gelap mata.


Dengan sadisnya Akano pun menghabisi kedua orang tua angkatnya tersebut tanpa di ketahui oleh banyak orang.


Hingga Akano pun menjadi orang yang licik dan ikut keluar masuk ke pasar gelap karena ingin mencari tahu dimana keberadaan kekasih hatinya tersebut yang kabarnya telah di beli oleh seseorang yang jejaknya pun sama sekali tidak bisa ia lacak.


Akane yang terlanjur kesal dan marah pun melampiaskan kemarahan nya tersebut dengan selalu berganti-ganti wanita dan menjual nya lagi ke pasar gelap.


Hingga suatu hari Akane pun mendatangi Akano yang hendak mengatakan kejujuran dimana Naomi berada.


Namun niat Akane untuk mengembalikan Naomi kepada Akano pun segera Akane urungkan melihat bagaimana tempramen dan kehidupan gelap nya Akano di dunia perdagangan manusia yang dapat memicu trauma Naomi bisa kambuh sewaktu-waktu dan dapat membahayakan janin yang sebentar lagi akan lahir ke dunia.


Akane pun hanya sekedar bertemu melepas rindu terhadap saudara nya tersebut tanpa menyebutkan nama Naomi di perbincangan mereka.


"Aku bekerja hanya sebagai peretas dan seorang guru di sebuah sekolah dasar, Kano," ucap Akane menceritakan secara singkat bagaimana kehidupan nya selama ini.


Setelah itu Akane pun berpamitan pulang tanpa mencurigai adanya niat buruk dari kembaran nya tersebut.


Hingga ...

__ADS_1


__ADS_2